icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KAMU SINI DONG DEKETAN

Bab 4 TER-ISTIMEWA KAMU

Jumlah Kata:1190    |    Dirilis Pada: 05/07/2023

a dengan id card-nya sebagai wartawan menggantung bangga di samping kameranya. Darwis mulai memotret beberapa moment bagus untuk bahan jurnal laporan beritanya, namun

tinggi antara Darwis dan Ilham, lalu tiga wartawan menghampiri mereka dan berusaha mencairkan suasana hati mereka, "Hai hai haiii... Tumben elu berdua akur." sapa Dito, seorang wartawan juga, berusaha mengalihkan emosi dihatinya Ilham dan juga Darwis. Sedangkan dua temannya Dito sengaja berdiri disamping kanannya Darwis, dan disamping kirinya Ilham. Mereka berusaha mencegah terjadinya perkelahian antara Darwis dan Ilham, karena apapun alasannya perkelahian tak akan menyelesaikan masalah, bahkan hanya akan menambah masalah baru, apalagi Dito dan dua wartawan temannya belakangan ini selalu berusaha deketin lagi persahabatan Darwis dan Ilham yang udah retak berat, namun sampai saat ini mereka masih belum berhasil. Ilham melihati mereka satu per satu, lalu kembali melancarkan senyuman sinisnya, terutama pada Darwis, "Gue cabut. Permisi." Ilham melangkah pergi, dan sedari tadi Darwis yang nampak selalu santai kembali menikmati kue yang sekali lahap lagi sudah habis ditangannya. "Mau sampai kapan elu ribut mulu sama Ilham?" tanya Dito memulai pembicaraannya dengan Darwis. "Nggak tau." jawab Darwis, "Gue sih udah nggak ada masalah sama Ilham, tapi Ilham sendiri yang selalu mancing keributan sama gue." Dito tersenyum kecil, lalu nimpalin Darwis, "Jujur. Gue nggak nyangka elu sama Ilham bakal musuhan selama ini karena cewek. Inget bro... Di dunia ini ada tiga hal yang bisa menghancurkan cowok. Harta, tahta, dan wanita. Dan sekarang terbukti elu berdua musuhan bukan karena harta, apalagi tahta, tapi cuma karena wanita." balas Dito berusaha menasehati Darwis, "Hati-hati bro." Darwis terpaku diam menanggapi Dito, lalu setelah merasa misinya selesai Dito dan dua kawan lainnya pamitan pada Darwis, dan melanjutkan tugas mereka. Darwis melepas ketiga temannya dengan senyuman kecil saja. Darwis tak sadar sedari tadi ada sepasang mata yang selalu memperhatikannya, tapi bukan Ilham, melainkan Arini yang masih berdiri ditempatnya berhadapan dengan Marcel, namun sedari awal kedatangan Darwis membuat Arini tak lepas melihatinya, lalu Arini teringat kejadian dua hari lalu ketika sedang mengemudi mobilnya, lalu mesinnya mogok, untung saja mobil itu masih punya daya laju meskipun lemah untuk minggir sehingga tak mogok di tengah jalan. "Kenapa lagi ini mobil." gumam Arini, lalu keluar dari mobilnya, tapi Arini tidak memperhatikan jalanan, sehingga ketika pintu mobilnya terbuka, dibelakangnya ada Darwis sedang melaju dengan motornya. Darwis kaget ketika pintu mobil itu terbuka, lalu Darwis membanting setang motornya ke kanan, tapi malah membuat mo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
KAMU SINI DONG DEKETAN
KAMU SINI DONG DEKETAN
“Sebagai seorang wartawan yang tak banyak tahu tentang cinta, Darwis diperhadapkan pada dua sosok perempuan yang mencintainya dan mempunyai karakter yang berbeda, yaitu Marlenna dan Arini, dan di saat bersamaan Darwis harus menerima kenyataan jika cinta sejatinya, yaitu Wulan, harus pergi berobat ke luar negeri karena lekeumia yang dideritanya sehingga Wulan harus meninggalkan Darwis dalam kesendiriannya. Darwis tidak pernah menyangka jika cinta sejatinya bukan Wulan, tapi Marlenna. Darwis menikahi Marlenna, tapi Marlenna mengandung anaknya Marcel, dan membuat Darwis sedih dengan keputusannya. Sedangkan Marcel masih cinta pada Arini, dan meminta Marlenna menggugurkan kandungannya, tapi Marlenna menolak. Arini tidak ingin Marcel mengkhianati Marlenna, dan selalu menolak cintanya Marcel. Arini mendekatkan dirinya pada Darwis, lalu benih cinta muncul di hati keduanya. Darwis hendak menikahi Arini, namun Arini menolak karena ternyata Arini mengidap kanker. Ketika Arini menghembuskan nafas terakhirnya, Marlenna melahirkan anaknya, namun si jabang bayi tak bernafas, dan di luar dugaan bayi itu kembali hidup bersamaan dengan kematian Arini. Darwis dan Marlenna menamakan bayi mereka Arini. Darwis dan Marlenna akan melanjutkan pernikahannya, namun konflik kembali timbul ketika Wulan dan Aldi kembali hadir di kehidupannya Darwis dan Marlenna. Wulan sudah sembuh dari penyakit leukemia-nya, sedangkan Aldi berhasil terselamatkan dari kecelakaan pesawat karena Aisha yang merawat luka Aldi di salah satu desa terpencil. Cinta lama bersemi kembali dalam diri Darwis terhadap Wulan, begitu juga sama halnya dengan Marlenna terhadap Aldi, meskipun Aldi harus menyakiti perasaan Aisha yang selama ini menyimpan cintanya pada Aldi. Meskipun begitu senyum lembut si bayi mungil Arini selalu bisa menyatukan kembali cintanya Darwis dan Marlenna. Cerita ini mengisahkan tentang lika-liku perjalanan cinta seorang anak manusia. Cinta akan menemukan jodohnya sendiri pada diri setiap insan yang berusaha mencari ketulusan dan keteguhan akan cinta sejati. Sebuah perjalanan cinta yang penuh kerikil dan cobaan dalam diri semua orang. Namun dengan kesabaran dan rasa ikhlas yang mendalam akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki. Kisah ini mengajarkan kita untuk mengerti dan lebih dalam memahami makna terselubung dalam arti cinta yang tulus yang diperhadapkan pada kerikil-kerikil masalah demi mendapatkan satu kata, yaitu bahagia.”
1 Bab 1 GEMURUH CETAR RASA HATI2 Bab 2 KARENA KAMU BIKIN HAPPY3 Bab 3 HARAPAN TERINDAH DI HARI INI4 Bab 4 TER-ISTIMEWA KAMU5 Bab 5 TAKDIR MEMBAWAMU KEMBALI6 Bab 6 MAUNYA AKU YA KAMU7 Bab 7 AWAS KENA MENTAL8 Bab 8 SATU KATA UNTUK PEREMPUAN9 Bab 9 MELIHAT KAMU YANG KURINDU10 Bab 10 TANTANGAN HATI DI TERIMA11 Bab 11 BALAPAN RASA SUKA12 Bab 12 KAMU IYA KAMUUU...13 Bab 13 TAK INGIN JAUH DARIMU14 Bab 14 TAKDIR CINTA UNTUKMU15 Bab 15 ADA KAMU DI HATIKU... SELALU16 Bab 16 TENTANG HATI YANG GUNDAH17 Bab 17 TAK BISA BERDIAM DIRI SAJA18 Bab 18 CINTA TANPA BATAS WAKTU19 Bab 19 KAMU, KAMU DAN KAMU...20 Bab 20 OH SUARA HATI BERGEMURUH21 Bab 21 MENCARIMU KE RELUNG JIWA22 Bab 22 TAK SEMPURNA TAPI NYATA23 Bab 23 UNTUKMU SELALU AKU24 Bab 24 HARUSNYA KAMU ANGGAP AKU ADA25 Bab 25 TENTANG KAMU, AKU DAN DIA26 Bab 26 KARENA KAMU, AKU HAPPY27 Bab 27 MAKIN KAMU BANDEL MAKIN KU SUKA28 Bab 28 BERSAMAMU SELALU... INDAH