icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MENIKAM MENTAL SUAMI DAN GUNDIKNYA

Bab 4 Bunda Harus Janji

Jumlah Kata:853    |    Dirilis Pada: 09/07/2023

bisa mengurus Safiyah, ayahnya juga sangat sibuk akhir-akhir ini." Ucap bu Sukma, nenek Safiyah. Wajahnya tampak p

ah minta digendong, tak kuat jalan katanya. Biasanya bila ditemani neneknya, mereka akan naik ojek pulang. Pagi

i sudah kenal

ar ojek sampai rumah Safiyah tadi, mending dibelikan garam atau ro

i untuk bapaknya tiga ratus ribu dan keperluan sehari-harinya sampai gajian tiga bulan berikutnya lagi. Kadang Sawitri menyimpan gajinya di celengan miliknya seban

ak capek jalan kaki." Bu Sukma memperhatikan bulir keringat yang

itri mengusap keringatnya dengan ujung j

an Safiyah membuat jantung Safitri kalang kabut. Mana boleh ia temani muridnya i

bab harus masak." Ucap Sawitri sambil me

itri bawa pulang, tertegun sejenak tadi mendengar permintaan cucunya. Kemudian beliau memperhati

au harus masak terus untuk ayah sama aku. Ayah itu makannya banyak bunda." Seloroh si kecil Safiyah, b

i rumah Safiyah." Sawitri merapikan

minum dulu bu guru. Diminum dulu Bu." Bu Sukma

membuka penutup botol dan meneguk air dingin itu hingga tersisa setengah botol saja. Haus benar bu guru ini. Rasa dingin men

banyakan, maaf jangan marah Bu, ini buat bu guru bawa pulang." Ucap bu Sukma s

p Sawitri sudah terharu saja dengan pemberian bu Sukma. Orang k

elihat ekspresi bahagia Sawitri. Ya Allah, mau sekali rasanya bu Sukma p

bu Sukma. Namun drama yang dibuat Safiyah yang tak membolehkan Sawitri

awitri yang sambil menenangkan Safiyah yang

tuanya, pasti belum makan. Orang tua itu sangat berat untuk turun ke dapur, pada

ang sabar dalam mengurusnya. Dulu Safiyah ingat pernah sekali mamanya datang, namun hanya sejam, sebab terlih

au bikin bunda sama nenek susah kan." Sawitri

sok temani aku sampai

angsung bobo siang sama nenek, ya." Ucap Sawitri pelan, sambil menurunkan S

smabil mengangguk dengan bibir

ketemu, besok sayang." Sawitri melambaikan tangan saat ber

dibalas Safiya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MENIKAM MENTAL SUAMI DAN GUNDIKNYA
MENIKAM MENTAL SUAMI DAN GUNDIKNYA
“"Berapa sih, gajimu sebagai guru honor di TK itu? sebaiknya kau turuti saja keinginan Burhan untuk menikahi Nuri, Sawitri." ucap bu Masita pada Sawitri menantunya. Dengan sengaja perempuan bertubuh gempal itu melukai hati Sawitri yang paling dalam dan tanpa perasaan kasihan sama sekali. Rasa lapar yang tadi menghinggapinya sepulang mengajar, menguap begitu saja. "Maaf, Bu..." Sawitri hendak menyanggah mertunya namun sudah terlebih dahulu dibungkam oleh wanita yang harusnya menyayangi dirinya yang sudah piatu ini. "Nggak ada tapi-tapi, lagian kalau Burhan menikahi Nuri, dia bisa membantu perekonomian keluarga ini. Gajinya banyak dibanding kamu, ibu saja sudah dua kali dibelikan baju mahal sama dia" Tandas bu Masita, pedas di telinga Sawitri, seperti memeras jeruk di luka yang masih basah. Sementara Burhan, hanya mendengarkan saja, bagaimana ibunya melukai hati Sawitri dengan sengaja. Tak ada niat sama sekali untuk membela istrinya yang sabar itu. Ia sibuk berbalas chat mesum dengan Nuri, gundik barunya yang baru saja keluar dari apotik membeli pil KB. Mampukah Sawitri mempertahankan rumah tangganya yang penuh onak dan duri? Ikuti cerita ini dan jangan lupa masukin rak buku kalian ya.”
1 Bab 1 Selingkuh 2 Bab 2 Siapa Yang Bertamu3 Bab 3 Murid bernama Shafiya4 Bab 4 Bunda Harus Janji5 Bab 5 Perempuan Licik6 Bab 6 Mari Berpisah7 Bab 7 Persiapkan Diri8 Bab 8 Bunda untuk Ayah9 Bab 9 Perempuan Binal dan Persiapan Sawitri di Pengadilan10 Bab 10 Kehinaan dan Kabar Baik untuk Sawitri11 Bab 11 Kebohongan12 Bab 12 Pantaskah Rasa ini 13 Bab 13 Undangan Mantan14 Bab 14 Datanglah, ibu dan Fia akan menemani15 Bab 15 Malunya Nuri dan Bu Masita16 Bab 16 Pengakuan17 Bab 17 Sesalan18 Bab 18 Flashback19 Bab 19 Sesalan dan Permintaan Maaf20 Bab 20 Hubungan rahasia21 Bab 21 Gigit Jari22 Bab 22 Laki-laki Pecundang23 Bab 23 Kabar Baik24 Bab 24 Belajar Menghargai25 Bab 25 Maukah, Bunda jadi mamanya Shafiya 26 Bab 26 Buka Hati 27 Bab 27 Berapalah gaji saya, sebagai guru honor, Bu 28 Bab 28 Pertemuan yang Salah29 Bab 29 Pernikahan kedua30 Bab 30 Kebahagiaan31 Bab 31 Ekstra Part. 132 Bab 32 Ekstra Part. 233 Bab 33 Ekstra Part. 3