icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Silver Eyes

Bab 4 Gara-gara sebuah Bola Mata

Jumlah Kata:1017    |    Dirilis Pada: 18/09/2023

. "Bola mata saja kalian makan, jangan-ja

. Segera melancarkan serangan dengan kukunya menutupi

adapi pertandingan antar keluarga karena kemampuannya selalu kala

bentuk kuda-kuda. Lalu dengan memusatkan pikiran ia pun mulai mengingat lagi semua jurus yang bar

alu menurunkan kedua tangannya hingga

runtuh ke tanah. Dan ke-6 datuk itu kembali ter pental. Tap

ar kepala hingga rambutnya berbentuk runcing. Tak lama kemudian ujung ra

rti pisau itu sangat cepat

sama. Dan sekali lagi ke-6 orang datu

sadar kalau pemuda ini harus di keroy

datuk itu melompat menyerang bersama-sama sa

an kokoh di tempatnya. Lalu ia berputar dengan cepat sambil membe

bahkan dapat membuat mereka terluka parah. Karena Ciu San tela

tidak habis pikir. Padahal baru saja mereka memakan m

au di pecah-pecah. Yang boleh adalah meminum air rebusannya s

nya juga ketidak tahuan. Sehingga berbuah

pada mereka. Karena ia merasa tidak ada dendam sama sekali dengan mereka. Sehingg

bit dendam yang sangat dalam di hati mereka masing-masing. Sehingga mereka beren

ebut bergegas pulang kembali ke tempat masing-masi

m pikirannya saat itu adalah mencoba men

menoleh ke bawah. Ternyata jurang itu cukup dalam ia merasa mujur

gumamnya pelan sambil

meringankan tubuhnya dan ilmu be

-putar. Karena ia sendiri masih belum mengenali daerah itu, karena tidak ada

ia selalu mendengar desas

a mata dari seorang pembuat cerita di sebuah restoran. Cer

t tinggi. Karena dia telah mampu hampir menguasai 1/3 dari jurus sembilan planet. Karena kemampuannya itu ia menjadi semena-mena terhadap dewa lainn

dengan itu muncul Ciu San dan ia sempat beradu pandang dengan si pembuat cerita yang usianya sudah tidak muda lagi. Bahkan bole

dua matanya, sehingga ia harus memb

u juga dengan kemampuan. Ternyata ketika sudah hampir tidak ada lagi lawan bagi si dewa yang berjuluk dewa Tata surya karena ia yang menguasai ham

i ini si pemuda itu sudah tidak melihat ke arahnya. Tetapi kedua matanya tampak

kmatilah apa yang masih kamu bisa nikmati.

mbasahi bajunya. Ia pun sempat melirik kembali ke arah si pembuat cerita. Dan ia mulai tertarik dan d

a, "Dewa ini telah menguasai 1/3 dari sembilan tingk

ngat lagi apa yang timbul dalam pikiranny

Matahari?" g

Matahari ini segera menantang Dewa Tata surya. Maka te

cerita itu tiba-tiba ada

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Silver Eyes
Silver Eyes
“Ciu San adalah salah satu keturunan dari keluarga Luk San, yang ayahnya bernama Bun San, begitu disegani di dalam kalangan pemerintah maupun dunia persilatan. Namun, untuk Ciu San sendiri dia sangat lemah, sehingga selalu kalah dalam adu ketangkasan. Pada suatu hari ia kembali kalah dan harus dilarikan dari tempat adu ketangkasan tersebut karena seluruh urat nadi di dalam tubuh hampir putus semua. Dia tertolong tanpa sengaja setelah menyentuh sebuah bola mata milik dari salah satu dewa yang di hukum ke dunia. Mata itu adalah milik Dewa tata surya yang dikalahkan oleh Dewa matahari. Sesungguhnya begitu banyak kultivator yang menghendaki mata dewa itu, sebab dikarenakan mengandung khasiat untuk meningkatkan kultivasi. Pada akhirnya semua orang pun mengetahui kalau Ciu San selamat karena menyentuh mata dewa, mereka akhirnya berniat membunuh dan meminum darah Ciu San agar dapat meningkatkan kemampuan secara cepat. Berhasilkah Ciu San lolos dari orang-orang itu? Dan berhasilkah ia membalas dendam atas kematian orang tuanya”
1 Bab 1 Sepertinya Tak Ada Harapan2 Bab 2 Di Hadang Oleh Orang-orang Tak Di kenal3 Bab 3 Tidak Sengaja di Tolong Oleh Dewa4 Bab 4 Gara-gara sebuah Bola Mata5 Bab 5 Kembali Malah di Tuduh6 Bab 6 Bentrokan Tenaga7 Bab 7 Kembali Tak Berdaya8 Bab 8 Istana Pelangi9 Bab 9 Bukan Ciu San Melainkan roh Dewa10 Bab 10 Teringat Akan Masa Lalu11 Bab 11 Kedatangan yang Tak Terduga12 Bab 12 Pertarungan Antara Aliran Lurus dengan Sesat13 Bab 13 Pengaruh Kaisar kwang Lung14 Bab 14 Ciu San Kembali Menghilang15 Bab 15 Demi Seorang bernama Ciu San16 Bab 16 Kaisar pun Ikut Berburu17 Bab 17 Orang Tua Plin-Pan18 Bab 18 Malang dan Untung19 Bab 19 Matinya si Datuk Barat20 Bab 20 Ciu San Dalam Pengaruh Dewa21 Bab 21 Di Dalam Jurang