icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan Mantan Istri

Bab 6 Wanita Biasa

Jumlah Kata:1604    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

a dengan sebaik-baiknya." Ryan

erlalu. Anne berada di pelukannya. Setelah Ryan menghilang dari pandangan,

itu tanpa emosi, dengan ma

dalah miliknya di depan Ryan. Sekarang, Kevin mengirimnya ke dasar jurang. Akal sehat

a menjawa

nne terbaring di sana, sikap dinginnya sudah terlihat sepenuhnya.

? Dia adalah Anne, bukan anak-anak yang nakal. Dia tidak akan membuat kebohongan seperti itu

ku besok," kata Anne dingin. Setel

mbangan lagi. Untungnya Emily kebetulan dat

merasa seolah-olah hatinya ditusuk-tusuk oleh jarum yang tak terhitun

nggilan telepon. Setelah telepon terhubung, dia berteriak pada

i Sam Ferdian untuk memeriksanya,

ketika dia berada di klub, namun dia bersi

ah mandi air panas, Anne berbaring di tempat t

hari ini. Hatinya terasa seperti ditusuk jarum. Dia menutup

dak boleh lemah atau rapuh. Tidak

sensitif terhadap suara. Suara ponselnya member

ering WhatsApp terdengar lagi, dua

turun dari tempat tidur. Ponselnya berada di at

, Anne membuka aplikasi WhatsA

mu suda

k bahagia

yang kamu

atikan ponselnya dan berbar

in itu sedikit berlebihan, t

nne merasa jauh lebih baik. Dia

i cukup bagus?" Dia mengenakan gaun berwarna merah

erlihat memikat dalam balutan gaun yang menempel erat pa

engan penuh kasih sayang. "Gaun itu sangat cantik, Kakek pasti akan m

Sebaiknya kita periksa hadiah ulang tahun untuk Kakek. Kalau ada yang t

evin serak, dia tahu dia tida

meja bundar besar, ekspresi wajahnya terlihat sangat serius. S

aya sebelum jam 12 hari ini." Dengan wajah mu

ri untuk tidak berkomentar dan duduk di kursinya dengan marah. Se

ang buruk dan dia ingin semua orang tahu. Beberapa orang di antara mereka ingin memprotes,

tampak kesal, dan melanjutkan rapat. "Pak

ngan hati-hati dan berj

menyala, memberitahunya

awan terlalu membosankan. Anne menjadi tidak sabar, jadi di

p dan melihat nama "Kevin".

ini. Kuperingatkan sekali lagi, ja

membuatnya mencibir saat itu juga. Apa lagi yang bisa dilakukan

nya pada Pak Darmawan. "Apa yang Anda pikirkan? Itu sama sekali tidak

m hati, 'Apa suasana hati Bu Anne sedang buruk hari ini? Jadi dia melampiaskan amarahnya p

eberapa manajer yang berani berbisik-bisik menggosipkannya, "Harimau beti

rcanda? Kapan Tuan

Karena tidak ada pria di sekitarnya..." Semakin banyak mereka bicara, semakin jaha

riak, "Tu

rang yang sedang bergosip. Me

di belakang mereka. Mereka menghela napas lega, tetapi kemudian mel

mengajari bawahanku?" Ketika mereka menguliahi

yum palsu, "Ini adalah latihan kekompakan tim. Satu orang dimarahi untuk melihat seberapa kuatnya mereka bisa bertahan. Emil

a melarikan diri

rlari menghampiri Anne dan menghiburnya den

ia tahu apa yang akan dikatakan Emily adala

ongan yang ada di hatinya. Kevin tidak mencintainya adalah sebua

masa lalu pun, Anne tetap akan menolak semua proposal itu, te

Dia selalu merasa lelah dan ingin tidur.

e panas." Anne memaksakan diri untuk b

pura kuat, Emily benar-ben

en sudah diajukan sebelum jam 12, tetapi dia masih tidak puas. Ann

departemen me

y mengetuk pintu dan berkata, "Kak Anne, kamu memin

ne perlu waktu beberapa detik untuk mengingat bah

i." Anne berdiri, tangannya bertumpu di tepi meja,

itu dihiasi oleh pola buatan tangan berwarna hitam. Perpadua

a tidak menyerupai pakaian Cherry, Anne sudah menyingkirkan sebagian besar pakaiannya yang

wanita terhormat tidak akan

atsApp Kevin, "Aku dalam perjalanan ke r

sannya. Sampai mobilnya dihentikan di luar pintu ole

Kami tidak bisa membiarkan Anda masuk," k

a sesak. Dia adalah istri Kevin. Menga

ne harus menahan amarahnya dan memin

masuki rumah lama itu terus menerus me

pria yang mengenakan setelan jas biru tua ala

pir Anne, menyuruhnya untuk

Penjaga itu membungkuk padanya denga

telan formal itu tidak hanya membuatnya terlihat tampan, tetapi juga tampak sa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Kekasihnya2 Bab 2 Jalan Sang Ratu (Bagian Satu)3 Bab 3 Jalan Sang Ratu (Bagian Dua)4 Bab 4 Berada di Luar Sepanjang Malam5 Bab 5 Merawat Wanita Selingkuhan6 Bab 6 Wanita Biasa7 Bab 7 Keberadaan Istrinya8 Bab 8 Hamil9 Bab 9 Kegigihannya10 Bab 10 Aku Merindukanmu, Ibu11 Bab 11 Abaikan Saja Dia12 Bab 12 Tuduhan Tidak Langsung13 Bab 13 Mimpi14 Bab 14 Aku Akan Mati Jika Aku Tidak Mencintaimu15 Bab 15 Tanpa Ditemani Suaminya16 Bab 16 Berdebat Untuknya17 Bab 17 Biarkan Dia Menunggu18 Bab 18 Perdebatan Tentang "Putra" Mereka19 Bab 19 Keluar Dengan Para Pria20 Bab 20 Masalah Percintaan21 Bab 21 Yang Sedang Dalam Kemarahan22 Bab 22 Kesalahpahaman Mendalam23 Bab 23 Pindahan24 Bab 24 Menjauh Darinya25 Bab 25 Dia Peduli26 Bab 26 Demam27 Bab 27 Berhenti Memikirkan Orang Lain28 Bab 28 Kelembutan yang Langka29 Bab 29 Patah hati30 Bab 30 Membawanya Keluar31 Bab 31 Dibenci32 Bab 32 Memainkan Godaan33 Bab 33 Mulai Bebas34 Bab 34 Pesta35 Bab 35 Motif Tersembunyi36 Bab 36 Membuat Masalah37 Bab 37 Mereka Bersama38 Bab 38 Mulai Berkencan39 Bab 39 Sebuah Insiden yang Tak Terduga40 Bab 40 Bentrokan Kehendak41 Bab 41 Jatuh Dalam Keadaan Koma42 Bab 42 Wanita Tak Berperasaan43 Bab 43 Dia Tidak Percaya Padanya44 Bab 44 Mendapatkan Balas Dendam45 Bab 45 Ini Bukan Tentang Uang46 Bab 46 Dia Terlalu Keras Kepala47 Bab 47 Menjemputnya48 Bab 48 Bertemu Orang Tuanya49 Bab 49 Ditinggal Sendiri50 Bab 50 Percikan51 Bab 51 Diculik52 Bab 52 Apa Dirinya Bernilai Empat Triliun 53 Bab 53 Membencinya54 Bab 54 Kelembutannya yang Sesekali Terjadi55 Bab 55 Watak Asli56 Bab 56 Persaingan yang Gigih57 Bab 57 Aku Ingin Dia Mati!58 Bab 58 Pamer59 Bab 59 Dijebak60 Bab 60 Kemunafikan61 Bab 61 Sarkasme62 Bab 62 Pergi Ke Perusahaan Bersama-Sama63 Bab 63 Dia Berubah64 Bab 64 Ironis65 Bab 65 Aku Mengabaikanmu66 Bab 66 Menemaninya Untuk Pemeriksaan Kehamilan67 Bab 67 Kamu Tidak Memiliki Hak Untuk Mengatakan Tidak68 Bab 68 Kemalangannya Dengan Keluarga Pratama69 Bab 69 Terisolasi dan Tak Berdaya70 Bab 70 Kevin yang Tidak Sabaran71 Bab 71 Api dan Es72 Bab 72 Ciumannya73 Bab 73 Anne, Cium Aku!74 Bab 74 Merayu Kevin75 Bab 75 Penolakan Kevin76 Bab 76 Kegelisahan Cherry77 Bab 77 Kevin Cemburu78 Bab 78 Perasaan Tertekan79 Bab 79 Melepaskan Nafsunya yang Buas80 Bab 80 Rencana Jahat81 Bab 81 Diselamatkan oleh Kevin82 Bab 82 Gejala Persalinan Prematur83 Bab 83 Melepaskan Kebenciannya84 Bab 84 Kevin yang Tidak Biasa85 Bab 85 Lupa Untuk Menolak86 Bab 86 Sedikit Aneh87 Bab 87 Marah88 Bab 88 Kurangnya Minat89 Bab 89 Aku Berjanji90 Bab 90 Persetan!91 Bab 91 Tidak Layak Menangisi Dirinya92 Bab 92 Memucat93 Bab 93 Membeli Sepatu Untuknya94 Bab 94 Bertarung95 Bab 95 Sungguh Pria yang Sombong!96 Bab 96 Melihatnya Menangis97 Bab 97 Kompromi98 Bab 98 Dia Tampaknya Peduli Tentangnya99 Bab 99 Kamu Mencintaiku Atau Tidak 100 Bab 100 Cium Aku