icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Crazy In Love

Bab 2 Part 1

Jumlah Kata:1993    |    Dirilis Pada: 27/01/2022

itu tak membuat cowok jangkung itu bangun dari lelapnya. Padahal, sang ibu sudah berkali-kali membangunkannya. Ber

UU

aknya dengan air seember. Jamal dengan gelagapan terbangun dari tid

ibunya yang sedang berkac

a wajah ganteng begini dibangunin kayak gini. Eman

naknya, sang ibu menoyor kep

sia? Kayaknya bukan deh. Kamu lebih cocok jadi

diri. Kayaknya aku emang anak pungut

ok pake spion. Nggak malu sama adik-adik kamu? Lihat, adik-adik

ang pemalas ini ak

nya sudah super engap mendengar omelan serta teriakan maut sang ibu. Lama-

.

ikan peralatan sholatnya. Walaupun ia terkenal nakal dan biang onar,

i pada cermin besar kamarnya. Ia tersenyum l

berani nolak pesona gue. Gila. Seribu bidadari p

di depan cermin. Mengagumi w

ET

... Sa

uatu yang keras mengenai kepalanya. Ia me

ala aku? Gak Mama gak Papa semuanya sama

bawah. Kasian. Eh, yang ditunggu malah asik s

ni dibilang

leh ganteng apa? Buktinya ora

ng ayah. Ia tak mau membantah terlalu banyak. Nanti di

a bocah gemblung. Kasian kat

Bukannya menjadi contoh yang baik, sang anak sulung malah sering menjerumuskan adiknya ke jalan yang sesat. Huft, lagi-

.

embar seiras yang sedang mendebatkan hal-hal yang tidak penting. Entah itu dar

elototi sang kakak tidak suka. Akibat menunggu sang kakak terlalu lama, membu

Menampilkan gigi-gigi putihnya yang rapi. Tanpa merasa bersalah, ia langsu

kan. Masakan mama emang yang terbaiklah

A

ali? Karena sang kakak, ia harus repot-repot berdebat dengan adik kembarnya. Benar-b

APEK AKU SAMA DEVIN NUNGGUIN ABANG! EH YANG DITUNGG

knya ini benar-benar memekakkan telinga. Bahkan suar

uh kalian buat nunggu abang. Salahin tuh, Mama sama Papa. Kan m

erengut kesal. Kesal sekali dengan kakak sulungnya yang berbuat

evin. Dan buat Abang, jangan terlalu sering deh bikin kita

mas. Devin berbeda dengan Devan yang mulutnya seperti mercon 5

anis. Abang janji gak

matanya malas. Melihat adegan romansa d

ah. Selalu seperti ini. Setiap pagi tidak ada yang namanya hari tenang. Ya

n. Susah-susah Mama masak, malah makanannya jadi penont

ak mau ketiganya bungkam. Mereka tak mau melihat sa

.

a." Ucap Jamal sembari menyi

da polisi tidur pelan-pelan aja, n

gak di gas ya gak bisa j

alau debat terus nanti terlam

a-i

gannya ini merupakan hadiah dari sang ayah ketika umurnya menginjak usia tujuh bela

R

mengutamakan keselamatannya sendiri juga orang lain. Kenakalannya hanya sebatas membolos kelas, menggoda cewek

.

kali ia beesiul saat melihat gadis sexy yang ada di depan matanya. Ia juga menyempatkan men

kan oleh Jamal. Tak menggoda satupun seoran

menduduki peringkat sepuluh besar di kelasnya. Namun, ia bersyukur setidaknya ia masih berada di tengah. Tidak pintar dan tidak bodoh. Alias sedang-sedang saja. Tapi, ia bisa dikatakan memiliki otak yang cukup encer, mengingat ia tak pernah menyentuh buku-bukunya sama sekali. Kaya? Yang

ikirkan sesuatu. Sepertinya, ini pertama kali ia melihat gadis itu. Apakah dia muri

mempercepat langkahnya

hingga gadis itu menoleh ke arah

ulek? Kayak mau gue perkos

nya jengah. Hari pertama ia masuk ke sek

setengah mati. Baru pertama kali pesonanya tertolak oleh seo

mulut itu dipake. Gak usah sok jual

jengah dengan cowok pengganggu di hadapannya ini. Kemudian ia me

Sampai-sampai gadis di depannya ini tertawa keras-keras seperti ku

apa

tawa terbahak-bahak sampai mata

.. Hahaha... Jamal..

arah. Baru pertama kali ada seseorang yang berani mempermalukannya seperti ini. Ia akui, memang namanya benar-benar kuno dan

au ke ruangan kepala sekolah dulu.

s itu melenggang pergi begitu saja. Hal itu me

kuan kayak dugong!! Tunggu pembala

ndiri dengan nama Jack. Ia benar-benar benci ketika

.

at Jamal, mengernyit heran. Tak biasanya sang sahabat memasuki

ka jelek jangan ditekuk git

mendengus sebal. Ia semakin ba

uble triple nyebelin. Baru kali ini a

antusias dengan topik

banyakan cewek pasti takluk tuh sama lo. Siapa tau, itu cewek bakal jadi

Tingkahnya aja nggak menunjukkan kalau dia punya gunung kembar. Tepos

ET

an keras. Otak temannya ini, sepert

ada, noh banyak tetangga sebelah. Kelihatan jelas kalau mereka punya batang,

ar tak berguna. Lebih baik ia gunakan untuk meraih mimpi secara instan. Tidur. Baru saj

AK

ang langsung masuk ke telinganya. Jamal menatap wajah Kevin seakan akan mene

sebenarnya gue baru kepikiran. Gim

buat taruhan. Daripada buat taruhan. Mending

si Jam eh Jack dia kayaknya nggak suka sama cewek ya

Jawab Ja

kal lama kalau si Jack bakal suka s

otong Jam

sai ngomong. Gue bertaruh kalau suatu s

?" Tan

bakal jadi jaminannya. Kalau enggak gue sama Di

ngomong seenak jidat!" Sahut Dika tak terima.

n kita bakal menang taru

enjadikan sahabatnya sendiri sebagai kacung sepertinya menyenangkan. Lagipula ia ta

ea

ea

at Jamal menyetujui tawarannya. Motor

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Crazy In Love
Crazy In Love
“Dia adalah cowok yang bisa dibilang mendekati sempurna. Lihatlah, wajahnya yang tampan, hidungnya yang bangir, dagunya yang tegas, serta tatapannya yang tajam. Bak idol korea! Otaknya juga bisa dibilang encer bagi pemalas sepertinya. Tubuhnya ideal, tidak kegemukan maupun kekurusan, justru ia memiliki otot-otot sempurna yang bisa membuat kaum hawa menjerit histeris. Tapi satu hal yang membuatnya malu. Yaitu namanya. Kenapa orang tuanya harus memberikan dia nama Jamaluddin? Ia semakin kesal saat seorang gadis dengan seenaknya menertawakan namanya dengan keras. Ia benar-benar ingin menghancurkan gadis yang telah mempermalukannya itu.”
1 Bab 1 PROLOG2 Bab 2 Part 13 Bab 3 Part 24 Bab 4 Part 35 Bab 5 Part 46 Bab 6 Part 57 Bab 7 Part 68 Bab 8 Part 79 Bab 9 Part 810 Bab 10 Part 911 Bab 11 Part 1012 Bab 12 Part 1113 Bab 13 Part 1214 Bab 14 Part 1315 Bab 15 Part 1416 Bab 16 Part 1517 Bab 17 Part 1618 Bab 18 Part 1719 Bab 19 Part 1820 Bab 20 Part 1921 Bab 21 Part 2022 Bab 22 Part 2123 Bab 23 Part 2224 Bab 24 Part 2325 Bab 25 Part 2426 Bab 26 Part 2527 Bab 27 Part 2628 Bab 28 Part 2729 Bab 29 Part 2830 Bab 30 Part 2931 Bab 31 Part 30