icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku

Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku

Penulis: Indah Ratna
icon

Bab 1 Rumah Mertuaku Nerakaku

Jumlah Kata:2010    |    Dirilis Pada: 27/05/2023

pekerjaan rumah rasanya badan ini sangat lelah dan ingin sejenak untuk mere

knya sendiri," ucap ibu mertuaku di luar sana yang se

mertuaku berkata jahat dan menyindirku seperti itu. Sejak aku menikah ti

da tiap kali ibu mertua

ti hidupnya akan lebih bahagia. Pasti sekarang sudah punya anak. Nggak man

ntang anak apalagi sampai mengataiku mandul, aku tak bisa unt

kata yang membuatku sangat sakit hati. Meski aku tidak berhadapan langsung dengannya,

nya cuma ngabisin uang suaminya saja," ucap ibu

ntarkan padaku. Di rumah ini hanya ada Mas Miko yang sangat mengertiku, tapi siang

ayah mertuaku yang baru

dulu dia mau dijodohkan sama si Salma, pasti sekarang kit

orang kaya, jadi lebih selevel sama keluarga kita. Lha yang ini, udah lulusan SMA da

alah ikut menghinaku. Betapa sangat hancur ha

dan itu nanti sampai sore baru keluar setelah Miko pulang bekerja, bener-bener

anya di dalam kamar sampai sore, aku tak terima. Aku segera me

a yang tak jauh dari kamarku. Mereka melihatku yan

kita," celetuk ibu mert

pagi saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah, mulai dari memasak, mengepel lantai, mencuci baju bahkan

ak melihatku yang sudah mulai

mertuaku sambil berdiri dengan mata me

yang sebenarnya," balasku yang tetap ber

dur seenaknya. Apa yang kamu lakukan itu sebagai bayaran karena kamu bisa t

ai saya selayaknya menantu Ibu," ucapku yang masih terus mengun

Semua anggota keluarga kami sarjana, sedangkan kamu hanya lulusan SMA, benar-benar mal

n Bu, meskipun kecil tapi saya dan Mas Miko bisa hidup tenang

but Miko dari kami, jangan harap. Bahkan aku akan berusaha untuk membuat

menginginkan kehancuran rum

kepada anak Ibu sendiri. Berdoalah yang baik untuk kebahagiaan anak Ibu,"

a dia masih bersama kamu," balas ibu mert

us meladeninya, maka urusannya akan bertambah panjang. Ayah mertua yang melihat perde

pur untuk membuatkan kopi

arus membuatkan kopi hitam untuk ayah mertuaku. Meski ia j

pan saat meletakkan secangkir kopi

kebalik itu. Jangankan mengucapkan terimakasih, membalasnya saja tidak. Perlak

n minum apa?" tan

ibu mertuaku yang membuat aku sangat syok. Bagaimana bisa

ang karena Lala anak Mbak Dina sedang berada di rumah orangtua Mas Dani yaitu

ku yang sangat terguncang ini. Ragaku memang terlihat baik-

pekerjaan rumah rasanya badan ini sangat lelah dan ingin sejenak untuk mere

knya sendiri," ucap ibu mertuaku di luar sana yang se

mertuaku berkata jahat dan menyindirku seperti itu. Sejak aku menikah ti

da tiap kali ibu mertua

ti hidupnya akan lebih bahagia. Pasti sekarang sudah punya anak. Nggak man

ntang anak apalagi sampai mengataiku mandul, aku tak bisa unt

kata yang membuatku sangat sakit hati. Meski aku tidak berhadapan langsung dengannya,

nya cuma ngabisin uang suaminya saja," ucap ibu

ntarkan padaku. Di rumah ini hanya ada Mas Miko yang sangat mengertiku, tapi siang

ayah mertuaku yang baru

dulu dia mau dijodohkan sama si Salma, pasti sekarang kit

orang kaya, jadi lebih selevel sama keluarga kita. Lha yang ini, udah lulusan SMA da

alah ikut menghinaku. Betapa sangat hancur ha

dan itu nanti sampai sore baru keluar setelah Miko pulang bekerja, bener-bener

anya di dalam kamar sampai sore, aku tak terima. Aku segera me

a yang tak jauh dari kamarku. Mereka melihatku yan

kita," celetuk ibu mert

pagi saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah, mulai dari memasak, mengepel lantai, mencuci baju bahkan

ak melihatku yang sudah mulai

mertuaku sambil berdiri dengan mata me

yang sebenarnya," balasku yang tetap ber

dur seenaknya. Apa yang kamu lakukan itu sebagai bayaran karena kamu bisa t

ai saya selayaknya menantu Ibu," ucapku yang masih terus mengun

Semua anggota keluarga kami sarjana, sedangkan kamu hanya lulusan SMA, benar-benar mal

n Bu, meskipun kecil tapi saya dan Mas Miko bisa hidup tenang

but Miko dari kami, jangan harap. Bahkan aku akan berusaha untuk membuat

menginginkan kehancuran rum

kepada anak Ibu sendiri. Berdoalah yang baik untuk kebahagiaan anak Ibu,"

a dia masih bersama kamu," balas ibu mert

us meladeninya, maka urusannya akan bertambah panjang. Ayah mertua yang melihat perde

pur untuk membuatkan kopi

arus membuatkan kopi hitam untuk ayah mertuaku. Meski ia j

pan saat meletakkan secangkir kopi

kebalik itu. Jangankan mengucapkan terimakasih, membalasnya saja tidak. Perlak

n minum apa?" tan

ibu mertuaku yang membuat aku sangat syok. Bagaimana bisa

ang karena Lala anak Mbak Dina sedang berada di rumah orangtua Mas Dani yaitu

ku yang sangat terguncang ini. Ragaku memang terlihat baik-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku
Kubalas Kesombongan Ipar Dan Mertuaku
“Menjadi istri yang diterima baik di keluarga suami adalah impian semua wanita, termasuk aku. Namun ternyata aku tak seberuntung itu. Bukan kebahagiaan yang kudapat, aku malah dihadapkan dengan ipar dan mertua yang licik dan kejam Bukan aku tidak bersyukur karena menjadi menantu dari keluarga yang berada, namun apakah pantas aku diperlakukan seperti budak di rumah suamiku sendiri. Hanya karena aku lulusan SMA, sedangkan seluruh keluarga suamiku lulusan Sarjana, sehingga mereka menghinaku semau mereka. Apakah memang aku pantas diperlakukan seperti ini? Tentu tidak, setelah aku menemukan jalanku dan pundi-pundi uang sangat mudah kudapatkan, aku membungkam mulut mereka dengan kesuksesan.”
1 Bab 1 Rumah Mertuaku Nerakaku2 Bab 2 Menantu Durhaka 3 Bab 3 Amukan Ipar4 Bab 4 Peperangan di Rumah Mertua5 Bab 5 Diusir6 Bab 6 Kebucinan Suamiku7 Bab 7 Sangat Menginginkannya8 Bab 8 Kerinduan9 Bab 9 Menantu Kebanggaan10 Bab 10 Kekecewaan11 Bab 11 Set Top Box12 Bab 12 Kebahagiaan13 Bab 13 Masa Lalu Terbongkar14 Bab 14 Bertemu Masa Lalu15 Bab 15 Cinta Sejati16 Bab 16 Mantan Jodoh17 Bab 17 Hamil 18 Bab 18 Tangis Bahagia19 Bab 19 Mencari Kontrakan20 Bab 20 Cinta Yang Sebenarnya21 Bab 21 Tidak Boleh Anu22 Bab 22 Padang23 Bab 23 Tiktok24 Bab 24 Heboh25 Bab 25 Gagal Anu26 Bab 26 Sangat Asin27 Bab 27 Ketahuan Kakak Ipar28 Bab 28 Kejujuran Anak Kecil29 Bab 29 Ketiduran30 Bab 30 Happy Meal31 Bab 31 Moana32 Bab 32 Perang Di Rumah Sakit33 Bab 33 Sumpah Serapah34 Bab 34 Perhatian Ipar35 Bab 35 Adu Jotos36 Bab 36 Hari Kerja37 Bab 37 Tetangga Baru38 Bab 38 Bekicot Skincare39 Bab 39 Apakah Penipuan40 Bab 40 Iuran Biaya Rumah Sakit41 Bab 41 Kerusuhan Di Rumah Sakit42 Bab 42 Perlakuan Berbeda43 Bab 43 Ada Udang Di Balik Peyek44 Bab 44 Disiksa Menantu Baru45 Bab 45 Drama Baru Dimulai46 Bab 46 Syarat Dari Miko47 Bab 47 Gara-gara Jus Alpukat48 Bab 48 Gila Harta49 Bab 49 Pamit50 Bab 50 Gagal Deh!51 Bab 51 Ibu Yang Kejam52 Bab 52 Nasi Pecel Pincuk Khas Blora53 Bab 53 Kemarahan Suami