icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Putriku Bukan Anak Pembawa Sial

Putriku Bukan Anak Pembawa Sial

icon

Bab 1 Satu

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 25/02/2024

da putri kecilku ya

garan Luna terganggu. Semua itu karena kesalahanku, saat itu aku yang sedang mengandung Luna berusaha untuk menggugurka

mbil berjalan ke arah Luna yang

mbil tersenyum ke arahku yang

ang Luna tidur siang dulu!"perinta

Luna sambil mende

mainnya dilanjutkan nanti sore

wab Luna samb

a. Siang itu kupandangi wajah polos putriku yang masih berusia 5 tahun ini. Kin

rusaha untuk menggugurkan mu ini semua tidak ak

tahun yang lalu tepat saat aku melahirkan Luna suamiku meninggalkanku entah k

sa menjadi ayah dan suami yang baik untuk kami justru meninggalkan kami tanpa alasan yang jelas. Hatiku saat

yaku kepada Mas Niko yang s

mpuan miskin dan pembawa sial sepertimu," jawab Niko

an aku dan Luna. Mas

itu hanya bisa membuat ku malu saja!" b

gan tinggalkan kami. Mas," jawabku sambil memeg

menarik paksa tangannya hi

im piatu berusaha merawat merawat Luna seorang diri. Semua aku lakukan demi menyambung hidup kami berdua, Luna y

a sambil mengusap air mat

menggelengkan kepala agar Luna

ucap Luna sambil m

ku sambil menggandeng tanga

udah rapi berjalan keluar rumah untuk bermain dengan teman-teman sebayanya. Tidak berap

l duduk di lantai yang

p hari makannya telur dadar terus," u

pernah pilih-pilih makanan selama i

makanan untuk hari itu dan besok. Untungnya Luna tidak pernah mengeluh ataupun protes dengan

kok gak pulang-pulang, apa nggak kangen sama Luna," tiba-tiba

belum matikan kompor, kami permisi dulu. Bu," jaw

ersinggung kepada mereka. Namun, aku hanya tidak mau Luna bertanya tent

sih ingin main sama teman-teman," tanya Luna y

a Ibu saja ya. Nak," jawabku

termasuk orang lama, karena sejak menikah dengan Mas Niko aku memutuskan untuk menempati rumah peninggalan al

*

lak untuk ikut dengan alasan hari ini dia ingin bermain dengan salah satu temannya yang ada di samping rumah. Karena hari itu pekerjaanku tidak

itipkannya disini sebentar,katanya dia mau main sama

suk sini. Nak," jawab sang

an tunggu Ibu disini sampai Ibu pulang kerja,"

erasa waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang. Setelah menyelesaikan semua pekerjaan hari ini aku pun bergegas pul

lihatnya duduk sambil

Luna sambil be

bukannya tadi Luna main sama t

Luna, apa karena Luna tidak puny

kenapa dia bisa berpikiran seperti itu,

anak haram itu apa sih. Bu?" tanya Lu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Putriku Bukan Anak Pembawa Sial
Putriku Bukan Anak Pembawa Sial
“Namaku Rani aku adalah ibu sekaligus ayah untuk putri tunggalku yang bernama Luna. Luna tidak seperti anak pada umumnya. Dia memiliki gangguan pada pendengarannya sejak bayi. Semua itu terjadi karena aku sedang depresi karena perilaku kasar suamiku. Hingga membuatku nekat melakukan aborsi kepada anak yang aku kandung. Namun, Allah berkehendak lain janin yang ada di dalam kandunganku selamat dan kini menjadi seorang gadis yang sangat cantik. Mas Niko suamiku yang kasar itu meninggalkanku entah kemana. Sejak Luna lahir kedunia dia tidak pernah melihat sosok ayahnya. Kini setelah Mas Niko pergi aku harus berjuang untuk kehidupanku dan Luna di masa depan. Karena aku tidak ingin apa yang aku alami saat ini dirasakan juga oleh putri kecilku.”
1 Bab 1 Satu2 Bab 2 Dua3 Bab 3 Tiga4 Bab 4 Empat5 Bab 5 Lima6 Bab 6 Enam7 Bab 7 Tujuh8 Bab 8 Delapan9 Bab 9 Sembilan10 Bab 10 Sepuluh 11 Bab 11 Sebelas12 Bab 12 Dua Belas13 Bab 13 Tiga Belas14 Bab 14 Empat Belas 15 Bab 15 Lima Belas16 Bab 16 Enam Belas 17 Bab 17 Tujuh Belas 18 Bab 18 Delapan Belas 19 Bab 19 Sembilan Belas 20 Bab 20 Dua Puluh