icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

Bab 2 

Jumlah Kata:810    |    Dirilis Pada: 15/12/2025

ly

yang memenuhi ruangan. Itu adalah aroma mawar yang terlalu manis, nyaris membusuk,

, mempertahankan ritme napas yang te

Klak

lu yang menghantam sarafku. Dia tidak bisa diam. Aku mend

u ke sudut ruangan yang paling gelap, seolah barang-baran

mau?" suara Rachel terdengar rian

r

ah. Darahku mendidih. Dia memakan buah yan

ton terdengar datar. Dia tidak melaran

am dan berpura-pura lupa. Jika aku menunjukkan kemarahan, mereka akan tahu aku masih peduli. Jik

embuat bulu kudukku meremang. Bukan rindu yang kulihat di sana, melainka

elan, sengaja membiarkan suaraku

ara Elton berat, sarat dengan nada curiga. "Kau

bukan kebohongan. Itu adalah satu-satunya hal yan

ahan kaca. "Mungkin dia trauma, Elton. Atau mungkin dia hanya men

uang pribadiku, menatap mataku lebih dalam. "Kita pernah ke Paris

ga pernah ke sana berdua, kan Elton? Sebelum kau

sipkan dirinya di setiap celah sejarah kami, membuat

dekat, napasnya yang berbau mint menerpa wajahku. Dia mencoba mencium keningku, sebuah gest

tak mundur, menekan punggungku ke bantal sekuat tenaga. Peru

kanku pecah, g

alisnya berkerut

gucur di pelipisku. Ini bukan akting. Seluruh sel dalam tubuhku

kl

ketegangan yang menyesakkan itu. Elton segera menarik diri, kembali memasang t

riksa pasien," k

gungku. Ujung buku catatan kecilku menyembul keluar. Itu buku tempat aku menulis re

r. "Apa ini mengganggu

berhenti berdet

it itu. Dia pernah melihatku menulis di sana. Dia melangkah maju,

u tidak hilang ingatan. Dia akan tahu aku berencana kabur. Dan El

tiba-tiba menje

kerut kesakitan yang dibuat-buat.

terhadap Rachel memaksanya berbalik, melupakan buku di tangan

paya putus asanya mencari perhatian dan kecemburuannya melihat

idak tertarik. Aku segera menyambarnya dan menyembu

ari dokter tulang," katanya, suaranya penuh kek

rgi. Pint

ni

pelarianku, aku merobeknya pelan-pelan, meremasnya menjadi bola kecil. Aku mengambil pena, d

u menatapku seperti aku ad

an ini baru saja dimulai, Elton. Dan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
“Aku menghabiskan seribu sembilan puluh lima hari mencintai Elton, tapi hanya butuh satu detik baginya untuk membuktikan bahwa nyawaku tidak ada harganya. Di tepi dermaga itu, saat Rachel-wanita masa lalunya-terpeleset, Elton tanpa ragu menghempaskan tubuhku ke samping. Aku terlempar ke dalam ombak ganas, meminum air asin yang membakar paru-paru, sementara dia mendekap Rachel erat-erat agar wanita itu tidak tergores sedikit pun. Saat aku berjuang naik ke permukaan dengan napas tersengal, yang menyambutku bukanlah uluran tangan suamiku, melainkan pemandangan dia yang sedang menenangkan Rachel dengan lembut. Di rumah sakit, kekejamannya berlanjut. Dia membiarkan Rachel memakan buah jatahku dan menuduhku hanya mencari perhatian. Dia tidak tahu, di balik wajahku yang pucat dan tubuhku yang menggigil, aku sedang menyembunyikan hasil laboratorium yang menyatakan aku hamil enam minggu. Melihatnya memayungi Rachel dengan mesra dan meninggalkanku kedinginan di tengah hujan, aku sadar aku hanyalah tokoh figuran di kisah cinta mereka. Malam itu, aku membuang cincin berlian seharga mobil mewah itu ke tumpukan sampah dapur. Aku berpura-pura patuh, menelan semua penghinaan, hanya untuk merencanakan pelarian sempurnaku. Sebulan kemudian, saat badai menghancurkan kota persembunyianku, Elton datang. Dia menggali reruntuhan dengan tangan telanjang hingga berdarah, menangis saat melihat perutku yang mulai membesar. "Beri aku kesempatan, Jilly. Demi anak kita," mohonnya sambil berlutut di lumpur. Aku menepis tangannya yang kotor dengan tatapan dingin, lalu berkata pelan namun menusuk: "Ini anakku. Bukan anak kita. Ayah dari anak ini sudah mati bagiku saat dia mendorong istrinya ke laut demi wanita lain."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 11