icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Modal Dusta

Bab 5 Penagih hutang

Jumlah Kata:1085    |    Dirilis Pada: 18/01/2024

b

t aku?" sapa lel

ra, ya?" aku

kamu. Aslinya gak jauh beda de

tan seumuran dengan k

a sambil mengamati warun

emana? Kok gak ikut menem

adi malam pulangnya sampai laru

ini diantar sia

ang pergi kuliah nanti pulangnya langsung kes

u aku banyak t

pagi-pagi udah mampi

da kerjaan alias se

ekerja dimana?" t

ng membutuhkan kejelasan st

an mahal juga karena kulihat dari tulisan a

arapan apa?

ngin kenal dan temani kamu

nasi gurih komplit dan segelas teh hangat untuknya. Lalu

g sekitar warung tempatku berjualan. Sekarang semakin lumay

gah sibuk meladeni pembeli. Sengaja aku bersikap acuh ke Wira agar tak menimbulkan tanya bagi pembeli yan

m kemud

di atas meja, rokok dan pon

ambil meletakkan selembar uang k

dah mau singgah

ta lanjut chatingan ya!" bisi

ung yang tengah berdegub kencang karena tatapan Wira yang penuh arti.

*

, ti

h sambil membu

turun dari motornya sambil meletakka

datang juga?

embuka kios jadi jangan diharap

membereskan kios yang dalamnya masih berantakan. Sele

es jagungny

jalan pulang," jawabnya samb

ai ya, kelihatan lauk disetelin

yang singgah. Sudah banyak yang tahu a

olong jagain kios ya!"

latnya gantia

il menjaga warung. Pasti repot jadinya, makan

ke warung. Apa dia tak malu punya teman dek

ebuah pesan masuk me

chat kamu," ja

terlihat canti

g keseribu yang memuji," ba

okil deh,"

apa?" aku b

irin kamu,"

ran, kebanyakan melamun d

ah sarjananya dian

elum ada panggilan dari

lannya gak jelas, mana ada cewek yang be

g, t

kuabaikan karena Diah datang ke warung. Kubuat mode diam

angan Diah, ya! Tadi ketinggal

yimpan ponsel ke dalam ta

dengan Wira, tapi melihat statusnya yang rada gak jelas begitu jadi bingu

*

ah suara dari belaka

, Mas?" tan

?" lelaki itu

, masih di ru

istrinya H

apa Mas?"

n. Biasanya tanggal segini ud

mlah hutang Mas Haris

Haris lalu menunjukkan padaku. Sudah kuduga kalau hutangnya sedikit tak

s Haris," ucapku setelah m

Masih banyak lagi jumlahnya jadi harus rajin membay

tu pergi bersama sepeda motornya. Diah yang da

ang sebanyak itu pasti mencicilny

agi. Sanggupnya seper

r itu orangnya baik. Gak n

ahmu belanja dulu, jadi merek

untuk belanja. Diah memberikan kunci motor. Bersyukur anak gad

awa penuh belanjaan di dalam keranjang. Melihat aku

h itu baru pulang ke rumah," ucapk

a sore, biasanya pul

dang ramai pembeli pulangnya

meminjam uang pad

ang Ibu dengan berbagai alasan,

ang," kata Diah sambil memas

a grosir datang mena

n dulu pakai uang kam

marin belum pernah sekali

anya sejak pagi hingga sore di luar rumah. Saatnya pulang dan is

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Modal Dusta
Modal Dusta
“Awalnya secara tak sengaja, aku mengenal lelaki tampan ini dari seorang teman. Saat itu suasana hatiku sedang tidak baik-baik saja. Aku merasa hampa dan kecewa dengan sikap suami yang semakin hari makin kasar dan jarang menafkahi keluarga. Perkenalan itu ternyata berlanjut karena lelaki tersebut memberikan respon yang baik bahkan bersedia mendengarkan curhatanku. Aku merasakan ada getaran aneh dihati tiap lelaki itu memberikan perhatian melalui pesan singkat. Ternyata lelaki tersebut mempunyai perasaan yang sama. Bagaimanakah sensasinya bermain hati dengan lelaki muda. Apakah hubungan ini terus berlanjut? Reader yang baik hati, jangan lupa tag love dan komen ya.”
1 Bab 1 Perkenalan2 Bab 2 Tulang punggung3 Bab 3 Ujian hidup4 Bab 4 Pembeli pertama5 Bab 5 Penagih hutang6 Bab 6 Curahan hati7 Bab 7 Ancaman8 Bab 8 Keadaan yang sama9 Bab 9 Pesan singkat10 Bab 10 Transfer uang11 Bab 11 Penasaran12 Bab 12 Membongkar aib13 Bab 13 Rencana kuliah14 Bab 14 Suara terisak15 Bab 15 Suara ketukan16 Bab 16 Haris tak pulang17 Bab 17 Candu judi18 Bab 18 Gadai motor19 Bab 19 Bayar hutang20 Bab 20 Rejeki anak21 Bab 21 Mendua hati22 Bab 22 Senyum licik23 Bab 23 Butuh kehangatan24 Bab 24 Rasa nyaman25 Bab 25 Susah move-on26 Bab 26 Nelangsa27 Bab 27 Kecewa berat28 Bab 28 Hampa29 Bab 29 Cinta dalam hati30 Bab 30 Mantan terindah