icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

War In Life

Bab 5 Langkah Baru

Jumlah Kata:635    |    Dirilis Pada: 26/05/2024

hea, bahkan dia menaruh kedua tangannya di pinggang. Tak habis pikir dengan kelakuan sahabatnya sendiri, u

in fasilitas mewah," pungkas Ghea, dia bahka

ket sofa dan meja yang tepat berada dekat

na muda. Dasar orang kaya gabut," Naya kembali berjalan

min

an segelas ju

erima segelas jus mangga itu dari t

i di depan kaca besar kamar hotel. Dia terbius menyaksikan pemand

. Aku bahkan bisa melihat pemandangan seindah ini dengan je

n uang untuk sebuah kamar hotel mewah yang berjarak tidak jauh dari ru

ng tak akan setuju dengan dirinya, tak mengapa. Dia adalah sosok yang akan melakukan hal semaunya, dan tidak berpo

*

ra kecil hiruk pikuk kendaraan di bawah menambah suasana semakin menggetarkan jiwa. Bahka

hagia bersama langit saat ini, tapi tak bisa. Langit justru seolah melukiskan rentetan cerita tentang Bunda, hatinya remuk lagi, sakit. Dia bangun dari pos

ak bisa ku hindari. Bintang, aku tak akan berbicara banyak. Katakan saja pada Bunda. Aku akan memastikan diriku baik-baik saja dengan kepergiannya, meski aku tak yakin dengan itu. Aku akan belajar jatuh dan bangun sendiri meski teramat sulit ku lalui. Aku akan belajar menyimpulkan senyuman seperti ya

blog pribadinya yang tidak diketahui oran

menaruh laptop pad

kin ada sesuatu yang akan membuatnya terpikat. Matanya lelah merotasikan pandangan, tidak ada satu pun yang mampu membuatnya terpana. Gadis itu

in

pesan

yi pesan masuk. Dia meraih ponselnya, membuka pesan yang baru sa

bumu tidak menin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
War In Life
War In Life
“Kehidupan keluarga konglomerat yang hampir tidak ada cacat berubah total setelah kecelakaan maut menimpa Airin. Sebagai anak, Ghea bergerak mencari fakta dari insiden tersebut dengan dibantu lelaki misterius yang dia temui saat memesan sebuah kamar hotel presidential suite . Akankah mereka sukses mengungkapkan kebenaran? Dan bagaimana keasingan itu membuat mereka saling bertautan.”