icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pesona Presdir Posesif

Pesona Presdir Posesif

Penulis: Jumadi Jaya
icon

Bab 1 hanya menambah kesedihan

Jumlah Kata:812    |    Dirilis Pada: 17/12/2024

ntur jendela seperti mengingatkannya pada kenangan yang pahit, kenangan tentang bagaimana pria yang ia cintai bertahun-tahun, Rio, kini memilih untuk menikahi

ngar serak, hampir tenggelam oleh gemuruh hujan yang beradu dengan langit. "Ken

ya bercahaya kini tampak kosong, suram, dan jauh dari kilau yang dulu pernah ada. Pikirannya melayang kembali pada hari itu-hari ketika Rio melamarkan Nadya

nta yang ia berikan selama bertahun-tahun tak cukup untuk mempertahankan pria itu di sisinya. Mengap

yang biasa ia nikmati bersama Rio dalam suasana santai. Tapi malam ini, tidak ada kebersamaan, hanya kesendirian ya

ku bisa melupakan semua ini, kan?" pikirnya, mencoba

hujan yang semakin keras hanya menambah rasa kacau dalam dirinya. Dia butuh pelarian,

rkan kesedihannya pergi. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak gelas yang kosong, semakin dalam rasa hampa itu mera

nggu kesendiriannya s

egitu kuat. Tidak seperti kebanyakan pria yang ada di bar itu, dia bukan hanya sekadar tampan-dia seperti sebuah kekuatan yang menahan segala perhatian. Wa

pikirannya. Tanpa berbicara, dia menarik kursi dan duduk di hadapan Adira. Ada kekuatan dalam dirinya yang

mencoba untuk melarikan diri?" suaranya dalam dan tena

rdiam. "Aku tidak ingin berbicara," jawabnya pelan, berusaha untuk menja

u lebih banyak dari yang Adira perkirakan. "Kamu datang ke sini untuk melup

aja kehilangan seseorang yang sangat penting bagiku," katanya, meskipu

pa memperdulikan suasana hati Adira, ia justru lebih dekat lagi, suaranya semakin rendah

dan rasa perih di hati, hanya bisa terdiam. Hatinya bergejolak. Apa yang sed

memengaruhi setiap langkah yang dia ambil. Dalam beberapa detik, semua rasionalitas itu leny

, seolah sudah tidak

r tenggelam dalam kebingungannya. "A

inan-membuat Adira merasakan perasaan yang aneh, sekaligus menakutkan. Sen

u jauh dari yang ia kenal-dunia yang dipenuhi dengan peson

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pesona Presdir Posesif
Pesona Presdir Posesif
“Setelah patah hati karena kekasih yang telah dia cintai bertahun-tahun memutuskan untuk menikahi sahabatnya, Adira merasa dunia runtuh. Rasa kehilangan itu begitu dalam, membuatnya kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Dalam keadaan terpuruk, ia memilih untuk melampiaskan kesedihannya dengan cara yang sangat destruktif. Di sebuah bar yang remang-remang, ia bertemu dengan seorang pria, tampan, misterius, dan penuh pesona. Pria itu memperkenalkan diri sebagai Kian, seorang gigolo yang selalu siap menemani wanita yang terluka. Namun, setelah berakhir dengan malam yang penuh emosi dan kesalahan, Adira merasa hancur. Pagi harinya, dia melarikan diri dari hotel tanpa meninggalkan jejak, hanya meninggalkan sejumlah uang di atas meja untuk membayar jasa pria itu. Dia merasa cemas dan merasa kotor, seolah telah kehilangan dirinya dalam pelukan seorang pria yang tak ia kenal. Namun, tak disangka, pada hari pertama mengajar sebagai dosen di kampus, Adira bertemu lagi dengan Kian. Lebih mengagetkan lagi, pria itu adalah ayah dari salah satu mahasiswanya! Dan ternyata, Kian bukan hanya seorang gigolo, tapi seorang Presiden Direktur yang memiliki kekuatan luar biasa dalam dunia bisnis. Situasi semakin rumit ketika Kian mendekatinya dengan sebuah tawaran yang tidak bisa dia tolak: sebuah sandiwara yang harus mereka jalani bersama. Sebuah permainan yang akan mengikat mereka berdua dalam sebuah kebohongan yang semakin membuat Adira terperangkap dalam pesona pria itu. Sanggupkah Adira bertahan, atau ia akan tenggelam lebih dalam dalam pesona posesif Kian yang mematikan?”
1 Bab 1 hanya menambah kesedihan2 Bab 2 Jebakan yang Tak Terhindarkan3 Bab 3 sebuah mimpi buruk yang tak pernah berakhir4 Bab 4 menyerahkan dirinya pada Kian5 Bab 5 Setiap kata yang diucapkan Kian terasa seperti belati6 Bab 6 Kian tidak berkata sepatah kata pun7 Bab 7 Apakah ia sudah kalah sebelum sempat bertarung 8 Bab 8 Ketika Dunia Berputar Terbalik9 Bab 9 setiap tarikan udara terasa semakin sesak di dada10 Bab 10 Dilema yang Tak Terucapkan11 Bab 11 Cinta yang menjadi penjara12 Bab 12 Adira merasa seperti dunia di sekelilingnya mulai mengabur13 Bab 13 membekas dalam jiwa yang semakin terhimpit14 Bab 14 mencintaimu seperti dulu15 Bab 15 harus mengorbankan kebebasannya untuk mencintainya16 Bab 16 Setiap detik terasa seperti perjuangan17 Bab 17 Di tengah debur ombak18 Bab 18 Kesunyian yang Menghancurkan19 Bab 19 Jatuh Dalam Cinta yang Terlambat20 Bab 20 melindunginya dari ketakutannya sendiri21 Bab 21 ada sedikit kenyamanan dalam hubungan ini22 Bab 22 Mengukir Janji dalam Duka23 Bab 23 dia merasa tidak perlu takut24 Bab 24 hatinya yang penuh dengan keraguan25 Bab 25 Adira merasa dunia seakan berhenti berputar26 Bab 26 membuat dadanya kembali berdebar27 Bab 27 Kian ada di sana28 Bab 28 Tidak peduli apa yang terjadi29 Bab 29 menutup diri30 Bab 30 ketakutan, adalah sesuatu yang bisa dia jalani-bersama Kian