icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Transmigrasi Sang Mafia

Bab 12 Jangan pernah percaya siapa pun

Jumlah Kata:752    |    Dirilis Pada: 31/05/2025

at itu mengandung ancaman dan tantangan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

rtemennya yang mewah namun terasa d

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Transmigrasi Sang Mafia
Transmigrasi Sang Mafia
“Bagaimana jadinya jika seorang mafia wanita paling ditakuti di Eropa Timur-dingin, kejam, dan tak tersentuh-yang juga CEO dari kerajaan bisnis internasional, tiba-tiba mati dan terbangun dalam tubuh gadis SMA yang lemah, cupu, dan terus-menerus di-bully? Zaira Leonhardt, mantan mafia berdarah dingin, kini terbangun di tubuh Callista Renée, seorang gadis pendiam dengan kacamata tebal dan postur lemah yang selalu menjadi bahan tertawaan teman sekolahnya. Dari istana mewah ke kamar kecil berantakan. Dari mengendalikan dunia bawah tanah ke sekolah yang bahkan tidak tahu arti dari rasa takut. Tapi Zaira tidak pernah menerima kekalahan. Takdir boleh mempermainkannya, tapi ia akan membalikkan dunia. Dengan kecerdasannya, kemampuan negosiasi, dan intuisi predator yang terasah, Callista yang baru bukanlah mangsa. Dia akan jadi ratu. Tapi, bagaimana jika tubuh barunya menyimpan rahasia kelam? Dan bagaimana jika Kael Evandros, siswa populer yang tampak sempurna di permukaan, ternyata menyembunyikan sesuatu yang jauh lebih gelap dari masa lalu Zaira sendiri? Mampukah Zaira menerima takdirnya, atau justru menghancurkannya demi menciptakan nasibnya sendiri?”
1 Bab 1 Terbangun di Dunia yang Tak Dikenal2 Bab 2 Mobil hitam3 Bab 3 ujian yang tak berujung4 Bab 4 ketenangan yang rapuh5 Bab 5 Suara itu kembali6 Bab 6 Kenangan yang datang7 Bab 7 beberapa anggota inti tim lain hadir8 Bab 8 kota yang biasa tenang9 Bab 9 Kau akan menyesal10 Bab 10 merasakan pergolakan11 Bab 11 menahan amarah12 Bab 12 Jangan pernah percaya siapa pun13 Bab 13 ada secercah harapan14 Bab 14 ancaman dari pria bertopeng15 Bab 15 Siapa dia sebenarnya 16 Bab 16 Setelah menerima laporan17 Bab 17 Suara dentuman18 Bab 18 tak punya pilihan lain19 Bab 19 markas bawah tanah20 Bab 20 perempuan itu tak banyak bicara21 Bab 21 bukan dari dirinya sendiri22 Bab 22 perhatian dan kekhawatiran23 Bab 23 Kota itu kembali tenggelam24 Bab 24 Kota yang dulu terlihat tenang25 Bab 25 Dia berperan sebagai salah satu direktur26 Bab 26 Pesan itu berisi perintah27 Bab 27 belum memberi kabar28 Bab 28 Ada paket untukmu29 Bab 29 mengawasi setiap sudut30 Bab 30 Rencana