icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Fate That Bind Us

Bab 2 2. Jejak Tak Terduga

Jumlah Kata:817    |    Dirilis Pada: 24/12/2024

as di atas kasur, masih merasa lelah setelah pertemuan yang penuh kejutan dengan Aideen. Pikirannya mas

Sinar matahari pagi dari jendela kamarnya di penginapan kecil itu terasa

arin sore. Freya memutuskan untuk memanfaatkan hari ini dengan berkeliling Venezia. Ia memeri

rbagai barang unik dan suasana lokal yang khas. Sepanjang perjalanan, ia menyempatkan diri berhenti di sebuah kedai kecil

Market, ponselnya bergetar. Sebuah nomor asing m

al

eberang terdengar tenang, tetap

Aideen. Ad

in bertem

saja ia merasa sudah cukup canggung berurusan dengannya. Tapi s

nnya, Tuan?" tany

Saya merasa belum benar-benar m

utang budi, tetapi rasa ingin tahu meng

a San

turis yang sibuk berfoto, tetapi Freya merasa dadanya sedikit sesak.

pandangan ke arah kanal. Tapi sebelum sempat memik

eya

atu kancing paling atas serta sepatu kets. Ia sengaja tidak menggunakan pomade serta kacamata hitam, membuat pen

odorkan kotak itu. "Ganti rugi

k perlu sebenarnya, Tuan. Lagipula

pnya serius. "Terimalah. Anggap sa

nya ada sebuah syal sutra berwarna biru l

gumam Freya, bingun

ewah untuk permintaan maa

ersenyum kecil. "T

na menjadi lebih santai setelah beberapa saat. Namu

bertanya sesuatu?" Freya a

. Apa

engan sangat lancar? Maksud saya, Anda tidak t

berbicara bahasa Indonesia dengannya di rumah. Meskipun saya leb

ngangguk. "Berarti And

t wajahnya sedikit berubah. "Ada beberapa

tetapi rasa ingin tahunya sulit dibend

elum menjawab. "Saya punya. Tapi

nyesal bertanya. Dia tahu ada luka di balik kata-ka

lalu banyak bertanya

melangkah. "Kadang pertanyaan kecil justru me

e kecil. "Saya ingin mengundangmu makan siang. Tidak perlu meras

at. "Tuan, ini sudah

i tidak mengintimidasi. "Lagipula, saya jarang punya waktu unt

sar di balik sikap Aideen. Di sisi lain, dia tidak bisa mengabaikan keny

akhirnya. "Tapi saya

kecil. "Kita

cerita mereka sendiri. Namun, di balik senyuman Aideen dan sikap santainya, ada misteri yang perlahan terungk

e Con

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Fate That Bind Us
The Fate That Bind Us
“"Apakah semua yang terjadi pada diriku saat ini adalah takdirku? Jika ya, aku akan menerimanya, baik itu takdir baik maupun buruk, karena aku yakin ada hikmah di balik semuanya." Freya percaya bahwa setiap peristiwa dalam hidup memiliki tujuan, meski terkadang datang dalam bentuk luka. Perjalanan yang seharusnya menjadi momen romantis ke Venesia bersama kekasih berubah menjadi mimpi buruk saat ia menemukan pengkhianatan yang menyakitkan. Rasa sedih dan frustrasi menghantuinya, namun ia memutuskan untuk tetap berangkat. Ia butuh waktu untuk menyembuhkan dirinya sendiri-sendirian. Namun, hidup memiliki caranya sendiri untuk memberikan kejutan. Ketika Freya mencoba menikmati pagi yang damai di Venesia, ia tak sengaja menabrak seseorang di sebuah jalan kecil. Ice cappuccino latte yang ia genggam tumpah, membasahi bajunya, dan mempermalukannya di depan pria asing yang ternyata... sangat memikat. Awalnya, hanya obrolan ringan. Namun, seiring waktu, mereka berbagi cerita-tentang kehilangan, impian, dan bagaimana menemukan diri sendiri di tengah reruntuhan hati. Dalam kota yang penuh keajaiban dan keindahan, Freya perlahan menyadari bahwa perjalanan ini lebih dari sekadar pelarian. Venesia menjadi saksi bagaimana ia belajar memaafkan, membuka hatinya kembali, dan menemukan bahwa mungkin, takdir memang selalu punya rencana yang indah, meskipun awalnya terasa seperti mimpi buruk. Di tengah jembatan, kanal, dan gondola yang memantulkan cahaya matahari, akankah Freya menemukan cinta yang baru? Atau mungkin, cinta sejati yang sesungguhnya adalah saat ia mulai mencintai dirinya sendiri?”