icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menjadi Madu Sahabatku

Bab 5 MMS - 5

Jumlah Kata:1284    |    Dirilis Pada: 24/05/2024

khirnya Nathan melihat Silla datang d

kan kaos pendek serta celana kolor yang dia

ya! Kenapa kamu belum paham juga sampai sekarang??" ge

mangnya apa yang sala

i apa, hah?" Nathan menunjuk tu

natap sang suami. "Maaf, Kak. Aku pinjam dulu ya, baju

oleh!" tegasnya melarang. "Sekarang lepa

Kakak, a

elegar. Dia merasa tidak ikhlas, jika pakai

rullah, i

lah Nathan. Tapi bergegas, dia menarik baju itu hingga terlepas. Namun,

han langsung membuka pintu dan menarik Silla untu

gan keadaan seperti itu. Karena walau segimana bencin

i bajumu. Apa kau sama sekali nggak

ah, Kak," kesal Silla, segera memakai kembali kaosny

ya punya otak!" Nathan langsung menyentil dahi Si

gi-lagi a

m bagasi, lalu ambillah bajumu. Setelah

rie? Apa nggak malu? Aku n

lihatmu pakai baju haram

nya baju itu yang ada dikoper,

, pasti ada baju yang lain!"

u Kakak nggak percaya

Aku akan meninggalkanmu di sini," an

la menyahut

hkan menuangkannya ke dalam bagasi belak

r. Hanya beberapa baju kurang bahan yang di

padahal nggak ada pantas-pantasnya sama sekali!" g

emu Kak bajunya

berut dia segera mengemudikan mobil. Mau tida

lsa bertanya tentang malam pertama kita, kamu

rarti Nathan memintanya untuk berbohong. "Bukannya itu sa

ja permintaanku. Lagian, siapa juga yang ma

ata berbicara secara langsung terdengar jauh le

, setelah beberapa saat

awab apa mem

mu ini nggak ngerti-ngerti juga daritadi, ya! Dari dulu memang sela

nya ke arah jendela. 'Sabar, Silla. Ini semua u

ucap Nathan setibanya dia di ru

ang ikut menyusul sambil

antu rumah tangga datang menghampiri mereka, lalu mengambi

" sahut Silla s

ingin cepat-cepat bertemu dengan istri tercintanya. Kedua kaki itu kini melangkah

pulang, Pak.

han menoleh, lalu turun dari anak

ra sama Bapak dan Nona Silla.

ang, dari pas pergi

bi mengan

athan. Segera dia duduk di sofa lalu menghubungi Elsa via telepon

lum sempat sarapan. Bahkan minum pun belum, karena

gilan, dan empat panggilan akhirnya berh

Sayang. Apa kamu

engar serak seperti bangun tidur.

di mana,

na malam pertamanya dengan

mah, tadi barusan Bibi bilang

as telep

tapi aku pulang. Aku ud

a-tiba, terdengar suara pria dari sana. Dan

Kamu lagi sama Daddy, Yang?"

yah kandung Nathan. Dia memang m

dy. Aku sekarang ada

Gimana sih kamu, Yang?" Nathan semakin bingung, dia

sembunyikan? Itulah y

ggak ingat bahwa semalam menginap di rumah Daddy, jadi aku mengira sekar

di rumah Daddy, Yang? Dan kamu

in kamu dan Silla. Dia bilang kalau aku suruh nginap aja di rumahnya, biar aku nggak kesepia

nerus mengatakan kata 'mengganggu'! Silla itu nggak penting buatk

aku pulang sekarang, ya? Kamu udah sarapan bel

r aku aja yang jemput kamu ke ru

kok!" sahut Elsa cepat. Dan entah mengapa

apa. Aku jal

mau sekalian ke bengkel. Mau ngambil

h bagus aku antar. Udah, y

seketika terputus, saat N

ar dari rumah, lalu ma

ginya. Tadi dia juga tak sengaja mendengar percakapan Natha

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menjadi Madu Sahabatku
Menjadi Madu Sahabatku
“"Silla, kamu mau 'kan jadi maduku?" Seperti petir yang menyambar di tengah hari, Silla terkejut mendengar permintaan tak terduga dari Elsa–sahabatnya, yang selama ini dianggapnya sebagai saudara. Selembar kertas hasil pemeriksaan dokter menunjukkan jika dia tidak subur, Elsa akhirnya meminta Silla untuk menjadi madunya. Hanya sebentar, hanya sampai Silla berhasil melahirkan keturunan untuk suami Elsa. Awalnya, Silla menolak dengan tegas. Namun, desakan terus menerus membuatnya akhirnya setuju. Lalu, bagaimana jika dirinya terjebak dalam lingkaran pernikahan itu? Apalagi, sedari dulu hingga sekarang, Silla rupanya masih memendam rasa kepada Nathan-suami dari Elsa. Akankah semaunya berjalan semestinya? Atau, Silla justru tak ingin lepas dari Nathan?”