StepLover
ja menjadi menantunya? Sebutan itu membuat Keisya merasakan busa-busa putih keluar dari sudut
terus menyalak layaknya anjing gila di dalam kepala. Tidak ada sesuatu menyangkut di tenggorokan, tapi Keisya kian kesulitan bernafas. Dia
fakta itu. Beberapa saat menenangkan debaran jantung sampai dia bisa mela
i dalam hati. Seseorang yang seharusnya menjadi besan, malah memanggi
atis itu, lagaknya sudah seperti akan meninggal dua detik lagi. Itu lucu, tapi Robert berh
ur Keisya. Ia berpikir, jantung tidak akan kuat jika diri ini memaksa untuk menghadapi
na tidak mau menerima bantuan dari-mantu-Robert. Pada akhirnya, wanita itu be
bungannya dengan balas dendam yang coba diri ini lakukan, jadi dia tidak
i mengulurkan tangan, sukses menarik kemb
itu dan menggengamnya erat. Robert terseny
en di rumah sakit, Candy tiba di Kediaman Wijaya. Rumah dua tingkat berwar
ada di salah satu kamar yang telah dicat ulang dan didekor. Dipenuhi oleh barang-barangnya dan Putra,
. Tepat pada dua brangkar yang diletak bersebelahan, dua orang itu terbaring tak berdaya. Masker oks
Sebetulnya apa yang telah terjadi?" Lagi-lagi mengingat hal itu membuat asma yang tidak pernah ada kambu
ngan berani mendekat karena suami-istri ini sedang
jadi ayahnya," komentar sang suami, sebut saja Franco. Franco tid
api hari ini ... lelaki itu mendadak menikahi putri tercintanya dan tersenyum ke arahnya. Franco tidak mau berburuk sangka, tapi ada suatu firasat buruk di
la yang berdenyut kian menyakitkan. Keisya berharap ada peraturan yang menuliskan per
ai dan Candy menikahi Putra, tapi bayangkan apa yang akan terjadi setelahnya? Jika hal itu terjadi sekarang
ba-tiba menikahi anaknya ... dua bola mata Keisya menggantung karena pemikiran menggerikan tet
usia yang sama?' Keisya tidak habis pikir. Ia sampai tidak berani pulang dan bertemu
a pun alasannya karena Keisya sudah lama menunggu banyaknya aset yang bisa diterim
ari, tapi ini adalah pertama kalinya senyuman memudar. Bukan karena isi rumah yang
menoleh dan kontak mata tidak dapat dihindarkan, tapi tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada raut wajah
tak. Dia mengambil langkah mendekat dan tamparan p
mpai berhasil mengenai ulu hati, tapi Putra tidak mengatakan apa pun. Dia han
ti yang kembali dipenuhi oleh amarah. Jari telunjuk terangkat dan menusuk-nusuk bagian dada Pu
akan apa yang telah ia lakukan, tapi
han hati Candy, itu adalah alasan mengapa air mata memenuhi pelupuk mata tanpa bisa dikohi ayahku," sela