icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jerat Cinta Chef Impoten

Bab 5 Bertemu untuk Pertama kalinya

Jumlah Kata:1124    |    Dirilis Pada: 05/11/2023

bergegas untuk pulang. Kali ini bukan kedi

pria dewasa itu langsung membersihka

layar ponselnya cukup lama. Lebih tepatnya dia mema

or ponsel itu. Dia tidak tahu harus mau memulai dari mana untuk me

a?" Bara mengusap

Padahal jika ingin kenalan, ya, tinggal chat seperti layaknya ora

Dion saja, ya?" gu

an dirinya. Terlebih, sahabatnya itu tidak pernah terlihat dekat dengan wanita mana pun

dia berada di pihak menerima, bukan memulai. Apalagi, Zoya terkenal suka gonta-ganti pa

un, saran yang muncul sangat tidak sesuai dengan sifatnya. Hal itu membuat Bara semakin merasa frustrasi di tengah tema

gan saran kon

le g

en

sangat singkat itu, Bara langsung melempar sembarang ponselnya ke tempat tidu

ghh

ya. Lantas, mengambil ponselnya untuk mengecek notifikasi yang masuk. Refleks mata pria itu melotot saat tahu,

824

ap

ena. Sepertinya, setelah dipikir-pikir, pesannya untuk memulai komunikasi dengan gad

le g

a B

benar

ni semua dia lakukan demi aset masa depannya. Tidak mungkin, bukan jika asetnya dibiarkan men

r ke mana-mana. Cepat-cepat Bara meluruskan pikirannya itu, sebelum s

845

aku

yang ketemu d

pa ya

rbasa-basi singkat di pesan itu layaknya orang yang telah kenal lama. Sifat Elena yang ramah dan ceria bisa membawa e

n Elena. Membuat dia merasa nyaman dan tidak lagi canggung untuk mengaja g

takan jika dia bisa bertemu setelah selesai jam kuliahnya. Bagaikan di samb

kan jadi pedofil untuk

*

embuat Bara membatalkan janji temunya dengan gadis kecil itu. Karena, janji tetaplah jan

l itu datang sendiri. Dia sudah menawarkan diri untuk menjemput gadis kecil itu di kampusnya. Tetapi, ditolak kera

a sudah tiba dan berada di hadapan Bar

ri tadi terkesiap dengan senyuman gadis kecil di depannya. "

mengangguk singkat, kemudian

ang husky. "Kakak sudah memesan makanan at

yang tiba-tiba merasa gugup. "Kamu pilihlah

a aku boleh memesan apa pun

. Dan jangan sungkan untuk memesan mak

at suka i

elupakan kegugupan yang baru saja menyerangnya. Dia pun tersenyum kecil, sangat kecil hingga tid

at karena sifat Elena yang ramai. Padahal Bara sangat tidak suka kepada orang yang berbicara saat makan. Namun, dia

Kak Bara i

kan mau sombong atau apa pun itu. Tetapi, sebagai seorang Chef, di

a pria dewasa itu. Mencoba memanci

il itu menghentikan makannya demi menata

menyukai profesinya. Atau berpikiran jelek dengan profesi yang disandangn

u aku mau bantu masak. Tapi, Kak Bara malah jadi seorang ahli

, sontak Bara terkekeh geli. Dia merasa gadis kecil di hada

ba, seseorang menghampiri meja Bara dan Elena. Membuat sepasang anak manusia

ar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jerat Cinta Chef Impoten
Jerat Cinta Chef Impoten
“Zoya terkesiap. Namun, segera dia kembalikan ekspresi normalnya. "Lo udah bisa tegang, Bar?" Bara pria dewasa berusia awal tiga puluhan. Nampak memiliki hidup yang sempurna. Namun, siapa yang mengira, jika pria tampan itu memiliki kekurangan yang sangat fatal bagi seorang laki-laki. Iya, dia tidak bisa ereksi layaknya pria pada umumnya. Bagaimana kelanjutan kisah aset masa depan Bara? Apakah dia berhasil sembuh? Nantikan kisah Bara dengan segala konflik manis percintaannya”
1 Bab 1 Rahasia Pribadi Bara 2 Bab 2 Elene Anastasya3 Bab 3 Pancingan Bara4 Bab 4 Perasaan Zoya5 Bab 5 Bertemu untuk Pertama kalinya6 Bab 6 Mencuri Start7 Bab 7 Pendekatan 8 Bab 8 Modus Bara 9 Bab 9 Menemui Elena 10 Bab 10 Bara mulai Jengah11 Bab 11 Perangkap Bara12 Bab 12 Amarah Bara13 Bab 13 Perminta maafan Zoya14 Bab 14 Ingin Terbuka15 Bab 15 Kejujuran 16 Bab 16 Pengakuan Perasaan17 Bab 17 Hampir Saja18 Bab 18 Tempat yang ingin Elena kunjungi19 Bab 19 Konseling20 Bab 20 Titik Terang21 Bab 21 Kepastian Mendadak22 Bab 22 Pertemuan Dua Keluarga23 Bab 23 Kebimbangan Hati24 Bab 24 Diambang dilema25 Bab 25 KEMBALI AKUR26 Bab 26 Pertunangan dan Keterkejutan27 Bab 27 Seorang Kakak28 Bab 28 Bara yang bodoh29 Bab 29 Tidak Sengaja30 Bab 30 Bersenang-senang31 Bab 31 Kembali berulah32 Bab 32 Menyangkal33 Bab 33 Tanggal lahir34 Bab 34 Insiden35 Bab 35 Menantang ketenangan36 Bab 36 Bara dan rencana dadakannya37 Bab 37 BINGUNG38 Bab 38 Perasaan 39 Bab 39 Pertikaian40 Bab 40 Ujung Tanduk41 Bab 41 Menghakimi Bara42 Bab 42 Mencari akar masalah43 Bab 43 Dion dan Bara44 Bab 44 Ungkapan45 Bab 45 Bertemu46 Bab 46 Hadiah Adrian47 Bab 47 Happy