icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Derita Gadis Ternoda

Bab 3 Bang Lukman

Jumlah Kata:1343    |    Dirilis Pada: 18/02/2024

an meletakkan telapak tangan di kening. Tangan yang satunya menyeret koper. Langkahnya terus maju menuruti kata hatiny

-orang lalu lalang dengan b

mineral dari pedagang asongan. Ia harus

ambil mengusap lembut perutnya

ungi Hesti dan Rida, tapi ponselnya mati kehabisan daya baterai. Baru tadi malam ia sem

keadaan baik-baik saja, dua orang bocah mengendarai sepeda motor den

aat, hingga akhirnya pani

mengejar. Padahal ia tahu langkah kecilnya tak kan mampu mengejar pencopet

i sejauh 1 kilometer, dan kedu

aling kerja sama. Mustahil barang Neng bisa kembali," u

alanya dengan menghirup udara sebanyak-banyaknya. Ia

Ana balik badan, lalu berlari kecil menuju terminal kembali. Ia mer

ana," gumamnya harap-harap cem

tempatnya semula di terminal Kampu

berkunang, perutnya keram, lalu pandangannya beru

*

Ana. Ibu yang lain mengoles minyak kayu putih pada hidungnya. Tubuh Ana dibari

era duduk tatkala mendapati dirinya

k kayu putih tadi. Ana mengedarkan pandangannya, sampai mata

Ana tak meresponnya. Ia masih bi

pria itu lagi. Ia menggeser

Om," jawab An

ampang gue kayak om-om. Pan

akut melihat perawakan pria yang bernama Luk

mu lari-lari." Ibu yang memakai apron dan mengoleskan minyak

ya sedikit pusing aja. Maaf sud

u. Nanti para pelanggan pada kabur.

engan

ke sini, eh langsung pingsan," ucap Lukm

tas saya hi

lu ke mana? Siapa tau k

ncananya, setelah sampai di Jakarta ia akan menghubungi R

gak tahu

rga yang m

engge

epon keluarga

nggele

ng mau lu

tujuan, bang. Saya

kok

" Ana mengel

er

a belum b

s lu d

a ekspresi Lukman akan seper

muda, gampang banget nyerahin

hatinya sakit mend

k minta tanggung jawa

ang hamilin saya?" Air m

t, mulutnya m

arus bertanggung jawab?" tanya Lukman keheranan. Suaranya mening

m, ia malu. Banyak m

emain juga ternyata." Lukman

diperkos

t terukir di wajahnya perlahan memudar.

n itu lagi. Tapi saat ini ia butuh bantuan. Ia tak punya apa pun selain b

encana

ngelus perutnya, karena ia me

Siapa tau kita bis

ari Ria

di sini? Jadi lu mau tinggal di mana? Jak

hidupnya kelak sudah membuatnya ketakutan. Apalagi kondisinya sedang hamil. Perlahan air mata menetes la

areng gue?" tawar

uh tanda tanya. Ia baru saja mengenal pria itu. Ia

Gue bukan laki-laki bejad.

k bisa makan dan punya t

k kerjaan. Nanti lu bisa grat

a merasa tawaran Lukman adalah satu-satunya jalan keluar

g dan teh hangat. Satu diberikannya

da motor keluar dari area terminal, meny

daraan yang lalu lalang, bus, mobil, motor, semuanya penuh sesak memenuhi badan

uah jalan. Plat bertuliskan Jl. Ka

ebuah rumah berpagar hitam yang halamannya cukup luas

ya bongsor, kira-kira dua kali lipat lebih lebar dari Lukman. Bibirnya bergincu merah menyala. Alisn

uan ini?" ter

a sembunyi di b

." Lukman menempelkan telun

awa perempuan lain ke

ah menerima tawa

el-nempel sama lakik gue?"

u. Nggak enak di dengar

ng tahu kalau lu main s

," jawab

yeee, selingkuh

hamil," bi

, jahat! tega lu sama gue. Gue salah apa sama lu bang? Apa kar

entakkan kakinya ke lantai, lalu beringsut m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Derita Gadis Ternoda
Derita Gadis Ternoda
“Namanya Ana. Ia perempuan muda yang cantik, pendiam dan sangat lugu. Tak pernah terlintas sedikitpun dalam benaknya kalau ia akan menjadi korban pemerkosaan. Ana hamil dan diusir oleh ayahnya. Ia berangkat ke Jakarta dan membawa janin dalam perutnya. Di Jakarta pahitnya kehidupan Ana dimulai. Ia bertemu dengan Lukman yang banyak membantunya. Akan tetapi istri Lukman yang bernama Juju sangat jahat. Ana mengalami penindasan dan siksaan selama tinggal bersama Juju. Sementara Lukman bertolak belakang dengan istrinya, ia sangat prihatin dan selalu membantu Ana karena ia merasakan getaran di hatinya ketika melihat Ana. Dan Di Jakarta juga akhirnya Ayu bertemu dengan sosok yang telah memperkosanya dulu”
1 Bab 1 Diusir2 Bab 2 Tragedi di kebun tebu3 Bab 3 Bang Lukman4 Bab 4 Ana baik-baik saja5 Bab 5 Nyonya dan babu6 Bab 6 Tuan Lukman 7 Bab 7 Hati Lukman 8 Bab 8 Kompor ibu-ibu komplek 9 Bab 9 Pingsan10 Bab 10 Bedrest 11 Bab 11 Boss Alan12 Bab 12 Telpon dari Ana13 Bab 13 Juju kabur14 Bab 14 Pendarahan15 Bab 15 Juju pulang16 Bab 16 Lima belas juta17 Bab 17 Syarat18 Bab 18 Kembali pulang