icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pilihan Yang Membawa Petaka

Bab 5 Keira sudah mendengar kabar

Jumlah Kata:722    |    Dirilis Pada: 29/01/2025

etap terjaga, berputar-putar, menolak untuk tidur. Semua yang terjadi dalam beberapa hari terakhir terasa semakin mengguncang kesadar

awatirannya. Setiap kali mereka bertemu, Keira selalu mengingatkan Nerissa untuk tidak terlena. Tapi Nerissa

ertahan hidup. Ada sesuatu yang lebih dalam. Sesuatu yang membuatnya merasa terikat pada

akin intim, penuh dengan kata-kata yang menggetarkan hati, namun juga menyesakkan. "Aku merindukanmu,"

penuh dengan kemewahan dan godaan. Di sisi lain, ada sesuatu yang membuatnya ingin tetap berada di sana, di dunia yang di luar jangkauan ke

mangat seperti dulu. Tapi ia hanya bisa tersenyum dan menjawab, "Aku baik-baik saja." Padahal, jauh di dalam hatinya, ia merasa semakin jauh dari dirinya sendiri. Setiap k

duduk di perpustakaan, mene

malam ini. Jangan menolak, Ne

uskan," kalimat itu berbicara lebih dari sekadar keinginan untuk bertemu. Itu berbicara tentang kendali, te

isa melihat di mata Leonard bahwa ia tidak hanya menginginkan pertemuan malam ini, teta

Leonard mengajaknya berjalan di taman pribadi yang dihiasi lampu-lampu kecil yang berkelip-kelip.

dengan keinginan yang tidak bisa disembunyikan. "

ujung lidahnya. Bagaimana bisa ia menjelaskan perasaan yang begitu rumit ini? Di satu sisi, ia ingin melarikan di

ke wajah Nerissa. "Kamu tahu apa yang aku inginkan,

am sentuhan itu-sentuhan yang lebih dari sekadar fisik. Itu adalah sentuhan yang menga

wa Nerissa lebih dalam ke dalam dunia yang ia rancang, dunia di mana kendali adalah segalanya

Ia tidak tahu harus ke mana lagi. Setiap jalan yang ia pilih hanya membawanya lebih dalam k

sendiri lagi-ia berjuang untuk tetap menjadi dirinya yang utuh, meskipun dunia di sekitarnya sem

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pilihan Yang Membawa Petaka
Pilihan Yang Membawa Petaka
“Nerissa (24 tahun), seorang mahasiswi S2 yang dikenal pintar dan ambisius, tiba-tiba menghadapi kenyataan pahit yang mengguncang hidupnya. Uang tabungan hasil kerja kerasnya untuk mendaftar program magang bergengsi di luar negeri dan membayar kuliah semester depan lenyap begitu saja-dicuri oleh saudara tiri yang selama ini diam-diam menyimpan iri padanya. Atas desakan sahabatnya, Nerissa akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah nekat: mencari seorang Sugar Daddy, tetapi hanya sekali, hanya untuk menyelesaikan masalah finansialnya. Leonard Alaric (31 tahun), seorang CEO karismatik yang terkenal dengan kekayaannya yang melimpah, menjadi pria yang menjawab keputusasaan Nerissa. Kesepakatan mereka sederhana: satu malam, lalu selesai. Namun Leonard memiliki rencana lain. Ia tidak puas hanya dengan pertemuan singkat itu. Leonard mulai menyusup ke setiap aspek hidup Nerissa, menawarkan kemewahan yang sulit ditolak sambil memaksanya menghadapi berbagai dilema moral. Ia tak peduli seberapa keras Nerissa mencoba melepaskan diri darinya-Leonard ingin Nerissa menjadi miliknya. Bagaimana Nerissa menghadapi pria yang begitu mendominasi ini? Akankah ia menyerah pada tekanan dan jebakan yang diberikan Leonard, atau justru menemukan cara untuk memutarbalikkan keadaan? Kisah ini penuh emosi, kemarahan, dan ketegangan yang tak terduga-mampukah Nerissa mempertahankan dirinya dalam dunia yang penuh manipulasi?”
1 Bab 1 Pandangannya tertuju pada layar laptop2 Bab 2 satu-satunya pilihan yang tersisa3 Bab 3 Apakah Leonard benar-benar ingin melepaskannya4 Bab 4 kenyataan selalu datang kembali5 Bab 5 Keira sudah mendengar kabar6 Bab 6 sebelum semuanya berubah7 Bab 7 Kata-kata Leonard terus berputar8 Bab 8 kamu adalah bagian dari dunia ini9 Bab 9 dunia terasa seperti kehampaan10 Bab 10 Pesan itu singkat11 Bab 11 Menemukan Diri Sendiri12 Bab 12 merasa bahwa hidupnya akhirnya berada di jalur yang benar13 Bab 13 kedamaian dalam hati14 Bab 14 Setelah berbulan-bulan melalui perubahan besar15 Bab 15 Leonard di kafe16 Bab 16 merasa kemenangan sudah di depan mata17 Bab 17 Menjemput Kebebasan18 Bab 18 membuka galeri seni di luar negeri19 Bab 19 Nerissa tiba di kota baru20 Bab 20 Dengan proyek seni yang semakin berkembang21 Bab 21 Hari Esok yang Terbuka22 Bab 22 menempuh jalan panjang23 Bab 23 Di tengah kesibukannya24 Bab 24 Nerissa menatap kartu nama di tangannya25 Bab 25 Jerat yang Semakin Mengencang26 Bab 26 Dada Nerissa terasa sesak27 Bab 27 Begitu Leonard keluar dari mobilnya28 Bab 28 Nama-nama besar29 Bab 29 Kembali ke Sang Predator