icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Bab 5 Brownies spesial

Jumlah Kata:1190    |    Dirilis Pada: 06/08/2024

am genggamannya. Kaca mata dengan lensa minus menghiasi matanya, yang sudah mengalami minus

ng asal. "Gimana cara mulainya? Gue

edang memperhatikan aplikasi pengedit foto, yang menyediakan puluhan template. Se

Terus dikasih tulisan apa? Ah, harus ad

di dapur dari pada harus mendesain sebuah poster sederhana. Jiwa kreatifnya sudah h

jasa profesional aja. D

di samping gelas kopi yang sudah tandas. Bukan kopi murni yang disaj

, lag

selutut dan kaus polos, tak jauh berbeda dengan busananya semalam. Saat Tari hanya m

Dia mengintip ke dalam laptop Tari, lalu mengangguk-a

in poster iklan lowongan kerja yang menarik supaya

. Tinggal tempel ini

ai pening hanya untuk menentukan warna background yang paling cocok.

elum bisa nentuin backgroundnya. Mas emang

, Tar. Gue pas kuliah dulu sering freelance biki

e tuh, Mas. Sekarang coba buatin gue poster iklan lowongan kerj

ovokasi. "Boleh. Sini gue buatin. Emang tema dan

i, mencari desain terbaik yang dia inginkan. Di sampingnya Noah menu

Pokoknya yang l

apannya. Dia mulai menggulir sensor sentuh, memb

fik. Pokoknya yang lucu-lucu, seger, dominasi pinky-

k spesifik, tapi bahkan sampai minta des

da satupun gambaran yang terlukis di kepalanya. Namun, setelah ditanya oleh Noah tentang konsep yang

un udah kegambar jelas. Ayo, ayo, Mas. Gue udah siap membimbing, nih.

.

rumah Tari, menghampiri Noah yang tengah duduk bersila di atas lantai dengan laptop di

minuman dingin dan satu piring berisi brownies di atasnya. Dia d

desain si Mas kayakny

"Cuma tahu basicnya aja," bantahnya, tak i

kin sakit mata yang lihat. Kalau udah dicetak pasti lebih cantik

ayaknya, deket kantor gue. Nanti biar g

Mas. Ngerep

Dia menyerong ke kanan dan ke kiri hingga terdengar bunyi kretek.

"Renyah banget, Mas. Makasih ya. Pasti itu pung

in sesuatu juga sambil gini

buat nyiram tana

uhu dingin di dalamnya. Noah menganbil dua kali tegukan, lalu mengemba

baru buat pagi tadi. Pake dark Chocolat dan pastinya low sugar. Rada

gguk tertarik. "Ka

i kopi. Bahan utama keduanya saja sudah sangat amat berbeda. Pahit dan sepat me

kopi, pasti suka. Cobain satu dulu, nanti juga nagih. Apa

coba,

alis takjub. Lidahnya mencecap-cecap, mencoba menikmati setiap rasa yang terdet

nggak dihual aja?

ngen nikmatin sendiri aja. Cuma Mas No

ran,

ng dia lihat malam kemarin. Dia penasaran, apa pria bodoh itu juga pernah mencoba brown

atin. Asalkan mau bantu-bantu kala

sa, dia ingin selalu ada kerusakan kecil di rumah perempuan itu a

ran,

kkan Mas, jadi tet

ibirnya. "Padahal ada yang lebih enak lagi. Lo tau

" Tari meraih gelasnya yang belum tersentuh. Dia meneguk sedikit sirup jeruk

ab Noah me

nya ap

telapak di kanan bibir, seakan hal yang d

... jadi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
“"Bajingan, semoga kalian hidup bahagia selama-lamanya." -Tari [Hari perceraian] Setelah diselingkuhi-melihat suaminya bergelung panas dengan seorang wanita-dan bercerai, Tari melanjutkan hidup damainya sambil mengolah toko kuenya. Dia cantik, pintar, dan mandiri. Tekadnya untuk melupakan sang mantan suami-Deo si Disjoki bertato kupu-kupu-sangatlah kuat. Dia bahkan mendapat tetangga sekaligus pelanggan setia setelah pindah. Noah, yang akrab dipanggil Mas Noah. Namun, dua bulan pasca perceraian, sang mantan suami malah sering muncul di depan tokonya. Deo berusaha mendobrak kembali pintu hati Tari, yang sudah tertutup rapat. Lemparan kue pada wajahnya pun tak membuatnya menyerah. Namun, dia bukanlah satu-satunya yang sedang berusaha mendapatkan kasih Tari. 'Cinta pada pandangan pertama' Begitulah cara Noah memanggil Tari. Demi menghindari Deo, Tari pun memilih mengikuti permainan Noah. Hingga suatu hari, mereka berdua tiba-tiba terbangun di atas ranjang yang sama. Apa yang akan Tari lakukan, bila Noah bersikeras meminta pertanggung jawaban darinya?”
1 Bab 1 Prolog : Malam yang indah2 Bab 2 Hidup dengan baik3 Bab 3 Basah malam-malam4 Bab 4 Deo, baik-baik saja 5 Bab 5 Brownies spesial6 Bab 6 Mantan suami yang sedang ingin kue7 Bab 7 Tempat pelampiasan8 Bab 8 Vania9 Bab 9 Tidak mau jauh-jauh10 Bab 10 Belum terbiasa dengan status baru11 Bab 11 Sedikit cerita buruk tentang Deo12 Bab 12 Penyesalan yang datang terlambat13 Bab 13 Pelamar kerja14 Bab 14 Kejutan dari pegawai baru15 Bab 15 Nadine, dicampakkan 16 Bab 16 Menebar pesona17 Bab 17 Jangan biarin lalat ada di sekitar lo18 Bab 18 Apa dia menghindar 19 Bab 19 Deo adalah karyawan Tari20 Bab 20 Di mana menantu kita21 Bab 21 Hanya kali ini saja, tolong22 Bab 22 Sandiwara23 Bab 23 Sebuah rencana bodoh24 Bab 24 Kapan hamil25 Bab 25 Terungkapnya perceraian26 Bab 26 Sedikit menakutkan, tapi hasilnya lebih baik27 Bab 27 Pria bodoh28 Bab 28 Tatanan karyawan kembali ke semula29 Bab 29 Parti berdua30 Bab 30 Sama-sama mabuk31 Bab 31 Apa yang sudah terjadi semalam32 Bab 32 Permintaan pertanggungjawaban33 Bab 33 Mas, Diem!34 Bab 34 Hubungan kalian apa35 Bab 35 Ayo meresmikan hubungan36 Bab 36 Ingin berusaha kembali37 Bab 37 Dua fakta di satu waktu38 Bab 38 Kita ke KUA39 Bab 39 Sampah40 Bab 40 Apa kabar 41 Bab 41 Apa Tari menyesal mengenal Deo42 Bab 42 Yang dirindukan sudah kembali43 Bab 43 Jauhkan dari hama44 Bab 44 Pernyataan cinta