icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku

Bab 5 Diusir

Jumlah Kata:1712    |    Dirilis Pada: 30/05/2023

ang aku sangat ingin keluar dari rumah ini untuk sekedar mencari hawa

nenangkan suamiku ya

da suamiku yang tengah memasu

sambil menatap mataku yang

ya nggak kemakan," ucapku yang beralasan agar su

tuk saat ini aku ingin menenangkan pikiranku dengan keluar sementara dari ruma

ggal kamu sejak kecil dan juga rumah yang sudah kita tinggali selama tiga tahun, yang melindungi kita

u pergi dari rumah yang tak pernah membuatmu nyaman ini. Andai saja aku punya tabungan, aku pasti sudah membawamu ke

u dan Ayah yang tak menyukaiku, ini semua tentang waktu Mas. Nanti lama-lama mungkin Bapak dan Ibu akan bisa bersikap b

mau mengerti keadaanku," balas Mas Miko yang tanpa dis

pertimu Sayang," ucap Mas Miko sambil t

sengaja menyentuh luka pada tanganku kare

Miko panik mendengar

berusaha menutupi luka yang

sik untuk mencari sesuatu yang membuatku kesakitan, hingga

akpapa?" ucap Mas Miko dengan nada tegas sambil memeg

luka bakar biasa kok, nanti juga sembuh," balasku l

Apakah kamu menganggap kamu suamimu?"

rmaksud seperti itu," ucapku d

dan kesedihanmu sendirian ya. Aku sebagai suami tidak bisa peka, maf

anismu ini," balasku yang akhirnya bisa membuat Mas Miko ter

ningku dengan penuh cinta. Hal sepert

lum lukamu ini Sayang?"

s," balas

ibuk banget tadi ya," balas Mas Miko yang kemudian b

terluka gini, tapi mereka masih tidak bisa menghargai sedikitp

ntih dan membuat Ma

Mas Miko yang mengira aku merintih kesakitan kar

a," balasku yang membuat Mas Miko

sengin suami," balas Mas

h yang membu

Ibu sama Bapak. Gimana kalo malam ini kita kes

udah berniat untuk mengajak Mas Miko untuk kesana malam ini, namun belum sempat aku mengatakan keinginank

nyaku dengan mat

ep di rumah mereka. Karena besok kan aku libur,

jakmu sowan ke rumah ibu, karena kan kita sudah lama banget nggak ber

ampai jarang mengunjungi Bapak dan Ibu, mereka pasti sangat

rti kok," balasku yang berusaha membuat M

bungan. Andaikan aku punya uang, aku pasti sudah akan mengajakmu pergi dari ruma

tu Mas," balasku sambil menutup

awa beberaa baju pergi buat be

Mas?" tanyaku yang tidak

menikah, kita tidak pernah mengajak Bapak dan Ibu jal

keinginan itu hanya menjadi impian. Dan tanpa kusangka-sangka ternyata Mas Miko yang akan

ada orangtuaku," balasku sambil memeluk M

seperti orangtuaku sendiri Sayang," ba

Bapak ya, biar mereka nggak kepikiran, apala

hubung istriku tercinta yang meminta. Aku akan m

pergi di dalam tas. Setelah selesai bergant

Mbak Dina sedang asyik makan masakanku, namun aku

n mau berkunjung ke rumah mertua mau nginep d

ti merong-rong kamu, pasti mereka akan meminta uang sama kamu," uca

u tak peduli, tapi saat keluargaku yang

Tolong Ibu jangan selalu berpikiran buruk dengan orangt

sti ibu kamu ....," ucap

anya, atau aku akan pergi dari rumah ini dan tak akan k

tak punya tabungan untuk membeli rumah, sedangkan mobil yang sel

ina dan Rio yang akan membuat kami bahagia, bukan seperti kamu yang bisanya cuma nyusahin doang

n dengan saudara-saudaranya. Aku saja

an Mas Miko agar amarahnya mereda. Sebenarnya aku sakit hati juga mendengar suamiku dir

ucapku sambil memeg

kannya membahagiakan orangtua, malah berani ngelawan sama orang

ernya nggak mau Bapak sekolahkan tinggi-tinggi kalo akhirnya akan

Miko bertengkar dengan orangtuanya karena aku. Andai saja Mas Miko tak meni

lebih baik. Pekerjaan Salma bagus, berasal dari keluarga kaya dan

nya hati," jawab Mas Miko den

nanti kemaleman," ucapku yang mena

ah balik sekalian. Biar jadi gembel," ucap Mbak

mbut Mbak Dina, tapi aku segera menar

m itu. Mas Miko dan aku langsung masuk ke dalam mobil, ia segera

a bicara. Tampak kekecewaan dan amarah di mata Mas Miko. Mungkin kalim

k mengajaknya bicara. Aku mengelu

ng hem saja. Matanya masi

emosi, jangan dimasukkan hati ya," ucapku yang terus berusaha mendi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku
Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku
“Menjadi istri yang diterima baik di keluarga suami adalah impian semua wanita, termasuk aku. Namun ternyata aku tak seberuntung itu. Bukan kebahagiaan yang kudapat, aku malah dihadapkan dengan ipar dan mertua yang licik dan kejam Bukan aku tidak bersyukur karena menjadi menantu dari keluarga yang berada, namun apakah pantas aku diperlakukan seperti budak di rumah suamiku sendiri. Hanya karena aku lulusan SMA, sedangkan seluruh keluarga suamiku lulusan Sarjana, sehingga mereka menghinaku semau mereka. Apakah memang aku pantas diperlakukan seperti ini? Tentu tidak, setelah aku menemukan jalanku dan pundi-pundi uang sangat mudah kudapatkan, aku membungkam mulut mereka dengan kesuksesan.”
1 Bab 1 Rumah Mertuaku Nerakaku2 Bab 2 Menantu Durhaka 3 Bab 3 Amukan Ipar4 Bab 4 Peperangan di Rumah Mertua5 Bab 5 Diusir6 Bab 6 Kebucinan Suamiku7 Bab 7 Sangat Menginginkannya8 Bab 8 Kerinduan9 Bab 9 Menantu Kebanggaan10 Bab 10 Kekecewaan11 Bab 11 Set Top Box12 Bab 12 Kebahagiaan13 Bab 13 Masa Lalu Terbongkar14 Bab 14 Bertemu Masa Lalu15 Bab 15 Cinta Sejati16 Bab 16 Mantan Jodoh17 Bab 17 Hamil 18 Bab 18 Tangis Bahagia19 Bab 19 Mencari Kontrakan20 Bab 20 Cinta Yang Sebenarnya21 Bab 21 Tidak Boleh Anu22 Bab 22 Padang23 Bab 23 Tiktok24 Bab 24 Heboh25 Bab 25 Gagal Anu26 Bab 26 Sangat Asin27 Bab 27 Ketahuan Kakak Ipar28 Bab 28 Kejujuran Anak Kecil29 Bab 29 Ketiduran30 Bab 30 Happy Meal31 Bab 31 Moana32 Bab 32 Perang Di Rumah Sakit33 Bab 33 Sumpah Serapah34 Bab 34 Perhatian Ipar35 Bab 35 Adu Jotos36 Bab 36 Hari Kerja37 Bab 37 Tetangga Baru38 Bab 38 Bekicot Skincare39 Bab 39 Apakah Penipuan40 Bab 40 Iuran Biaya Rumah Sakit41 Bab 41 Kerusuhan Di Rumah Sakit42 Bab 42 Perlakuan Berbeda43 Bab 43 Ada Udang Di Balik Peyek44 Bab 44 Disiksa Menantu Baru45 Bab 45 Drama Baru Dimulai46 Bab 46 Syarat Dari Miko47 Bab 47 Gara-gara Jus Alpukat48 Bab 48 Gila Harta49 Bab 49 Pamit50 Bab 50 Gagal Deh!51 Bab 51 Ibu Yang Kejam52 Bab 52 Nasi Pecel Pincuk Khas Blora53 Bab 53 Kemarahan Suami