icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tears

Bab 5 Chapter 5

Jumlah Kata:1649    |    Dirilis Pada: 16/11/2021

car dari segala gerak gerik penuh spontanitas mereka. Ia dulu juga pernah seperti mereka. Energik dengan bersemangat berapi-api demi untu

harmonis dan bahagia. Dan itu semua terjadi sebelum ada satu kejadian yang menjungkir balikkan semuanya. Pemikiran naif dan jiwa idealiasnya meradang saat ia mengetahui fa

anya ternyata gagal moved on dari Tante Aimee, mommynya Lily. Ditambah dengan kenyataan bahwa papanya bahkan sudah mempunyai seorang anak sebelum menika

ak, yang berlanjut dengan memukuli orang, ternyata bisa sedikit memuaskan rasa kecewanya. Ia mendapat pelampiasan dengan cara bertarung. Tahun demi tahun berlalu. Dirinya yan

an lagi. Prinsipnya hanya satu. Ia tidak takut mati. Makanya ia sulit untuk dikalahkan. Ia hanya pernah sekali kalah dengan Tega

obat-obatan psikotropika untuk mendongkrak kepercayaan dirinya. Papanya pun mulai kecanduan. Papanya mendapatkan kebahagian semu dari halusinasi yang dihasilkan dari obat-obatan terlarang itu. Kesadaran papanya makin lama makin hilang. Hingga pada akhirny

rimkannya secara continue pada mamanya. Batin mamanya yang memang sudah rapuh, akhirnya

g malam seperti kuda, demi memulihkan perusahaan dan membuatnya tetap berjaya. Hasilnya tidak sia-sia. Perusahaanya makin berkibar namun sedikit sisa kebaikan dan kemanusian

h yang akan membayar, apabila Celine ingkar dari kewajiban atau meninggal dunia. Celine bahkan melampirkan akta kelahiran Ibell sebagai

i saat itu, saat di mana Ibell menabraknya di kampus. Dirinya langsung tahu bahwa Issabelle adalah putri Celine, hanya dengan sekali tatap. Wajah mereka berdua bagaikan pinang dibelah dua.

buat skor 1-1, persis sama dengan apa yang telah ibumu lakukan terh

*

berdiri. Kemeja putihnya juga sudah mulai basah oleh tempias air hujan. Ibell semakin memepetkan tubuh pada dinding halte. Lumayan.

pendendam. Ia sadar, bahwa dia tidak bisa memaksa setiap orang menyukainya. Terlebih lagi

emandang wajah Galaksi. Ini adalah salah satu ciri-ciri bahwa dirinya

h mendengar percakapan laknat mereka semua di ruang Himpunan tadi. Sebenarnya ia tidak ingin berbicara sadis begitu. Hanya saja ia gengsi kalau tidak menunjukkan determinasinya pada teman-temannya. Sejak tahu bahwa Ibell itu adalah p

am tak bergeming, walaupun Galaksi terus saja membujuk dan mengajaknya berbicara. Mode arcanya sedang on. Ibell menganggap bahwa Galaksi itu adalah makhluk tak kasat mata. Kal

benar-benar akan melewati rumahnya. Ibell melirik pergelangan tangannya. Sudah pukul 06.45 WIB. Keadaan di halte ini sangat sepi. Hanya menyisakan dirinya seorang saja. Ibell berjalan lebih keujung jalan yang sedikit lebih t

erpindah dari pinggangnya kearah kepala. Benda logam itu ternyata adalah sebuah pistol. Ibell kemudian dimasukkan paksa ke dalam mobil. Dan du

dah dikuas

......

n membawanya langsun

.......

i aman,

jalan. Singa sudah

melayang sia-sia. Saat rasa gemetar di sekujur tubuhnya mulai tidak terkendali, ia pun mencoba mempraktekan tehnik self h

Semua akan baik-baik saja.

k jantungnya mulai melambat dan berangsur-angsur normal, diikuti dengan reaksi tubuh

run

eka berhenti. Seseorang mengetuk pintu dua kali, sebelum akhirnya Ibell didorong masuk ke sebuah ruangan dengan temperatur membekukan. Ia kemudi

ali pintuny

gar suara dingin dan datar ini. Suar

lutnya. Ibel mengerjap-ngerjapkan mata. Mencoba membiasakan matanya dari cahaya t

yata yang menculiknya adalah

Tuanmu yang baru. Ingin memberi salam perke

!!" Ibel

m? Membuat saya merasa ingin muntah saja!" sembur Ib

h Ibell dengan wajahnya sendiri hingga tidak berjarak. Hidung mancung mereka saat ini sudah sa

usia kam

n belas

berciuman, petite

mulai belajar saling memuaskan, sayang," bisik

u kali ini,

aksi bahkan sampai menunggu di ujung gang, saking tidak sabarnya menunggu putri ompongnya pulang. Tadi Ibell lebih

ngan yang seharusnya ia antar ke kafe-kafe pun, akhirnya

ng ada di m

yang telah menyakiti hati Ibell. Ibell bahkan sampai kehilangan kata-kata wa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tears
Tears
“Menyandang nama Artharwa Al Rasyid-- yang merupakan milyarder kenamaan negeri ini, tidak menjadikan Isabelle Artharwa Al Rasyid--putri sulung dari Raven Artharwa Al Rasyid hidup mewah dalam gelimang harta.Yang terjadi justru sebaliknya. Ia hidup sengsara sejak memutuskan tinggal bersama dengan ibunya, Celine BrataKesuma yang baru saja keluar dari penjara. Hidup dengan predikat anak mantan narapidana dan wanita panggilan kelas kakap, menjadikan Ibell bahan bullyan dan cibiran orang terkait dosa warisan ibunya. Belum lagi setiap waktu, ia harus bermain kucing-kucingan dengan para rentenir akibat dari hutang-hutang ibunya. Semua perbuatan masa lalu ibunya yang suram, seakan dilampiaskan semua orang padanya. Termasuk dendam Arkansas Delacroix Bimantara--dosennya sendiri. Arkan mengira sifat Ibell itu mengcopy paste ibunya, yang pernah di penjara selama tiga tahun, akibat percobaan pembunuhan terhadap Oryza Sativa Dewangga. Mantan gebetannya dulu saat semasa kuliah. "Aku akan membuat hidupmu sengsara sampai kamu akan menyesal pernah dilahirkan dari rahim seorang pelakor, seumur hidupmu!" -Arkansas Delacroix Bimantara- "Saya tidak bisa memilih dari rahim siapa saya akan dilahirkan.Tapi siapapun itu yang menjadi ibuku, maka surgaku adalah di bawah telapak kakinya." -Isabelle Atharwa Al Rasyid-”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Chapter 1112 Bab 12 Chapter 1213 Bab 13 Chapter 1314 Bab 14 Chapter 1415 Bab 15 Chapter 1516 Bab 16 Chapter 1617 Bab 17 Chapter 1718 Bab 18 Chapter 1819 Bab 19 Chapter 1920 Bab 20 Chapter 2021 Bab 21 Chapter 2122 Bab 22 Chapter 2223 Bab 23 Chapter 2324 Bab 24 Chapter 2425 Bab 25 Chapter 2526 Bab 26 Chapter 2627 Bab 27 Chapter 2728 Bab 28 Chapter 2829 Bab 29 Chapter 2930 Bab 30 Chapter 3031 Bab 31 Chapter 3132 Bab 32 Chapter 3233 Bab 33 Chapter 3334 Bab 34 Chapter 3435 Bab 35 Chapter 3536 Bab 36 Chapter 3637 Bab 37 Chapter 3738 Bab 38 Chapter 3839 Bab 39 Chapter 3940 Bab 40 Chapter 4041 Bab 41 Chapter 4142 Bab 42 Chapter 4243 Bab 43 Chapter 4344 Bab 44 Chapter 4445 Bab 45 Chapter 4546 Bab 46 Chapter 4647 Bab 47 Chapter 4748 Bab 48 Chapter 48(end)49 Bab 49 Epilog50 Bab 50 Extra Part I