icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

TEROR ASOKA

Bab 5 Harus Menjadi Milikku

Jumlah Kata:1690    |    Dirilis Pada: 22/12/2021

itu. Apalagi Hans dan Fano sedari tadi tidak jua menjauh dari Asoka. Sudah cukup dia berusaha setengah mati untuk meyakinkan Asoka

ika tidak bisa mendapatkan Janu m

menanggapi candaan para tamu undangan. Pria itu memang baik, terla

Sudah banyak perhatian dan waktu Eriska curahkan demi menarik perhatian Janu tapi tak sekalipun b

miring. 'Goblok!'

perempuan. Pantas saja sama sifatnya dengan Dira

naknya. Jujur dirinya semakin resah karena malam semakin tua dan sudah banyak teman mereka yang mab

dan segera dia memeriksa pesa

nomor tidak dikenal meski sebenarnya dia tahu siapa yang mengirim hanya saj

ini. Makanya punya otak dipakai untuk mikir jang

n balasan itu tapi tak kuasa untuk menanggapi karena akan terl

di semua orang deketin Asoka mana Du

ud Eriska tidak lain

h tahu. Kalau kamu nggak punya nyali untuk mencampur, keluarlah aku

tersebut. [Nah, gitu dong dari

aja aku siapkan karena tahu ot

desis

uh tangan kekasihnya menarik perhatian Asoka sebentar dari

ang

ska tertegun sebentar menikmati paras tampan tak berdosa itu da

ang mendapatkan gelayutan manja

is dulu ya.

ama ya. Hans sama Fan

yang aku tun

yang kini sudah duduk bersandar pada sofa diteman

ak harus semalaman berdiri," ujar Eriska

Say

n waktu lama untuk menemukan orang suruhan yang dimaksud. Pria yang mengenakan pakaian s

umannya," kat

ya? Banyak or

, "Bos sudah menduga kalau nyal

sa berkutik di dalam. Memang nggak ada bodyguard tapi ada Hans dan Fano.

balik dan mendapati seorang pria muda berpakaian pelayan salah satu orang yang sempat dia li

ama. "Ada orang lain di dalam sana dan mereka akan membantumu untuk mendapatkan As

tajam pada pria itu karena dirinya ta

an pesta sebelum ada yang curiga dengan kepergiannya. Dengan langkah lebar dan kekesalan yang masih bercok

ruangan itu lagi. Sedari tadi salah satu yang membuat hatinya gusar dan takut jika rencan

nya Eriska seraya melirik gel

h kalau ada,"

gkit dari sofa dan berjal

ang dijumpainya di luar mendekati Asoka dan me

a airnya

waspada dan gusar di saat yang bers

idahku ya y

kamu masuk angin. Ha

an Eriska dan menghabiskan minumannya t

u minum

Eriska dengan

lagi. Saat yang bersamaan Hans

a. Kepalaku sakit

ini tumben cepat bange

hanya mengangguk menanggapi keduanya,

i tinggal?" tanya Hans

soka aman sama aku," balas Eriska lebih du

erada di tempat itu karena penglihatan mereka pun sudah mulai dobel antara mabuk dan saki

ngan keluarga Ekadanta," pesan Hans sebelum berlalu d

mereka p

dan ada sesuatu yang bangkit dari pangkal pahanya. Dia pun menghela napas panjang saat ruangan mul

istirahat

h dan segera memberikan kode pada tig

Asoka saat merasa buk

egeran kita pulang," balas Eriska pada Aso

ka begitu tubuhnya bera

" balas Eriska seraya

iska pun mulai melucuti pakaian yang dikenakan Asoka. Bar

pada pangkal paha yang mulai tegak sempurna. Dia kembali ga

karena baik dirinya dan juga si Penelepon sudah tahu kegiatan apa yang sedang terjadi sek

enapa kamu selalu menggangguku?! Aku harus tiduri

ndengar jika Hans menelepon s

ia

menoleh pada pintu yang setengah terbuka dan segera bergegas menutup dan menguncinya. Erni yakin j

mungut kemeja yang tergeletak di lantai dan me

sama kamu," ujar

wajah, leher sampai dada b

membasahi handuk kecil dengan air d

ak ada bodyguard lagi. Aku harus gimana," uja

yang tidak asing. Rasa rindu merasuk begitu kuat saat

dan rindu yang membuncah tetapi dirinya pun juga sadar jika tidak bisa kembali mendekati Asoka sebelum huta

gal," bisik Erni, me

abur tetapi dia tahu bahwa paras Erni yang ada di d

seperti mendambakan dirinya meski Erni tahu itu hanyalah dugaannya semata. Hatinya sakit karena mera

lengan wanita itu dan seketika tubuh mungil Erni yang

saha membelaskan diri tapi dengan posisinya yang terkunci

gan sebelah tangan yang lain Asoka merengk

kan rasa lapar ini," ujar A

ap

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
TEROR ASOKA
TEROR ASOKA
“Asoka Lavanya Ekadanta, bukanlah anak kandung dari pasangan Dirandra Ekadanta dan Kamini Berto. Namun kasih sayang yang keluarga dari sulung Ekadanta itu berikan kepadanya sama dengan yang mereka berikan kepada anak kandung mereka yang lain. Asoka menyadari ada yang berbeda dari dirinya dan saudaranya yang lain sejak banyaknya teror yang tertuju padanya semenjak balita sampai dewasa. Keadaan semakin tidak terkendali, sehingga ia memutuskan untuk menjauh dari keluarga yang selama ini membesarkannya. Sanggupkah Asoka berjuang menghentikan penyebab teror dan menguak tabir siapa dalang dari semua peristiwa yang pada akhirnya tidak hanya mengancam nyawanya tetapi orang-orang terkasih serta memenangkan kembali cinta dari satu-satunya wanita yang selalu tulus padanya selama ini? Bagi yang sudah membaca KAMINI, Duri Dalam Daging dan Siapa Di Hatimu wajib baca ini. Ekadanta Series ❤️ Siapa di Hatimu ❤️ Teror Asoka ❤️ Pesona Karuna Sankara”
1 Bab 1 Menaikkan Derajatnya2 Bab 2 Bypass Ibu3 Bab 3 Salahnya Di mana4 Bab 4 LC5 Bab 5 Harus Menjadi Milikku6 Bab 6 Teganya Kamu7 Bab 7 Bahan Perbincangan8 Bab 8 Kekasih Hatimu9 Bab 9 Firasat Seorang Ibu10 Bab 10 Maafkan Aku Sayang11 Bab 11 Rumah Sakit12 Bab 12 Masih Hidup13 Bab 13 Tak Perlu Pembuktian14 Bab 14 Menahan Rasa Sakit15 Bab 15 Harus Bisa16 Bab 16 Buang Energi17 Bab 17 Segelap Jelaga18 Bab 18 Happy Smile19 Bab 19 Harus Beres20 Bab 20 Gadis Kecil21 Bab 21 Seorang Janda22 Bab 22 Selaput Cinta23 Bab 23 Pengakuan24 Bab 24 Penyesalan25 Bab 25 Erni Elawati26 Bab 26 Hancur Karyaku27 Bab 27 Kita Keluarga28 Bab 28 Asisten Atau Pembantu 29 Bab 29 Apartemen Mareno30 Bab 30 Samaritan Baik Hati31 Bab 31 Janji Temu32 Bab 32 Rencana Erni33 Bab 33 Dimakan atau Yang Makan 34 Bab 34 Mendung Tak Selamanya Kelabu35 Bab 35 Menjebak36 Bab 36 Bagiku Adalah Salah37 Bab 37 Kita Nggak Punya Bapak38 Bab 38 Merpati Berdarah39 Bab 39 Ancaman