icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perceraian: Jangan Berharap Kembali

Bab 2 Hidup dengan baik

Jumlah Kata:1076    |    Dirilis Pada: 05/08/2024

i antara Tari dan Deo. Keduanya duduk seakan mereka orang asing, lalu pergi beg

. Walau awalnya Deo menolak keras, tapi dia tak bisa melakukan apapun ket

ghubunginya malam itu, membuatnya menyaksikan kelakuan bejat suaminya. Di

ja di toko kuenya, menciptakan berbagai resep baru yang membuat pelanggannya sem

putih itu tersenyum menyapa para karyawannya. Dia berhenti di depa

h keluar dari kantor," sapa seo

Sama pengen lihatin kalian kerja, takut

"Aman, Bu Boss. Kita semua bekerja dengan giat. Apalagi toko sela

. "Kalau toko sepi, gaji

depan wajah. "Ya Tuhan, tolong bantu toko L

kembali bekerja, menyajikan kue ke meja-meja di ujung ruangan. Selain take away, toko kue Tari juga menyajikan m

yang se

ngkah ke dinding, lalu duduk di tembok setinggi paha yang m

ngkit ketika pria dibalut kemeja biru langit itu mendekatinya. Parfum dengan bau khas yang mem

eli ap

ya lesung yang berada di pipi bagian kanan. Namanya Noah, tapi dia tak punya bakat

rinya ke dalam saku celan

k ada resep baru perasaan.

kepala. Tari kembali menatap Noah. "Nggak ada kue baru, Mas.

b, "Katanya ada resep baru istimewa. M

nyum, merasa lucu dengan perkataan Noah. "Itu mah bukan istimewa Mas, t

satu alisnya.

engan Noah keras. Hanya beberapa detik, dan tawanya

l," uj

tanyanya ada-ada aja. Gue ke si

e T

e,

m. "Gantian,

Perempuan itu tak terima kalau harus menunda 'balas budi' barang satu detik. Masalahn

beli kue

berlalu lalang dengan nampan di tangan mereka. Ada juga yang membawa

a. Burning

njadi kue favorit Noah. "Kira-kira kapan Mas bakal

Gue suka cuma sa

eh. Si paling nggak suka manis tapi

asam yang segar di mulut, manisnya pa

wa." Tari menepuk pahanya, lalu bangkit be

as,

"Biar lidah l

sa menyaksikan berbagai macam bentuk kue yang amat sangat cantik. Se

ing eyes sp

yang membentuk lingkaran. Sebisa mungkin karyawan toko itu mnwgurangi bicara saat

hidangkan. Dia mengoperkannya pada Noah, tersenyum ramah. Noah membayar m

aknya, memasukk

, Mas," pesan Tari,

i. "Ayo pulang bareng. Ud

alo gue udah ng

alau kamu masih ada kerjaan, nggak mungkin keluar dari kantor

keh. "Yaudah. Ayo. Kue

g aja," ujar Noah, tak

Bagian atas kotak itu terbuat dari plastik transparan, membuat tari b

yang," b

pria di depannya ini. Tangannya terangkat, memukul dada Noah

banget sih, Mas. Gue

an lebih dahulu, mening

ggu,

begitu menggemaskan. Satu ujung bibirnya naik. "Sayang, tunggu

empar godaan-godaan untuk mereka berdua. Noah tersenyu

r kepala

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
Perceraian: Jangan Berharap Kembali
“"Bajingan, semoga kalian hidup bahagia selama-lamanya." -Tari [Hari perceraian] Setelah diselingkuhi-melihat suaminya bergelung panas dengan seorang wanita-dan bercerai, Tari melanjutkan hidup damainya sambil mengolah toko kuenya. Dia cantik, pintar, dan mandiri. Tekadnya untuk melupakan sang mantan suami-Deo si Disjoki bertato kupu-kupu-sangatlah kuat. Dia bahkan mendapat tetangga sekaligus pelanggan setia setelah pindah. Noah, yang akrab dipanggil Mas Noah. Namun, dua bulan pasca perceraian, sang mantan suami malah sering muncul di depan tokonya. Deo berusaha mendobrak kembali pintu hati Tari, yang sudah tertutup rapat. Lemparan kue pada wajahnya pun tak membuatnya menyerah. Namun, dia bukanlah satu-satunya yang sedang berusaha mendapatkan kasih Tari. 'Cinta pada pandangan pertama' Begitulah cara Noah memanggil Tari. Demi menghindari Deo, Tari pun memilih mengikuti permainan Noah. Hingga suatu hari, mereka berdua tiba-tiba terbangun di atas ranjang yang sama. Apa yang akan Tari lakukan, bila Noah bersikeras meminta pertanggung jawaban darinya?”
1 Bab 1 Prolog : Malam yang indah2 Bab 2 Hidup dengan baik3 Bab 3 Basah malam-malam4 Bab 4 Deo, baik-baik saja 5 Bab 5 Brownies spesial6 Bab 6 Mantan suami yang sedang ingin kue7 Bab 7 Tempat pelampiasan8 Bab 8 Vania9 Bab 9 Tidak mau jauh-jauh10 Bab 10 Belum terbiasa dengan status baru11 Bab 11 Sedikit cerita buruk tentang Deo12 Bab 12 Penyesalan yang datang terlambat13 Bab 13 Pelamar kerja14 Bab 14 Kejutan dari pegawai baru15 Bab 15 Nadine, dicampakkan 16 Bab 16 Menebar pesona17 Bab 17 Jangan biarin lalat ada di sekitar lo18 Bab 18 Apa dia menghindar 19 Bab 19 Deo adalah karyawan Tari20 Bab 20 Di mana menantu kita21 Bab 21 Hanya kali ini saja, tolong22 Bab 22 Sandiwara23 Bab 23 Sebuah rencana bodoh24 Bab 24 Kapan hamil25 Bab 25 Terungkapnya perceraian26 Bab 26 Sedikit menakutkan, tapi hasilnya lebih baik27 Bab 27 Pria bodoh28 Bab 28 Tatanan karyawan kembali ke semula29 Bab 29 Parti berdua30 Bab 30 Sama-sama mabuk31 Bab 31 Apa yang sudah terjadi semalam32 Bab 32 Permintaan pertanggungjawaban33 Bab 33 Mas, Diem!34 Bab 34 Hubungan kalian apa35 Bab 35 Ayo meresmikan hubungan36 Bab 36 Ingin berusaha kembali37 Bab 37 Dua fakta di satu waktu38 Bab 38 Kita ke KUA39 Bab 39 Sampah40 Bab 40 Apa kabar 41 Bab 41 Apa Tari menyesal mengenal Deo42 Bab 42 Yang dirindukan sudah kembali43 Bab 43 Jauhkan dari hama44 Bab 44 Pernyataan cinta