icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Nenek Mertua Yang Culas

Bab 5 Pertikaian Ayah dan Anak

Jumlah Kata:1057    |    Dirilis Pada: 21/06/2023

aranya menatap bahwa kali ini ia t

kamu kembali dan mengacau di sini?" evaluasi Ravind

. "Aku harus kembali, Pa. Tebakanmu mengenaiku tidak pe

empat berpikir aku bisa hidup se

decak, memal

ak, itu adalah

guk, tersenyum picik. Merasa Rav

atku tidak bisa melakukan apa-apa ketika k

enjadi tuan muda Narendra, disaat orang-or

ingin Ravindra dengar, ia berikan sebagai ha

dan lagi hanya di dalam hati. "Aku akan mendapatkan ijinmu

mbanggakan dirinya sendiri, membuat Elang tidak b

terus mengingat bahwa pengaruhnya terhad

jika Elang melak

san yan

Kau pikir, hidup di luar itu

mereka akan sulit beradaptasi dengan hidup

a begini kepadanya. Tidak lebih dan tidak kurang,

tidak banyak menuntut penjelasan darinya, Elan

peperangan dengan

g Papa inginkan, aku bisa membebaskan diri dengan m

n menjilat ludahnya sendiri dengan k

dak bisa mengungk

keluarga kita, 'kan, Pa?" tan

g, ia menatap lurus d

ernah berubah. Elang selalu bergetar takut, bukann

ang ingin Papa

mana dengan

elesai, Elang memancing untuk bi

secara gamblang menyinggung hal bes

a restu dari saya," imbuh Ravindra, rahangny

ng ialah dengan meninggalkan keluarga be

mula semua

rut. Tidak ada satupun yang saya katakan b

Kau pergi, bahkan tanpa me

ahan dengan bergumam setuju. "Ken

ana

panjang, itu terlihat

Pa? Papa tidak pernah tertari

waktu ya

, membongkar sesuatu yang membuatnya hampir g

kti kuat agar Ravindra ti

dupnya hanya karena tidak berkenan memberi

embuan

ra, memberi gertakan k

keluarga terhormat, bagaimana Ela

ajar dan mendapatkan sifat

itu lepas. Tidak ada yang lucu, tidak tepat kond

tanya, lalu ketika aku member

ngusap wajah. Ia sudah tidak mabuk

g. Bertemu dengan Ravindra adalah suat

avindra sungguh menyulitkannya. Urusan ini tid

au datang ke sini seorang diri? D

tr

gguh membuat

k diakui? Apa pria i

uarga itu, tiba-tiba dipedulikan l

ia itu melangkah maju, mendekat pada Ravindra. "Kub

u

ju sudut wajah Elang. Sosok tampan itu kini

uhmu untuk membuangny

ada ja

tau apapun yang kalian putusk

elesaikan kalimatnya, dar

melakukan hal memalukan seperti ini?!" teriak Ravi

ngannya membuat kepalan. "Mari hentikan saja." Suara itu

jika hal ini sampai tercium orang lain

"Kalian bahkan tidak mendukung pernikahan kami dan mengan

nginkan? Jangan jadi manipulatif, Pa! Katakan s

l

ampara

Elang, nyeri di kepa

melakukan hal tersebut sejak awal?" Pria yang sudah ba

tidak akan bisa melup

ya, masalah apa yang melilit dirinya, konflik b

ah berakhir,

ototi Ravindra, menunjuk pria itu dengan sorot matanya. "Akan aku bu

lain adalah karena

lang, Ravindra

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Nenek Mertua Yang Culas
Nenek Mertua Yang Culas
“Sudah bau tanah bukannya tobat, Ambarningsih malah semakin menjadi kelicikannya, hati dan pikirannya culas. Dengan penuh drama dia berulah menghancurkan rumah tangga Ravindra-putranya sendiri dengan Dewi-wanita dari kalangan rakyat jelata. Kini, rumah tangga Elang-cucu laki-lakinya dengan Citra yang akan dia hancurkan. Akankah Ambar berhasil kali ini? Atau dia menyesal dan bertobat atas perbuatannya karena Citra berhasil meluluhkan hati Ambar yang sekeras batu karang?”