icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KAMU SINI DONG DEKETAN

Bab 5 TAKDIR MEMBAWAMU KEMBALI

Jumlah Kata:1171    |    Dirilis Pada: 05/07/2023

. Sekali lagi aku minta maaf ya." balas Arini, lalu pamitan dan beranjak pergi menuju pintu mobilnya. Arini tak memperhatikan sekitar jika ada motor lain yang melaju cepat dari belakang, dan hampir

tak berpaling menatap Darwis. "Nggak." jawab Darwis singkat, lalu dengan segera melepaskan tangannya Arini yang sedari tadi digenggamnya. "Kamu bohong, iya kan?" tanya Arini lagi seakan mendesak Darwis untuk mengatakan yang sebenarnya ia rasakan, "Aku yakin kamu pasti melihat apa yang aku lihat di masa lalu kita." Darwis kembali menatap Arini, dan berusaha untuk tidak mengindahkan apa yang terjadi dengannya, "Elu ngomong apaan sih. Jujur gue nggak ngerti." balas Darwis ketus, lalu segera beranjak menuju motornya. Arini mengejar Darwis dan kembali menggenggam tangannya Darwis, dan penglihatan akan masa lalu mereka terbuka lagi dipikirannya Arini. "Kamu jodohku." kata Arini dengan bibir bergetar menahan perasaannya yang bahagia telah menemukan Darwis, "Kita udah ditakdirkan bersama dari zaman ke zaman, dari kehidupan yang lalu sampai sekarang." lanjut Arini lagi berusaha meyakinkan Darwis, namun Darwis malah menganggap Arini sinting, "Elu ntuh cantik. Gue minta elu jangan gila,

Marcel yang masih berada di samping Arini memanggil namanya, namun Arini seperti tak mendengar suara Marcel, sampai akhirnya sentuhan tangan Marcel di pundaknya Arini menyadarkannya. "Kenapa kamu ngeliatin wartaw

nghampiri Pak Burhan dan menyapanya, sehingga Pak Burhan pun harus pamitan pada istri dan anaknya dan beranjak ngobrol bersama koleganya. Hal yang sama terjadi pada Bu Laras ketika seorang sahabat sosialitanya yang baru datang memasuki area pesta menyapa Bu Laras, lalu Bu Laras pun beranjak pergi dengan sahabatnya itu. Sekarang hanya ada Arini dan Darwis sedang saling berhadapan, dan Arini berusaha mencairkan suasana kaku dengan memulai pembicaraannya dengan Darwis, "Namamu siapa kalo boleh tahu?" tanya Arini sambil mengulurkan tangannya ngajak salaman, dan Darwis menyambut uluran tangannya Arini, dan mereka salaman. "Nama saya Darwis. Panggil aja Darwis." jawab Darwis. "Ak

angguk kecil, "Iya." Arini tersenyum, "Pasti Papa yang minta Pak Binsar ngeliput acara ulang tahun aku, soalnya Papa kan sahabatan sama Pak Binsar." lanjut Arini lagi. Darwis manggut-manggut kecil saja sedari tadi, lalu kemudian Darwis pamitan untuk melanjutkan kerjaannya. Arini hanya tertegun masih melihati Darwis yang sibuk memotret sana-sini untuk kepentingan kerjaannya. Marcel nampak cemburu melihati Arini selalu memberikan perhatiannya pada Darwis, "Aku perhatiin dari tadi kamu kayak kenal banget sama ntuh wartawan." kata Marcel membuka pembicaraan dengan Arini setelah Darwis tak ada lagi di hadapa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
KAMU SINI DONG DEKETAN
KAMU SINI DONG DEKETAN
“Sebagai seorang wartawan yang tak banyak tahu tentang cinta, Darwis diperhadapkan pada dua sosok perempuan yang mencintainya dan mempunyai karakter yang berbeda, yaitu Marlenna dan Arini, dan di saat bersamaan Darwis harus menerima kenyataan jika cinta sejatinya, yaitu Wulan, harus pergi berobat ke luar negeri karena lekeumia yang dideritanya sehingga Wulan harus meninggalkan Darwis dalam kesendiriannya. Darwis tidak pernah menyangka jika cinta sejatinya bukan Wulan, tapi Marlenna. Darwis menikahi Marlenna, tapi Marlenna mengandung anaknya Marcel, dan membuat Darwis sedih dengan keputusannya. Sedangkan Marcel masih cinta pada Arini, dan meminta Marlenna menggugurkan kandungannya, tapi Marlenna menolak. Arini tidak ingin Marcel mengkhianati Marlenna, dan selalu menolak cintanya Marcel. Arini mendekatkan dirinya pada Darwis, lalu benih cinta muncul di hati keduanya. Darwis hendak menikahi Arini, namun Arini menolak karena ternyata Arini mengidap kanker. Ketika Arini menghembuskan nafas terakhirnya, Marlenna melahirkan anaknya, namun si jabang bayi tak bernafas, dan di luar dugaan bayi itu kembali hidup bersamaan dengan kematian Arini. Darwis dan Marlenna menamakan bayi mereka Arini. Darwis dan Marlenna akan melanjutkan pernikahannya, namun konflik kembali timbul ketika Wulan dan Aldi kembali hadir di kehidupannya Darwis dan Marlenna. Wulan sudah sembuh dari penyakit leukemia-nya, sedangkan Aldi berhasil terselamatkan dari kecelakaan pesawat karena Aisha yang merawat luka Aldi di salah satu desa terpencil. Cinta lama bersemi kembali dalam diri Darwis terhadap Wulan, begitu juga sama halnya dengan Marlenna terhadap Aldi, meskipun Aldi harus menyakiti perasaan Aisha yang selama ini menyimpan cintanya pada Aldi. Meskipun begitu senyum lembut si bayi mungil Arini selalu bisa menyatukan kembali cintanya Darwis dan Marlenna. Cerita ini mengisahkan tentang lika-liku perjalanan cinta seorang anak manusia. Cinta akan menemukan jodohnya sendiri pada diri setiap insan yang berusaha mencari ketulusan dan keteguhan akan cinta sejati. Sebuah perjalanan cinta yang penuh kerikil dan cobaan dalam diri semua orang. Namun dengan kesabaran dan rasa ikhlas yang mendalam akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki. Kisah ini mengajarkan kita untuk mengerti dan lebih dalam memahami makna terselubung dalam arti cinta yang tulus yang diperhadapkan pada kerikil-kerikil masalah demi mendapatkan satu kata, yaitu bahagia.”
1 Bab 1 GEMURUH CETAR RASA HATI2 Bab 2 KARENA KAMU BIKIN HAPPY3 Bab 3 HARAPAN TERINDAH DI HARI INI4 Bab 4 TER-ISTIMEWA KAMU5 Bab 5 TAKDIR MEMBAWAMU KEMBALI6 Bab 6 MAUNYA AKU YA KAMU7 Bab 7 AWAS KENA MENTAL8 Bab 8 SATU KATA UNTUK PEREMPUAN9 Bab 9 MELIHAT KAMU YANG KURINDU10 Bab 10 TANTANGAN HATI DI TERIMA11 Bab 11 BALAPAN RASA SUKA12 Bab 12 KAMU IYA KAMUUU...13 Bab 13 TAK INGIN JAUH DARIMU14 Bab 14 TAKDIR CINTA UNTUKMU15 Bab 15 ADA KAMU DI HATIKU... SELALU16 Bab 16 TENTANG HATI YANG GUNDAH17 Bab 17 TAK BISA BERDIAM DIRI SAJA18 Bab 18 CINTA TANPA BATAS WAKTU19 Bab 19 KAMU, KAMU DAN KAMU...20 Bab 20 OH SUARA HATI BERGEMURUH21 Bab 21 MENCARIMU KE RELUNG JIWA22 Bab 22 TAK SEMPURNA TAPI NYATA23 Bab 23 UNTUKMU SELALU AKU24 Bab 24 HARUSNYA KAMU ANGGAP AKU ADA25 Bab 25 TENTANG KAMU, AKU DAN DIA26 Bab 26 KARENA KAMU, AKU HAPPY27 Bab 27 MAKIN KAMU BANDEL MAKIN KU SUKA28 Bab 28 BERSAMAMU SELALU... INDAH