icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dilema Sang Sekretaris

Bab 4 Tawaran Menjadi Sugar Baby

Jumlah Kata:1261    |    Dirilis Pada: 26/06/2024

etelah Mario mengecup sudut bibirnya. G

kukan?!" seru Gre

ah terlihat santai. Bahkan tak ada rasa bersal

waban Mario, kemudian ia menggelengkan kepala dengan p

" seru Greace dengan suara kesal. Bahkan dia tidak pedul

terus memandang

rnah meminta maaf sama sekali kepadaku. Kamu sadar tidak apa yang sudah kamu lakuk

n. Kemudian, setelah itu, dia beralih pada wanita itu. Memandang lekat wajah cantik wanita itu, Mario membawa sebel

dengan suara yang terdengar lembut di pendengaran,

k sama sekali, Greace. Aku sangat menghargaimu sebagai 'Mommy'nya Arvind, putra

eace. Dia semakin kesal karen

rio setelah menyudahi tawanya. Lalu dia terkek

na lagi?" jawab Greace masi

kan makan siang terleb

rkata, "Aku makan siang di kantor saja. Kebetu

lu mengedikkan bahu. "Mungkinkah dia tertarik padamu?"

ia tertarik, dan aku rasa tidak ada salahnya kami sama-sama single." Greace memperhatikan ekspresi M

il setelah tadi menyalakan mesin kendaraannya. Mereka akhirnya meninggalkan

nunjukkan pukul 04.00 sore, di mana saat ini adalah waktu para karyawan di kanto

ih itu. Mario beralih pada ponselnya yang tergeletak di samping laptop, membawa benda pi

inga kanannya, menunggu panggilannya dijawab. Sesekali, Mari

g pria di seberang telepon, pria ya

ulang?" tanya M

baru saja,

Daniz d

menanyakan mereka," tanya Axel pena

ng, tolong tahan dia, beri dia tugas apapun supaya tidak pulang sek

dmu ap

ja asistenmu sampai aku dan Greace meninggalkan kantor," jelas

k dengan Greace?"

lagi sekarang. Tolonglah tahan Daniz supaya dia tidak usah pulang ber

ng adik. Setelah itu, dia lekas bangkit dari kursi kebesarannya, lalu mel

inya, lalu menghampiri meja kerjanya dan meraih

uar dari ruang kerjanya. Dia terus berjalan menu

menit b

tersenyum dalam hati ketika melihat punggung Greace yang kini tengah berd

menyapa wanita itu ket

eh dan menat

tanya Mario, berpura-pura. Padahal dia jelas tahu

wabnya dengan menggunakan bahasa formal, karena

idak mau pulang bersamaku saja? Sekalian aku

"Saya sudah janjian dengan Daniz karena dia akan m

ebaiknya kamu pastikan dulu di mana Daniz. Takutnya,

s di tangannya dan mengambil ponselnya di dalam sana. Dengan segera ia men

a itu belum bisa pulang lantaran ada tugas

akan seperti ini dari Axel. Dia mengatakan kepada Daniz

aniz, Greace beralih pada Mario yang

a itu. "Tapi sebelum ke apartemen, tolong antarkan saya

reace. Setelah itu, dia dan sang wanita membawa

annya meninggalkan kantor bersama dengan Greace. Seperti yang dii

saat be

itu kesal lantaran mobilnya belum juga selesai, sehingga membuatn

saja, Greace?" tanya Mario tiba-tiba. K

fokus menatap jalan di depannya. "Beli mobil tida

lau kau mau," ucap Mario, dan di

jadi sugar Daddy," den

"Apakah aku terlihat dengan usia sematan

Daddy yang dengan gampangnya menawar

hal seperti itu. But it's ok... Bagaimana kalau kau saja yang menjadi su

pada Mario, sembari melayangkan kepalan tangan ke ud

hat wajah kesal Greace, sepe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dilema Sang Sekretaris
Dilema Sang Sekretaris
“Di tengah kesibukannya sebagai sekretaris yang berdedikasi, Grace harus berhadapan dengan pesona tak terduga dari kakak bosnya. Meskipun awalnya berusaha keras untuk mengabaikan perhatiannya, namun segalanya berubah dalam sebuah kejadian malam yang tak terduga. Sekarang, Grace harus menemukan keberanian untuk menghadapi perasaannya. Ia terjebak dalam konflik antara profesionalisme dan cinta yang tak terduga. Saksikan kisah romantis yang memikat ini yang mempertanyakan hubungan antara kekuatan profesionalisme dan panggilan hati, di tengah kehidupan yang menyimpan banyak rahasia.”
1 Bab 1 Sosok Ayah Untuk Arvind2 Bab 2 Mario Yang Menyebalkan3 Bab 3 Gatal Saat Menggodamu Saja4 Bab 4 Tawaran Menjadi Sugar Baby5 Bab 5 Ciuman Bibir Di Dapur6 Bab 6 Sentuhan Penuh Gairah7 Bab 7 Mario Cemburu8 Bab 8 Minum Obat Perangsang9 Bab 9 Ajakan Bercinta, Masih Perawan 10 Bab 10 Sentuhan Panas, Bercinta Tak Kenal Lelah!11 Bab 11 Tuduhan Pelecehan12 Bab 12 Morning Sex13 Bab 13 Belanja Bersama, Grace Cemburu14 Bab 14 Ajakan Berkomitmen15 Bab 15 Obat Kontrasepsi16 Bab 16 Desahan Nikmat17 Bab 17 Desahan Yang Membekas Dalam18 Bab 18 Kecemasan Grace19 Bab 19 Kelicikan Mario Terbongkar20 Bab 20 Mario Menjemput Grace21 Bab 21 Sentuhan Panas, Hangat dan Sempit22 Bab 22 Hujaman Nikmat Mario23 Bab 23 Her favorite is rough sex!24 Bab 24 Meeting Dengan WO25 Bab 25 Grace Salah Paham26 Bab 26 Bercinta Lagi27 Bab 27 Positif Hamil 28 Bab 28 Hari Pernikahan29 Bab 29 Merindukan Sentuhan Panas30 Bab 30 Happy Ending