icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dilema Sang Sekretaris

Bab 2 Mario Yang Menyebalkan

Jumlah Kata:1260    |    Dirilis Pada: 26/06/2024

pingnya, Mario langsung melirik padanya, seolah pria itu sedikit terusik

m handbag-nya dan membawa be

is cal

kerjanya yang cukup akrab dengannya. Dengan segera, Grace meneka

jawab Grace setelah

i melirik Grace saat wanita itu menyebut n

nghubungi Grace pagi-pagi begini. Sudah sepert

e terhadap Daniz terdengar begitu lembut di telinga Mario, sangat berbeda keti

ning!" seru Da

pelan. "Morni

i apartemen?

nuju kantor. Kenapa?"

ncana menjemputmu tadi. Tapi, it's okay, baguslah k

Dan, nanti sore setelah pulang kantor apak

ada.

el? Mau cek mobilku, mungkin sa

kesana. Hem, aku pikir mobilmu sudah se

esalan di wajahnya. "Aku pun heran men

i mobilmu menjadi lebih baik dari sebelumny

g terbaik!" balas Grace, dan Dani

u rasa wanita ini buta!" gu

telepon dengan Daniz dan l

e sembari memicingkan kedua m

ya diri sekali, Gr

kata Grandpa Marius, k

li fokus pada jalan. "Pria baik hati b

g paksa! Tukang fitnah! Tukang segalanya!

Mario dan menatap ke luar jendela, sementara Mario kembali fok

area gedung pencakar milik Addison Corporati

a mengucapkan sepatah kata pun kepada Mario, walau sekedar ucapa

a menghela nafas panjang. Ia menyambar ponsel di tempat k

ng di depannya, mencari kontak seseorang, d

jawab seorang pria di seberang te

, apakah sudah selesai?" tanya Mario sambil terus menatap ke dalam sana dan

sudah selesai, Tua

agi. Kau dengar?" perinta

da bagaimana, Tuan?" tanya p

lnya. Jadi lakukan saja yang menurutmu yang ter

terkekeh pelan. Membayangkan jika Grace tahu k

a kendaraannya dari sana, selalu ada bagian yang rusak lagi dan lagi, membuatnya ke

up rapat, dan mulai bergerak naik menuju lantai tempat ruang k

nita itu terlihat sedang melaksanakan tugasnya sebag

a hukuman dariku. Hidupmu tidak akan bisa tenang selama k

embuka seatbelt, pintu, dan turun dari mobil, menin

ntor, sementara kendaraannya diambil

rio," sapa staf di san

a senyum di wajahnya yang tampan,

obal. Aku akan meminta Mario untuk

rena sudah mengerti alasan Tuannya menolak pergi ke

s-berkas untuk keperluan me

ekap ulang dan memeriksanya

rkas itu?"

a menginginkannya, saya akan meng

ke ruangan Mario sebentar dan membawa berkas itu ke sana," uca

" sahut Grace, lalu segera pergi ke meja ker

epan pintu menunggu Grace mengambil berkas yang dia inginkan. Tak bersela

ih, Grace,"

ng Tuan pergi menuju ruang kerja Mario yang berada

" ucap Axel kepada kakaknya Mario. Dia duduk di atas salah satu k

ru saja diletakkan oleh Axel di atas meja. Menarik dan membawa ke depan w

na, tapi aku tidak bisa pergi sendiri, Axel. Aku membutuhkan

sempatan, Mario," tebak Axel sambi

jelas aku tidak akan pergi kalau kau tidak mengizinkan Grace menemanik

di sini? Kalau dia pergi bersamamu, lantas siapa yang aka

tumu. Tapi terserah kau saja, yang jelas aku

Mario lalu melemparkannya pada pria itu, namun san

al Axel sambil berdiri dari duduknya. Dia memutar tubuh lalu m

ika Axel menutup pintu

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dilema Sang Sekretaris
Dilema Sang Sekretaris
“Di tengah kesibukannya sebagai sekretaris yang berdedikasi, Grace harus berhadapan dengan pesona tak terduga dari kakak bosnya. Meskipun awalnya berusaha keras untuk mengabaikan perhatiannya, namun segalanya berubah dalam sebuah kejadian malam yang tak terduga. Sekarang, Grace harus menemukan keberanian untuk menghadapi perasaannya. Ia terjebak dalam konflik antara profesionalisme dan cinta yang tak terduga. Saksikan kisah romantis yang memikat ini yang mempertanyakan hubungan antara kekuatan profesionalisme dan panggilan hati, di tengah kehidupan yang menyimpan banyak rahasia.”
1 Bab 1 Sosok Ayah Untuk Arvind2 Bab 2 Mario Yang Menyebalkan3 Bab 3 Gatal Saat Menggodamu Saja4 Bab 4 Tawaran Menjadi Sugar Baby5 Bab 5 Ciuman Bibir Di Dapur6 Bab 6 Sentuhan Penuh Gairah7 Bab 7 Mario Cemburu8 Bab 8 Minum Obat Perangsang9 Bab 9 Ajakan Bercinta, Masih Perawan 10 Bab 10 Sentuhan Panas, Bercinta Tak Kenal Lelah!11 Bab 11 Tuduhan Pelecehan12 Bab 12 Morning Sex13 Bab 13 Belanja Bersama, Grace Cemburu14 Bab 14 Ajakan Berkomitmen15 Bab 15 Obat Kontrasepsi16 Bab 16 Desahan Nikmat17 Bab 17 Desahan Yang Membekas Dalam18 Bab 18 Kecemasan Grace19 Bab 19 Kelicikan Mario Terbongkar20 Bab 20 Mario Menjemput Grace21 Bab 21 Sentuhan Panas, Hangat dan Sempit22 Bab 22 Hujaman Nikmat Mario23 Bab 23 Her favorite is rough sex!24 Bab 24 Meeting Dengan WO25 Bab 25 Grace Salah Paham26 Bab 26 Bercinta Lagi27 Bab 27 Positif Hamil 28 Bab 28 Hari Pernikahan29 Bab 29 Merindukan Sentuhan Panas30 Bab 30 Happy Ending