icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

Bab 6 

Jumlah Kata:652    |    Dirilis Pada: 15/12/2025

on

angka 180 kilometer per jam, tapi ras

u yang menolak membawaku kembali ke masa lalu. Musik rock berdentum dari speaker, memekakkan telinga,

punggung Jilly yang menjauh di bandara sebulan lalu.

mobilnya! Kau mau

konsentrasiku. Dia mencengkeram pegangan pintu sampai buku-buku ja

g sempurna mulai luntur dan r

as lebih dalam, memaksa mesin meraung protes. Ada bagian dari diriku yang i

ihkan rasa kosong yang menggerogo

kami terdengar panjang dan mar

dengan jarak hanya beberapa sentimete

histeris. "Ada apa denganmu belakangan ini? Kau se

eluar dari jalan tol, dan mengin

raan itu berhenti dengan sentakan ka

u. Jantungku m

. Tapi sekarang, melihatnya merengek dan memelototiku dengan mata yang menuntut, aku

. Suaraku rendah, tapi ta

. "Apa? Kau menyuruhku diam?

oleh hujan, merefleksikan lampu-lampu neon yang dingin.

Sentuhan ringan, hampir tak terasa, yang entah ba

ngan itu kos

iga pul

puluh hari tanpa sketsa-sketsa bangunan yang berserakan di meja makan. Ti

, kali ini dengan kecepata

mencekik. Ruang tamu luas, perabotan mahal, pemandangan kota yan

h tentang pelayan restoran tadi malam. Suaranya berdengun

dan mengambil botol air. Mataku tertu

an yang ditulis Ji

. Ada lekukan khas pada h

raksasa yang masuk ke dalam rongga dada

u tidak pernah pulang ke apar

ah tumpukan batu bata dan semen

hel muncul di pintu dapur, berkaca

ampai penyok. Bunyi gemeretak plastik i

ergi," katak

Ini sudah jam

i mobilku lagi dan berjalan keluar, me

us mene

ini, dihantui oleh bayang-bayang wanita yang terlambat ku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
“Aku menghabiskan seribu sembilan puluh lima hari mencintai Elton, tapi hanya butuh satu detik baginya untuk membuktikan bahwa nyawaku tidak ada harganya. Di tepi dermaga itu, saat Rachel-wanita masa lalunya-terpeleset, Elton tanpa ragu menghempaskan tubuhku ke samping. Aku terlempar ke dalam ombak ganas, meminum air asin yang membakar paru-paru, sementara dia mendekap Rachel erat-erat agar wanita itu tidak tergores sedikit pun. Saat aku berjuang naik ke permukaan dengan napas tersengal, yang menyambutku bukanlah uluran tangan suamiku, melainkan pemandangan dia yang sedang menenangkan Rachel dengan lembut. Di rumah sakit, kekejamannya berlanjut. Dia membiarkan Rachel memakan buah jatahku dan menuduhku hanya mencari perhatian. Dia tidak tahu, di balik wajahku yang pucat dan tubuhku yang menggigil, aku sedang menyembunyikan hasil laboratorium yang menyatakan aku hamil enam minggu. Melihatnya memayungi Rachel dengan mesra dan meninggalkanku kedinginan di tengah hujan, aku sadar aku hanyalah tokoh figuran di kisah cinta mereka. Malam itu, aku membuang cincin berlian seharga mobil mewah itu ke tumpukan sampah dapur. Aku berpura-pura patuh, menelan semua penghinaan, hanya untuk merencanakan pelarian sempurnaku. Sebulan kemudian, saat badai menghancurkan kota persembunyianku, Elton datang. Dia menggali reruntuhan dengan tangan telanjang hingga berdarah, menangis saat melihat perutku yang mulai membesar. "Beri aku kesempatan, Jilly. Demi anak kita," mohonnya sambil berlutut di lumpur. Aku menepis tangannya yang kotor dengan tatapan dingin, lalu berkata pelan namun menusuk: "Ini anakku. Bukan anak kita. Ayah dari anak ini sudah mati bagiku saat dia mendorong istrinya ke laut demi wanita lain."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 11