icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

StepLover

Bab 9 Mabuk

Jumlah Kata:1159    |    Dirilis Pada: 24/09/2021

1

an di atas kap selayaknya tengah berada di kursi santai. Seharusnya Putra tiba di rumah

Putra membutuhkan tempat tenang untuk bernafas dan jembatan kosong ini adalah tempat yang sesuai baginya. Gelap dan sepi, tena

dalam benak, tapi perasaan pemuda itu bercampur aduk di antara marah, sedih dan penuh ragu. Tidak ada tem

an yang lain meraih beer baru yang duduk bersamanya. Terlihat sudah lebih dari tujuh kaleng tergelet

lakukan dua orangtuanya? Mungkin itu s

bergegas meraihnya. Nama Bianca menyembul di layar saat Putra melirik dan dia menekan tombol hijau untuk men

erempuan cantik dari seberang

dulu guna menenangkan kepala yang berdenyut. Mata terpejam

yangkan dua bola matanya melebar sempurna sampai seolah akan jatu

empatnya tinggal dan ini sudah larut malam. Mengapa Bianca cemas ...? Itu mungk

rambut pirang sepanjang bahu dan tubuh yang tinggi yang putih. Dia terkadang cerew

beer yang dibuka tadi. Dia menjatuhkannya ke tanah sebelum melanjutk

betapa bahaya di luar sana sendirian? Bagaimana jika kau dirampok?

Kepala berputar, pemuda itu seperti

ar seperti ancaman dan dia tidak bercanda. Bianca tahu lokasi Putra dan ia sudah bers

au Putra. "J

ulit, dia bergegas keluar dari rumah dan memasuki mobil. Panggilan masih terhubung saat dia meme

nsel. Pemuda itu meletakkan benda pipih canggihnya ke atas dada sebelum memperbaiki posisi b

suaranya masih terkesan pelan dan lembut. Perempuan itu menginja

a lagi, matanya sudah ti

erlontar dari mulut Putra, sampai sangat jelas di telinga. Bianca me

sik. Di dalam kepala, terngiang-ngiang kejadian tadi saat di mana d

al apa yang menggangu hati Putra, dia hanya ing

di mana Candy dan ayahnya saling menatap dan tersenyum mesra. Ingin rasa

yang Candy takutkan adalah malam pertama bersama seseorang yang telah ia

da sedikit kelegaan dalam dada. Candy tidak diizinkan tidur di ata

C membuat tubuh Candy menggigil, tidak bisa tidur sama sekali. Candy dilarang menyentuh semua bara

sudah berkata akan menghukumnya mulai sekarang dan entahlah apa yang

duduk, secara perlahan mendongak guna memastikan sang suami yang sedang tertidur pulas di tengah-tengah ranjang. Beta

memutuskan untuk meninggalkan kamar. Pintu dibuka sangat pelan agar

diri, perhatian malah disita oleh Putra di ruang tamu yang tidak dinyalakan lampunya. Pintu rumah yan

sofa mewah. Sejuk di kulit Candy mendadak lenyap, digantikan oleh hawa panas saat perempuan itu jat

mpai membutuhkan beberapa saat untuk mengatur nafas. "Putra, bangun," panggil Bianca se

y tidak tahu mengapa ia membeku, tapi perempuan yang membawa Putra pu

n kontak mata pun bertemu. Candy memutuskannya dengan menatap Putra ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
StepLover
StepLover
“Tidak hadirnya mempelai lelaki di hari pernikahan membuat Candy memutuskan untuk menikahi Robert yang berstatus sebagai ayah dari sang kekasih. Terkejut? Tidak mungkin tidak! Semua tamu undangan melongo menyaksikan dua orang itu berdiri tanpa dosa di atas altar, tanpa henti mempertanyakan apa yang sebetulnya telah terjadi. Namun, para tamu undangan bukanlah satu-satunya yang terkejut. Di hari yang sama, Candy menerima kejutan luar biasa dari sang suami yang seharusnya menjadi ayah mertuanya.”