icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Way To Love

Bab 5 Berasa kayak penguasa

Jumlah Kata:1191    |    Dirilis Pada: 09/12/2024

mahalnya terayun di samping. Sesekali dia

depan," pinta Rania dengan nada santai.

" jawabnya lemah, berusaha mengalah. Namun, sikapnya membuat Eth

arkan Sweet di depan," perin

ingin protes, tetapi dia

kan!" Suara Ethan semakin keras.

a mengangguk patuh, meskipun dalam hati dia merasa aneh. 'Aneh, si Onoh yang marahin dia,

heningan. Masing-masing terbenam dalam pikiran sendiri. Hanya s

ang menampilkan pemandangan laut. Aroma makanan laut yang

mit Ethan. Lalu meninggalkan

ulut, "Cita-cita kamu cuma mau jadi

ksud kamu?" Dia mengangkat alis, mencoba

hidup glamor sebagai model dengan wajah pas-pasan ini?" Rania b

weet cepat, merasa terpojok. Ia berusa

sai, kan? Sudah dapat pekerjaan?"

weet, berusaha menunjukkan key

gan status kamu sebagai Nyonya Muda Johnson, yang sekarang hanya trai

rkerut. "Aku kurang mengert

an dia? Bayangkan kalau salah satu kolega bisnisnya bertanya, 'Wow, Mr. Johnson, istri kamu terlih

an mau jawab apa? Mau bilang kamu cuma seoran

skan napasnya dengan kasar. Ia menatap Rania.

ari aku, gitu?" tanyanya. Nada suaranya mulai meninggi, menciptakan ketegangan di udara. Rania mem

jawab Rania. Nada sua

lanjut saja makan malamnya, permisi!" Dia beranjak dan melangkah pergi

k. Dia ingin menjadi sosok yang sabar, tidak lagi ceplas-ceplos saat berbicara. Namun, langkahnya

anya Ethan. Suaranya tegas

g mulai berkilau. "Aku mau pulang!" jawabnya cep

cap Ethan, berusaha menarikn

r mata. Ia kesal dengan situasi yang terjadi. 'Gagal,

sama Rania." Sweet menolak.

sih iri sama Rania?" tudingnya. Itu seperti memic

sekarang kamu malah tuduh aku iri sama dia." Telunjuk Sweet menga

m saja saat dia menghina aku, hah?" Suaranya mulai be

ali tidak menghina dia, Ethan. Tadi itu aku cuma bertanya sama dia, apakah cita-citanya hanya menjadi model. I

ohong,

ajam, "Bukannya tadi kamu yang bilang kalau kamu yang sebenarnya malu? Jika orang-orang tahu bahwa ist

kat di kerongkong. Serangan balik yang ta

n sinis, tampak begit

au kamu semanipulatif itu," jawab Sweet den

u .

elah itu, pulang!" Ethan memotong dengan nada te

enyang," tolak Sweet. Ia mendengus pelan sa

n ketegangan. "Kamu pasti salah paham maksud

akan!" Sweet memotong cepat. Nada

kembali ke meja di mana pelayan baru saja mengantarkan pesanan mereka. "Lepasin!"

memerintahkan dengan suara yang

jahnya masam dan matanya sesekali meli

a kamu tidak bisa mengubah sikapmu, sulit untuk bekerja sama dengan tim fotografer

enalkanmu pada staf iklan. Jika memungkinkan, kamu b

ncang. "Maksudnya?" tanya

uk terbaru perusahaan," jawab Ethan te

u tampak muram. 'Aku yakin ini pasti ulah Ethan yang sengaja mengaturk

han. Ia bingung dengan respons

ng yang merasa seperti penguasa, yang mau mengatur-ngatur hi

apannya menantang. Sweet membalas dengan tatapan tajam, tetap

malas. Rasanya kesal merasa dicuekin dalam percakapan itu. "Meng-capek!" keluhn

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Way To Love
Way To Love
“Ethan selalu membayangkan honeymoon yang sempurna. Pantai, sunset romantis, dan malam-malam penuh cinta setelah memberikan 'Perfect Wedding' pada istrinya. Tapi, siapa sangka rencana manisnya malah berujung pada sofa bed yang dingin dan terpisah dari sang istri? "Honey, kamu yakin aku harus tidur di luar?" tanya Ethan, suaranya terdengar ragu, matanya meneliti wajah istrinya dengan harapan. "Yakinlah, kenapa enggak?" jawabnya dengan santai, seolah ini bukan masalah besar sama sekali. "Tapi ini kan honeymoon kita! Masa iya kamu tega membiarkan suamimu kedinginan-" "Gak usah lebay deh! Ada selimut, dan pemanas ruangan juga jalan kok. Sekarang tidur aja, simpan semua protesmu. Besok kita masih harus jalan-jalan romantis! Jangan lupa sama janji mu." Ethan cuma bisa menghela napas dan mengangguk pasrah sambil melirik sofa bed yang sempit itu. "Apakah besok aku masih harus tidur disini?" Batinnya, perasaan cemas mulai menyergap. Dia cepat-cepat menggeleng, berusaha mengusir pikiran yang bikin hatinya tambah galau. Lalu, ia merebahkan diri, memeluk guling dengan tampang frustasi. "Andai saja aku tahu, akhirnya bakal kayak gini..." gumamnya pelan, nada penyesalan menggelayuti suaranya. Sofa bed itu memang bukan tempat yang diimpikannya untuk menghabiskan malam-malam romantis, tapi siapa tahu, mungkin besok akan jadi hari yang lebih baik?”
1 Bab 1 prolog2 Bab 2 New York3 Bab 3 Takut kalah saing4 Bab 4 What 5 Bab 5 Berasa kayak penguasa6 Bab 6 Sweet POV7 Bab 7 Gaun8 Bab 8 Sandiwara9 Bab 9 Oh! Jangan...10 Bab 10 Adu akting!11 Bab 11 Mencari Jawaban.12 Bab 12 Ethan Cemburu13 Bab 13 Ethan POV14 Bab 14 Terbongkar15 Bab 15 Rania Tantrum16 Bab 16 Baru sadar17 Bab 17 Perang perasaan18 Bab 18 Sweet POV19 Bab 19 Belum siap20 Bab 20 Jangan ember21 Bab 21 Morning Vibes22 Bab 22 Kegeeran!23 Bab 23 Rania hamil 24 Bab 24 Ratu manipulatif25 Bab 25 Cemburu26 Bab 26 Berpisah, bukan bercerai.27 Bab 27 Kalah Telak28 Bab 28 Ada yang salah29 Bab 29 Batal pulang30 Bab 30 Kerjasama31 Bab 31 Merampas Mulgary32 Bab 32 NYFW33 Bab 33 Salah dengar 34 Bab 34 Kamar kamu, bukan kamar kita.35 Bab 35 Mulai nakal36 Bab 36 Karyawan mogok!37 Bab 37 Sengit38 Bab 38 Sweet POV39 Bab 39 Ethan POV40 Bab 40 Malam Romantis41 Bab 41 21+42 Bab 42 How was your last night 43 Bab 43 Sweet cemas44 Bab 44 Selamat Tinggal45 Bab 45 Honeymoon