Susanto
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Susanto
Terpaksa Menikah Karena Kesalahpahaman
Romantis Karena sebuah kesalahpahaman yang tak terduga, kehidupan Marissa berubah drastis. Wanita yang dulu hidup nyaman dan bebas, kini harus menikah dengan Hendra, sopir pribadinya sendiri, seorang pria yang memiliki wajah yang jauh dari kata menawan.
Semua bermula saat sebuah undangan pesta keluarga besar Marissa tertukar. Ia tiba di tempat yang salah, dan kejadian itu membuat keluarganya mengira Marissa telah melakukan sesuatu yang memalukan. Tanpa sempat membela diri, keputusan drastis diambil: Marissa harus menikah dengan Hendra sebagai "solusi cepat" untuk menutupi skandal itu.
Marissa mencoba menolak, tapi setiap usahanya berakhir sia-sia. Hendra, meski bersikap lembut, jelas bukan tipe pria yang selama ini diidamkannya. Hari-hari mereka dipenuhi dengan ketegangan; Marissa merindukan kebebasan dan kehidupan yang pernah dimilikinya, sementara Hendra hanya bisa mencoba menjadi suami yang baik dalam batas kemampuannya.
Namun, di tengah kesedihan dan konflik batin itu, Marissa perlahan mulai melihat sisi lain Hendra. Kebaikannya yang sederhana, kesetiaannya yang tulus, dan kesabaran yang tak pernah habis perlahan-lahan menembus kerasnya hatinya. Meski wajah Hendra tak sesuai standar cantik impiannya, hatinya mulai belajar menghargai ketulusan dan kesetiaan, nilai yang selama ini tak pernah ia sadari begitu penting.
Anda mungkin suka
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gemoy Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku.
''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.
''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.
lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.
''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.
jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .
Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri.
''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.
Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.
''Jangan nak... ibu mohon....
Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.
Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............
Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!
Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.
Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.
Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"