icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Modal Dusta

Bab 3 Ujian hidup

Jumlah Kata:1071    |    Dirilis Pada: 18/01/2024

b

an yang

n menjadi security di sebuah pabrik,"

kamu gimana?"

kebagian dinas malam. Mulai pukul delapa

t semakin turun. Sedangkan kebutuhan

api sejak covid melanda negeri ini, semua orang banting stir membuka usaha

. Beliau sering sakit efek terkena angin malam. Walaupun bisa tidur

iar aku yang telepon Bos security kamu, Mas!

aja kuberitahukan kondisi Mas Haris. Keesokan harinya

Mas sedang gak punya uang. Apalagi

ter. Sekarang kita berobat sebelum penya

panku. Ia hanya pasrah sambil me

klinik langganan saja. Biar pun mahal tapi kit

n kalau gak digunakan. Di klinik itu bayarnya

bolak-balik gak sembuh juga. Ujung-ujungnya kita

Mas Haris tak

menit kem

i. Dimas dan Danu sedangkan Diah lahir dikampung ayahnya. Tak

s mulai mengalami serangkai pemeriksaan. Aku sudah

*

okter. Masih untung bisa menebus resep lewat puskesmas. Jadi

a yang jadi pantangan selama mengkons

jawabny

ris mematuhi aturan itu hanya sebulan. Beliau kembali

nakku sudah mengingatkan aku, tak usah mendengarkan lagi keluhan ayahnya.

bat jangka panjang bisa merusak kerja g

ingin seperti itu. Kita hanya mengingatkan. Selanjutnya ya

au sendiri yang membuat aturan tanpa mau mendenga

Haris cerita tentang kondisi kios, modal yang ki

di malah kamu suport, berharap dia menang terus membayar dua kali lipat sesuai perjanjian.

sering kalah lalu tak datang lagi ke kios untuk membayar. Sementara hutang

rjanjian hitam di at

rteman sejak lama. Hampir dua puluh tahun teman Mas itu no

kerjaan teman kam

el polisi alias tek

menagih hutang k

ibalas. Nomornya masih aktif hingga sekarang. Sampai ponsel Mas hilang di

enjadi taruhannya. Berpikir tiada henti tanpa ada solusi sama sek

embantu mencari nafkah untuk membiayai k

ohan sendiri. Berharap dapat untung besar dari cara y

*

?" sapaku ke sohib

hutnya dengan emoji peluk. Kebetulan sali

buka warung di depan

jarang online di meds

Nongkrong di warungku asiik

. Entar aku kabari kalau

untuk promo di gofo** unt

sepertinya hoki di usa

i kebutuhan hidup. Kios suamiku sedang sepi pembeli

u, ya. Aku turut prihatin ya, Niki

na kabarnya W

ngkrong bareng. Kamu masih sering

ung udah gak pernah ch

mu seriusin pasti hasilnya nyakitin hati sebab kekasih bayangannya banyak

benar deh," balasku tak mau ka

mana, Niki, masih lanjut at

Aku mau fokus di w

etiap hari. Beda dengan dagang online

ke layar ponsel, aku hapal betul dengan nomor tersebut. Segera ku akhiri percakapa

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Modal Dusta
Modal Dusta
“Awalnya secara tak sengaja, aku mengenal lelaki tampan ini dari seorang teman. Saat itu suasana hatiku sedang tidak baik-baik saja. Aku merasa hampa dan kecewa dengan sikap suami yang semakin hari makin kasar dan jarang menafkahi keluarga. Perkenalan itu ternyata berlanjut karena lelaki tersebut memberikan respon yang baik bahkan bersedia mendengarkan curhatanku. Aku merasakan ada getaran aneh dihati tiap lelaki itu memberikan perhatian melalui pesan singkat. Ternyata lelaki tersebut mempunyai perasaan yang sama. Bagaimanakah sensasinya bermain hati dengan lelaki muda. Apakah hubungan ini terus berlanjut? Reader yang baik hati, jangan lupa tag love dan komen ya.”
1 Bab 1 Perkenalan2 Bab 2 Tulang punggung3 Bab 3 Ujian hidup4 Bab 4 Pembeli pertama5 Bab 5 Penagih hutang6 Bab 6 Curahan hati7 Bab 7 Ancaman8 Bab 8 Keadaan yang sama9 Bab 9 Pesan singkat10 Bab 10 Transfer uang11 Bab 11 Penasaran12 Bab 12 Membongkar aib13 Bab 13 Rencana kuliah14 Bab 14 Suara terisak15 Bab 15 Suara ketukan16 Bab 16 Haris tak pulang17 Bab 17 Candu judi18 Bab 18 Gadai motor19 Bab 19 Bayar hutang20 Bab 20 Rejeki anak21 Bab 21 Mendua hati22 Bab 22 Senyum licik23 Bab 23 Butuh kehangatan24 Bab 24 Rasa nyaman25 Bab 25 Susah move-on26 Bab 26 Nelangsa27 Bab 27 Kecewa berat28 Bab 28 Hampa29 Bab 29 Cinta dalam hati30 Bab 30 Mantan terindah