icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Madu Pemberian Ipar

Bab 8 Meminta Maaf

Jumlah Kata:683    |    Dirilis Pada: 27/12/2024

telah memarahi Viana. Dalam hatinya, dia menyadari bahwa Runi lah yang bersalah

elah menyakiti hati kamu," ucap Yanto yang

rtatap muka dengan suaminya itu. Bayang-bayang perdebatan

selama ini bersikap lembut kepadanya hanya demi me

askan hati untuk men

-tiba Viana tersadar bahwa posisi suaminya itu serba salah. Di satu sisi, ada istri yang haru

ngil itu membalikkan tubuhnya. Kini mereka berdiri dalam posisi yang saling berhadapan. Seperse

, aku masih terbawa emosi sehingga

takut, kalau-kalau Viana akan memperpanjang masalah ini

hati karena apa yang ditakutka

i akan menasehati Runi agar dia tidak bertingkah seena

a sekenanya karena dia tahu bukanlah hal yang mu

a. Mas udah lapar nih," ucap Yan

rdiri membuka tudung saji yang m

Yanto dengan wajah berbinar setelah melihat ad

na biasa memasak menu sederhana yang tidak sampai menguras pos yang sudah dianggarkannya. Hanya sekali-kali saja dia membuat masakan yang tergolong mewah dan terkhusus pada hari ini, Viana memasak rendang dikarenakan kedatangan Runi pada hari itu. Mesk

ulur menjangkau sebuah piring bermotif pemand

tong daging rendang, berikut sayuran

akkan piring di hadapan Yanto yang

anyak aku nih," gurau Yanto yang dis

ngambil nasi untu

s panggilin Runi dulu di kamarnya

ada satu orang penghuni baru di rum

nya Viana menjaw

menuju ke kamar yang

edua orang itu sudah

unggingkan senyum sinis, tak habis pikir akan tingkah adik iparnya yang masih terlihat kekana

ocok nggak dengan seleraku?" tukas Runi sam

kemudian melanjutkan makannya tanp

Yanto dengan k

Bertanya gitu aja, jug

bicara. Makan saja

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Madu Pemberian Ipar
Madu Pemberian Ipar
“Ketenangan rumah tangga Yanto dan Viana mulai terusik dengan kehadiran Runi, adik Yanto yang memutuskan tinggal bersama mereka setelah bercerai dari suaminya. Berbagai masalah dan pertengkaran mulai timbul sejak Runi tinggal bersama mereka, membuat Viana merasa tidak adanya lagi kenyamanan dalam rumah tangganya bersama Yanto. Sedangkan Runi yang memang tidak menyukai Viana selalu berusaha untuk memisahkan Yanto dan Viana. Usaha Runi kian dipermudah dengan kehadiran Feyla, temannya yang diam-diam menyukai Yanto. Dengan berbagai cara, Runi berusaha mendekatkan Yanto dan Feyla. Usaha mereka berhasil. Yanto menikahi Feyla sebagai istri kedua karena dia tidak mau bercerai dengan Viana. Namun, Viana yang tak mau dimadu memutuskan untuk bercerai dan mencari jalan kebahagiaannya sendiri meskipun dia harus menanggung sakit atas keputusannya itu. Di kemudian hari, Viana berhasil bangkit dari keterpurukannya. Sebaliknya orang-orang yang menyakitinya mulai menemui karmanya satu persatu.”