icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dipaksa Menjadi Boneka di Hadapan Istri Palsu

Bab 3 Koridor rumah sakit

Jumlah Kata:1809    |    Dirilis Pada: 28/11/2025

a antiseptik itu seolah jadi panggung sandiwara paling menyedihkan. Baru beberapa jam lalu dia resmi

yang tersembunyi di balik kekhawatiran palsu. Hardian tahu, dia suda

a, dan Mala sendiri. Mala. Gadis yang selalu Sakti anggap adiknya. Mala terlihat rapuh dala

um tipis yang dipaksakan terukir di wajahn

a kayak mengiris bibirnya sendiri. Dia menyalami T

ka atas kepergian Tuan Wijaya

ehadiranmu. Terutama dalam situasi Kakekmu sek

gat sempit, kita langsung saja ke intinya. Tuan Wijaya adalah sahabat lama Ayah saya. Wasiatnya harus kita hormati. Kita di

mu pada mereka. Kamu harus meyakinkan Tuan Dharma

ng, meyakinkan orang-orang yang dia hormati bahwa dia mencintai Mala, padah

i sangat mendadak. Tapi aku kenal Mala sejak lama. Kami tumbuh bersama. Kakekku... dia sudah seperti segalanya bagi

etul Sakti nggak pernah menunjukkan ketertarikan romantis

sudah kayak keluarga. Apa... apa ka

juga ingin melihat kamu bahagia. Mungkin ini cara Tuhan menyatukan kami setelah semua yang

i menghargai pengakuanmu. Kami tahu kamu berasal dari lingkungan yang berbeda. Tapi Mala adalah harta terakhir yan

akan dilangsungkan besok lusa. Cepat, tapi megah. Kami akan menggunakan Balai

ggu, Pa. Besok lusa?

u nggak punya waktu!" desis Hardian, matanya

waktu. Tapi ada satu hal yang nggak bisa d

i tentang perjanjian kita," kata Sakti, mencoba mencari kata

pa, Nak?" tan

keamanan penuh dari keluarga Valentino. Aku akan menjaganya, menghormatinya. Tapi aku juga harus jujur.

endengus nggak senang, semen

a kalian akan saling mencintai setelah menika

kekku pulih, kalau kamu mau, kita bisa menyelesaikan ini secara baik-baik, dengan perceraian. Tapi selama kita menikah, aku a

u tahu kamu cuma ingin Kakekmu selamat. Aku akan menikahimu. Aku... aku hanya ingin Kakekku (Tuan Wijaya) tenang, dan kamu nggak perlu khawatir. Aku akan jal

ja berbohong tentang perasaannya, tapi Mala memintanya untuk

Kalau Mala sudah setuju, kami setuju. Besok lusa, di Balai Agung. Tapi

i, kamu temui Kakek sebentar. Setelah itu, kamu pulang, dan jangan sam

jawab, dia cuma

el. Melihat Kakeknya dalam kondisi itu, semua rasa benci pada Ayahnya, s

n baik-baik saja. Aku akan lakukan apa pun. Besok lusa, jantung baru Kakek akan a

lah pengorbanan terbesarnya. Dia baru saja menjual kebaha

sudah menyiapkan sebuah flat kecil di pusat kota untuk Sakti tingg

belok ke arah Bogor. Dia nggak tahan. Dia harus melihat Anjani. D

teras masih menyala. Anjani, yang ternyata nggak tidur,

r banget! Bagaimana Kakekmu?" Anjani la

siksaan. Baru beberapa jam lalu dia memeluk gadis ini sebag

rasi besok lusa," jawab Sakti, berusah

kmu. Jadi, syukurlah operasinya bisa b

u soal satu hal," ujar Sakti, menjauhkan

kan kening. "Ju

at Anjani menjauh, tapi dia nggak boleh menyebut nama

kan itu. Tapi dia punya satu kartu truf lagi." Sakti menatap Anjani dengan tatapan penuh keputusasaan. "Dia bilang, dia akan mencelakai kamu. Dia ng

celakai aku? Kenap

bahwa aku sudah 'menyerah' pada tuntutan keluarga, dan berjanji akan menjalani hidup yang dia mau." Sakti berbohon

Maksudnya... menikahi Tifany?"

api aku harus... aku harus pindah. Aku harus putus komunikasi dengan kamu secara total untuk sementar

r. "Nggak... nggak mungkin, Sakti. Baru beberapa jam l

ia melihat aku 'menyerah', kalau dia melihat aku 'sendirian', dia akan mengendurkan pengawasan. Itu adalah satu-satunya cara untuk menjamin

"Simpan ini. Jangan pakai. Jangan kontak aku. Kalau kamu dengar rumor apa pun t

elukan terakhir mereka. Dia nggak tahu, di balik pelukan itu, Sak

n aku harus pura-pura kamu nggak

g 'sehari' atau 'seminggu'. Karena pernikah

caman Papa, aku akan datang menjemput kamu. Kita akan kabur ke tempat yang nggak akan per

percaya sama kamu, Sakti. Tapi kalau kamu sampai... kalau kamu sampai be

ngnya, lama, penuh penyesalan. Dia tahu dia sudah menjadi pengkhian

Aku cinta kamu. Sa

membiarkan Anjani melihat betapa hancurnya dia. Dia meninggalkan Anjani send

aya pada Sakti, tapi dia nggak bisa menghilangkan firasat buruk yang menggerogoti. Firasat b

yang sudah menjadi pengecut dan pembohong. Besok lusa, dia akan menjadi suami dari dua wanita. Satu di mata Tuhan, satu di mata dunia. Dan dia tahu, badai yan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dipaksa Menjadi Boneka di Hadapan Istri Palsu
Dipaksa Menjadi Boneka di Hadapan Istri Palsu
“Sakti, seorang pemuda dari keluarga terpandang yang jatuh hati pada Anjani, gadis yatim piatu yang dibesarkan di panti asuhan. Jelas, hubungan mereka ditentang keras oleh kedua orang tua Sakti yang menjunjung tinggi status sosial. Demi cintanya, Sakti nekat menikahi Anjani secara diam-diam tanpa restu keluarga. Namun, sehari setelah janji suci terucap, badai menerjang. Kakek Sakti, yang sangat disayanginya, tiba-tiba mendapatkan donor jantung sebuah kesempatan emas untuk hidupnya. Pendonornya adalah sahabat lama sang Kakek. Namun, ada syarat mengejutkan: operasi transplantasi hanya bisa dilakukan jika Sakti mau menikahi cucu si pendonor, Mala, gadis yang sudah dianggap Sakti seperti adiknya sendiri. Sakti benar-benar terjepit. Di satu sisi, ada nyawa kakeknya yang terancam. Di sisi lain, papanya menekan dan mengancam akan mencelakai Anjani jika Sakti menolak. Tak punya pilihan, Sakti akhirnya menikahi Mala. Satu tahun berlalu, rahasia pernikahan poligami Sakti terbongkar oleh Anjani. Rumah tangga yang dibangun di atas kebohongan dan pengorbanan itu kini di ambang kehancuran. Mampukah pernikahan segitiga ini bertahan? Dan mampukah cinta sejati menemukan jalannya di tengah badai pengkhianatan dan restu yang tak kunjung datang?”
1 Bab 1 Cinta terlarang2 Bab 2 Menikah siri3 Bab 3 Koridor rumah sakit4 Bab 4 pernikahan yang sempurna5 Bab 5 Dua bulan dia hidup di penthouse6 Bab 6 Bulan madu7 Bab 7 menghabiskan waktu8 Bab 8 Hari masih gelap9 Bab 9 pengorbanan suaminya10 Bab 10 janji suci11 Bab 11 memeluknya dari belakang12 Bab 12 pernikahan itu palsu13 Bab 13 aura permusuhan14 Bab 14 meremehkan tekad Mala15 Bab 15 Dua minggu terasa seperti dua tahun16 Bab 16 membiarkan diri mereka pulih17 Bab 17 sederhana18 Bab 18 Dia sudah jadi bocah kecil19 Bab 19 Mereka mau menyumbang lima puluh persen20 Bab 20 protes karena pelukan