icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman

Bab 3 Berhari-hari

Jumlah Kata:1298    |    Dirilis Pada: 06/11/2025

Ia menatap layar laptop dengan rasa frustrasi. Berhari-hari ia mencoba menyelesaikan proyek penting untuk perusahaan

emua harus berubah begini?" gumamnya sendiri. Ia menegakkan punggung, berusa

mpan berisi sarapan sederhana: roti panggang, telur rebus, dan te

pikir kau butuh energi unt

kasih," jawabnya singkat. Ia tahu Hendra niatnya baik

kan untuk mengantar, tapi Marissa menolak. Ia ingin merasakan sedikit kebebasan-w

, beberapa menatap penuh rasa ingin tahu. Gosip tentang pernikahannya sudah menyebar, dan

ui hari itu tiba-tiba membatalkan pertemuan karena mendengar rumor tentang pernikahann

ya bergetar. Pesan

kau bisa melewati ini. Jangan biarka

dan sedikit terhibur. Ia menatap luar jendela, menyadari bahwa Hendra-meski

pulang. Tiba-tiba, seorang pria yang ia kenal dari masa lalu muncul di depannya. "Mari

an tubuhnya. "Ap

u... bagaimana rasanya menikah dengan Hendra

Kau sebaiknya pergi. Aku tid

. Saat itu, Hendra tiba-tiba muncul di belakangnya, memegang lengan pr

endra menatapnya tajam. "Jika kau tidak pergi

i karena rasa kagum dan sedikit lega. Hendra bukan hanya sekadar sopir atau suami yang

secangkir teh. Hendra menempatkan kursi di sampingnya, d

tahu harus bilang apa. Kau... kau bena

a ingin kau tahu... aku ada di si

membenci situasi ini, Hendra perlahan mulai menembus benteng kebenciannya. Ti

dan sejenak Marissa merasa tenang. Ia menyadari perjalanan mereka masih panjang, penuh ujian dan gosip yang tak berhenti. Namun ad

l tujuh pagi. Tugas penting menunggu di kantor, tapi pikirannya terus melayang pada kabar yang baru saja sampai padanya: a

n ketegangan hatinya. Ia menatap dirinya di cermin: wajahnya tampak lelah, tapi matanya masih menyala penu

nggu dengan sarapan sederhana namun tertata rap

n semua yang kau butuhkan untuk hari ini," katanya s

u duduk. "Terima kasih. Hari ini... aku mungkin aka

terlihat waspada. "Aku akan menunggu di sini sampa

asa frustrasinya, lalu makan sedikit sarapan. Meskipun ia belum sepenuhnya menerima k

ertemu karena mendengar kabar pernikahan Marissa yang viral. Gosip yang beredar membuat reputasi Marissa

ahu satu hal: ia harus menyelesaikan

nya bergetar. Pe

ti ini. Jangan biarkan or

a, tapi ada kekuatan di dalamnya. Hendra bukan hanya sekadar pria yang di

ng. Ada masalah dengan salah satu proyek baru yang membutuhkan kehadirannya d

iri, menepuk bahu Marissa. "Aku akan mengantarmu. Tidak mas

aman yang aneh saat berada di dekat Hendra, meski

otes, ada laporan kesalahan teknis, dan klien yang marah menunggu. Marissa mencoba

n klien, dan menunjukkan ketegasan yang membuat semua orang terdiam. Marissa menatapnya dengan mata

k suami yang dipaksa menikahinya, tapi juga seseorang yang mampu membantunya bertah

ssa duduk di balkon dengan secangkir teh, menatap langit malam yang

arissa akhirnya, suara bergetar

uatku kagum padamu. Aku tahu kau kuat, Bu Marissa. Dan aku... aku ingin

al: meski awalnya ia membenci kenyataan ini, Hendra perlahan menembus pertahanan hatinya. Tidak kare

lanan mereka masih panjang, penuh ujian, gosip, dan tekanan dari dunia luar. Tapi malam itu, untuk pertama kaliny

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman
Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman
“Karena sebuah kesalahpahaman yang tak terduga, kehidupan Marissa berubah drastis. Wanita yang dulu hidup nyaman dan bebas, kini harus menikah dengan Hendra, sopir pribadinya sendiri, seorang pria yang memiliki wajah yang jauh dari kata menawan. Semua bermula saat sebuah undangan pesta keluarga besar Marissa tertukar. Ia tiba di tempat yang salah, dan kejadian itu membuat keluarganya mengira Marissa telah melakukan sesuatu yang memalukan. Tanpa sempat membela diri, keputusan drastis diambil: Marissa harus menikah dengan Hendra sebagai "solusi cepat" untuk menutupi skandal itu. Marissa mencoba menolak, tapi setiap usahanya berakhir sia-sia. Hendra, meski bersikap lembut, jelas bukan tipe pria yang selama ini diidamkannya. Hari-hari mereka dipenuhi dengan ketegangan; Marissa merindukan kebebasan dan kehidupan yang pernah dimilikinya, sementara Hendra hanya bisa mencoba menjadi suami yang baik dalam batas kemampuannya. Namun, di tengah kesedihan dan konflik batin itu, Marissa perlahan mulai melihat sisi lain Hendra. Kebaikannya yang sederhana, kesetiaannya yang tulus, dan kesabaran yang tak pernah habis perlahan-lahan menembus kerasnya hatinya. Meski wajah Hendra tak sesuai standar cantik impiannya, hatinya mulai belajar menghargai ketulusan dan kesetiaan, nilai yang selama ini tak pernah ia sadari begitu penting.”
1 Bab 1 pamannya menunggu2 Bab 2 Setiap detik terasa seperti hukuman3 Bab 3 Berhari-hari4 Bab 4 meminta komentar tentang pernikahannya5 Bab 5 pikirannya tidak sepenuhnya di pekerjaan6 Bab 6 tiba-tiba menghadapi hambatan7 Bab 7 menghancurkan reputasinya8 Bab 8 tanpa sengaja melihat Marissa keluar dari sebuah restoran9 Bab 9 ia bangun bersama Andien10 Bab 10 bukan berarti hatinya telah sembuh11 Bab 11 petunjuk tentang apa yang sebenarnya terjadi semalam12 Bab 12 Pintu berderit ketika ia dorong13 Bab 13 membuat kepala sedikit pusing14 Bab 14 menggendong Lila ke dapur15 Bab 15 Kembali di markas16 Bab 16 tetap dekat ibu17 Bab 17 Seseorang yang tahu kebenaran18 Bab 18 jebakan