icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Silver Eyes

Bab 2 Di Hadang Oleh Orang-orang Tak Di kenal

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 18/09/2023

tranya bersama dengan sang istri berlari menuju kereta kuda yang tadi mereka

tika mereka berdua hendak naik di belakang kuda, terdengar suara adiknya yang bernama Bwe San, "Kalian berdua jang

Terima kasih. Sebaiknya kalian berdua turun saja

n lagi. Bersamaan dengan itu suami-istri tadi segera mencelat

lkan arena pertandingan adu ketangkasan tersebut, dan Tiong San sempat menoleh ke arah la

pergi dari situ ketika melih

pernah menolong Ciu San. Karena Ciu San sudah yang ketiga kalinya meng

rngiang di telinga suami-istri itu dan

aku tidak dapat di sembuhkan sama sekali. Aku

omentar. Karena ia harus konsentrasi ke

nyak orang yang melewati jalan tersebut, dan tiba-tiba saja merek

si. Mereka segera menyerang

datang mendadak itu. Dan rupanya mereka lupa kalau di da

yang menyerang keluarga Bun Sa

an menebas orang-orang yang mencoba menghalanginya dengan senja

juga bertahan agar Mu Yung tidak dapat menge

an Mu Yung. Tetapi ia telah kehilangan je

San telah di culik! Aku akan me

uh dan mereka berdua dikurung oleh orang-orang tanggu

lmu yang sangat tinggi. Karena dia telah mengua

l!" tapi sayangnya ia kurang hati-hati. Salah satu

gera menggunakan jurus andalannya. Tetapi mereka sepertiny

matikan. Yaitu jurus ke delapan dari pukulan telapak tang

ukulan itu, lawan telah meniupkan

enahan napas. Karena ia sedang konsentrasi untuk melancarkan serangan. Ak

pun mengalami luka dalam yang cukup parah. Di tambah

gera menancapkan senjata

uda mereka sehingga kuda itu berlari meninggalkan majik

g Istri merasa tidak enak. Dalam

mbuat dirinya terkena serangan dari l

itu terkena bacok

mpuhkan Mu Yung. Perempuan itu pun tewas dengan cara y

o! aku menyusul mu!" akhirnya i

telah berhasil menculik Ciu San melempar pemu

ja. Tetapi tubuh Ciu San sudah terluka parah. Dan orang-o

sih mengharapkan

sudah lama di tinggalkan. Sehingga tubuh pemuda itu tidak langsung jatuh ke tanah tetapi mengenai at

ngnya pemuda itu tidak dapat bangun. Ia sudah

ng kesakitan. Lalu

am. Hanya bintang-bintang saja yang te

itu. Ketika ia teringat dirinya di culik, ia pun segera teringat akan kedua or

rena pada saat teringat akan kejadian itu perasaan

embali tak s

orang-orang yang mengenakan topeng setan be

jadian tersebut, sampai keesokan harinya, beberapa o

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Silver Eyes
Silver Eyes
“Ciu San adalah salah satu keturunan dari keluarga Luk San, yang ayahnya bernama Bun San, begitu disegani di dalam kalangan pemerintah maupun dunia persilatan. Namun, untuk Ciu San sendiri dia sangat lemah, sehingga selalu kalah dalam adu ketangkasan. Pada suatu hari ia kembali kalah dan harus dilarikan dari tempat adu ketangkasan tersebut karena seluruh urat nadi di dalam tubuh hampir putus semua. Dia tertolong tanpa sengaja setelah menyentuh sebuah bola mata milik dari salah satu dewa yang di hukum ke dunia. Mata itu adalah milik Dewa tata surya yang dikalahkan oleh Dewa matahari. Sesungguhnya begitu banyak kultivator yang menghendaki mata dewa itu, sebab dikarenakan mengandung khasiat untuk meningkatkan kultivasi. Pada akhirnya semua orang pun mengetahui kalau Ciu San selamat karena menyentuh mata dewa, mereka akhirnya berniat membunuh dan meminum darah Ciu San agar dapat meningkatkan kemampuan secara cepat. Berhasilkah Ciu San lolos dari orang-orang itu? Dan berhasilkah ia membalas dendam atas kematian orang tuanya”
1 Bab 1 Sepertinya Tak Ada Harapan2 Bab 2 Di Hadang Oleh Orang-orang Tak Di kenal3 Bab 3 Tidak Sengaja di Tolong Oleh Dewa4 Bab 4 Gara-gara sebuah Bola Mata5 Bab 5 Kembali Malah di Tuduh6 Bab 6 Bentrokan Tenaga7 Bab 7 Kembali Tak Berdaya8 Bab 8 Istana Pelangi9 Bab 9 Bukan Ciu San Melainkan roh Dewa10 Bab 10 Teringat Akan Masa Lalu11 Bab 11 Kedatangan yang Tak Terduga12 Bab 12 Pertarungan Antara Aliran Lurus dengan Sesat13 Bab 13 Pengaruh Kaisar kwang Lung14 Bab 14 Ciu San Kembali Menghilang15 Bab 15 Demi Seorang bernama Ciu San16 Bab 16 Kaisar pun Ikut Berburu17 Bab 17 Orang Tua Plin-Pan18 Bab 18 Malang dan Untung19 Bab 19 Matinya si Datuk Barat20 Bab 20 Ciu San Dalam Pengaruh Dewa21 Bab 21 Di Dalam Jurang