icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur

Bab 4 kepercayaan diri

Jumlah Kata:835    |    Dirilis Pada: 16/08/2025

ra duduk di kursi kayu dekat jendela ruang tamu, menatap tetes-tetes air tipis yang m

di berputar di seki

g. Nada bicaranya tenang, tetapi ada sesuatu yang membuat bulu kuduk Almir

bicara. Tent

pertimbangkan. Namun, setelah memikirkannya berulang kali, rasa penas

gat, dipenuhi aroma kopi dan kayu manis. Musik jazz mengalun pelan dari penger

Rambutnya terurai rapi, bibirnya diberi sentuhan lipstik merah muda. Saat m

ti menyambut seorang kenalan la

embalas senyum itu meski hati-hati. "Saya

te di meja sebelum menjawab. Ia mengaduk minuman

tikan... kau tahu deng

tkan kening. "

cara yang membuatnya terdengar terlal

g menepuk-nepuk atap kafe meng

wab Almira akhirnya. "Aku tahu

rdengar hambar. "Tidak biasa? Itu t

ang larut malam? Kenapa dia tak pernah membiarkan siapa pun masuk ke ruang

mengatakan tidak mau tahu. Namun bagian lain, yang suda

tanyanya

ebelum berbicara lagi. "Karena dia tidak pern

dijatuhkan ke dalam kolam tenang di h

cap Almira datar

lis. "Tapi apakah kau tah

arang membicarakan masa lalunya, bahkan Mami dan Ne

t Rena. "Istrinya meninggalkannya untuk pria lain.

gerjap. "M

status yang penting. "Aku yang menemaninya saat dunia yang dia bangun runtuh.

Cerita itu... masuk akal. Sikap dingin Adrian, jarak yang selalu ia jaga,

lembut namun tajam seperti ujung pisau. "Adrian tidak akan

udah. "Itu... bu

"Oh, sayang, aku hanya tidak ingin kau menghabisk

nya? Kau hanyalah bayangan. Seseorang yang kebetulan terjebak di rumahnya. Sama seperti dulu.

langkah berat, hujan yang mulai mereda hanya membuat udara semakin dingi

ata Rena. Sebagian ingin ia abaikan, tapi sebagian lain

sedang menginap di rumah temannya, dan Mami Adrian masih di l

detik, mendengarkan suara ketikan keyboard yang te

endiri. Di sana, ia duduk di tepi ranjang, mem

gkin ia hanya sedang me

ir, suara pintu ruang kerja terbuka. Adri

aat, tidak ada yang berkata apa-apa. Han

k saja?" tanya

ab Almira

kahnya mantap, tapi Almira bisa merasakan jarak it

Almira tidur dengan perasaan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur
Suami Yang Menolak, Hati Yang Hancur
“Almira terpaksa menikahi ayah dari murid les privatnya, Adrian Elvano, setelah sebuah insiden tak terduga membuat mereka kedapatan tidur bersama dalam satu kamar hotel. Kejadian itu murni salah paham, namun Mami dan nenek Adrian bersikeras bahwa satu-satunya cara untuk menjaga nama baik keluarga adalah dengan menikahkan mereka. Adrian awalnya menolak mentah-mentah. Ia menegaskan bahwa peristiwa itu hanyalah kesalahpahaman belaka. Namun, di bawah tekanan keluarga, pernikahan tetap dilangsungkan, dan Adrian terpaksa mengucap janji yang tidak pernah ia inginkan. Sejak awal, penolakan Adrian tak pernah berhenti. Setiap sikap dingin dan tatapan acuhnya membuat Almira harus menahan pedih yang perlahan menggerogoti hati. Ia sendiri tak pernah menginginkan pernikahan ini, namun keadaan memaksanya. Tinggal di rumah besar milik Adrian terasa seperti menapaki lorong sunyi-penghuninya bahkan tak pernah menganggapnya ada. Bagi Adrian, Almira hanyalah guru les anaknya yang secara kebetulan tinggal di rumah tersebut, bukan seorang istri. Trauma masa lalu bersama istri pertamanya membuat Adrian menutup rapat pintu hatinya. Ia sama sekali tak berniat menikah lagi, apalagi mencintai seseorang. Kehadiran Almira dianggapnya sebagai beban yang harus segera ia lepaskan. Di tengah rasa terasing dan tidak diakui, muncul tawaran pertukaran pelajar ke luar negeri. Almira mulai mempertanyakan: apakah ia harus menerima kesempatan itu demi keluar dari rumah yang tak pernah menerimanya, atau bertahan meski hatinya terus terluka?”
1 Bab 1 hotel bintang lima2 Bab 2 Dia sudah terbiasa menunggu3 Bab 3 memperhatikan Keira4 Bab 4 kepercayaan diri5 Bab 5 Keira sakit6 Bab 6 menginginkanmu tetap di sana7 Bab 7 rumah sakit terasa sunyi8 Bab 8 Pesan misterius semalam9 Bab 9 Di dalam kamar rawat Keira10 Bab 10 Malam itu lebih sunyi daripada sebelumnya11 Bab 11 menahan rasa takut12 Bab 12 Kau terlalu dekat13 Bab 13 Aku akan kembali14 Bab 14 keamanan yang Adrian pasang15 Bab 15 menampilkan16 Bab 16 Kau mendapat pesan 17 Bab 17 rasa cemas18 Bab 18 Mereka yang kau sayangi19 Bab 19 Pesan itu membuatnya sadar20 Bab 20 lambat21 Bab 21 Pilihanmu akan menentukan22 Bab 22 Rasanya pahit23 Bab 23 hujan semalam24 Bab 24 mengajarinya25 Bab 25 menenangkan26 Bab 26 halaman rumah27 Bab 27 tidak boleh terpancing.28 Bab 28 Apa yang terjadi29 Bab 29 kamar dengan lembut30 Bab 30 Matanya sembab31 Bab 31 kebisuan32 Bab 32 sedikit merinding33 Bab 33 mengucapkan kalimat tadi sore34 Bab 34 berhasil membuatnya kehilangan kendali35 Bab 35 Adrian pulang larut malam36 Bab 36 Bayangan hitam37 Bab 37 kebingungan38 Bab 38 membawa nama kita39 Bab 39 kejadian terakhir40 Bab 40 tawa kecil41 Bab 41 kamu nggak sendiri