icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!

Bab 10 10. Rencana Ratna(1)

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 13/05/2023

h kedua anak kembarnya menatap dengan banyak tanya pada mata mereka. Arusha pa

adanya?" tanya Arusha sambil menatap

t. Angkutan umum akan penuh saat hari libur begini." Am

sinya yang sering meledak-ledak itu selalu salah tempat. Amelia

Ratna saat Amelia baru sa

sekolah jadi kami harus mengerjak

ri berbohong. Mau jadi apa nanti dia!" Ratna berteriak

ibu mertua jahat pada menantunya. Setidaknya itu gambar

pada sang nenek yang selalu saja berprasangka buruk pada mereka semua. "Ini tugasnya, diku

burkan uang anak saya." Ratna masih saja men

menjadi salah. Wanita yang ada di depannya itu pandai memutar balikkan

a mendadak bangkrut karena dianggap menyediakan makanan yang menyebabkan ribuan orang mendadak keracunan. Sangat disayangkan waktu itu, Ratna da

yang kamu minta dari anakku?" tanya R

anya untuk kebutuhan rumah ini saja. Selebihnya tidak ada uang Mas Arsa yang

asa marahnya semakina memuncak ketika mendengar Amelia berani me

dari dalam rumahnya dan membuat mereka

ab," kata Amelia dengan santai dan

ya songong dia. Ah ... sudahlah. Biarkan saja dia dan anak-anak pergi. Mama

antas mengeluarkan air mata saat ini. Ia harus bangkit

ada atasan Arsa. Alasan apa yang akan dikatakannya nanti pada Fajar yang notabene adalah ad

gu angkutan umum setiap harinya. Helaan napas kasar keluar begitu saja dari mulut Ame

itu." Arusha menunjuk

a dengan penuh semangat sambil melambai-la

dengan Amelia yang hampir setiap hari naik angkutan umum menuju sekolah anak kembarnya itu. Hari ini

tanya sopir angkutan umum

engan keluarga. Kami semua mau ke taman depan sana." Amelia segera mengambi

aja anak-anak banyar separuh saja." Sopi

olak. Kalo pas hari sekolah baru anak-anak bayar seten

a memang wanita baik dan ramah. Tidak pernah berkata-kata buru

arakan isi pikiran jahatnya. Tentu saja sang putra kesayangan harus

a membuat Arsa tersedak kopi yang sedang diminumnya. "Tidak usah kaget. Biasa saja dan sa

seperti yang Mama dan Amelia pikir

k mau melepaskan ibu dari ketiga anaknya. Padahal, selama di rumah mereka hanya bertengkar tidak

a nanti kenaikan pangkatnya. Prita Yuliana. Nama yang bagus dan cantik. Kalah jauh kalo sama Amelia. Dia pantasnya jadi ba

ngar Ratna menyebut Amelia layak jadi babu, seolah ada yang mere

m masalah ini. Jabatan aku taruhannya, Ma. Aku ga mau dipecat dengan tid

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
“"Mas Arsa ... bukan aku tidak mencintaimu lagi. Hanya saja ...." Amelia Putri tidak bisa melanjutkan ucapannya karena tidak sanggup. "Hanya saja apa? Karena Prita?" Arsa kini berani menyebutkan nama wanita simpanannya saat mereka sedang sidang mediasi perceraian. Rumah tangga mereka sudah diujung tanduk dan karir Arsa pun akan hancur sebagai polisi. Video hubungan intim Arsa dan Prita Yuliana tersebar. Bukan Arsa jika tak pandai mengelak. Ia menggunakan uang keluarga besarnya untuk memusnahkan video itu. Bukan menutup mata dari apa yang dilakukan sang suami, tetapi Amelia memilih diam saat ini. Diam, agar rumah tangganya baik-baik saja. Ia tidak ingin bercerai demi anak-anaknya. Sayang apa yang dilakukannya ternyata tidak dihargai oleh Arsa dan keluarganya. Fakta sulit dan menyakitkan terpampang di depan mata Amelia. Ibu mertuanya yang selama ini dianggap menyayangi dengan tulus ternyata hanya berpura-pura. Sakit dan sesak dada Amelia ketika harus mengetahui kenyataan jika Ratna--sang ibu mertua lebih merestui hubungan Arsa dengan pelakor itu. Kini Amelia dihadapkan dengan dilema; menuntut cerai sang suami harus siap keluar dari rumah mereka berdua. "Ada calon anak kamu yang membutuhkan ayahnya kelak. Aku akan ikhlas dengan semua ini. Mari kita berpisah dan jalani hidup masing-masing." Amelia mengambil sikap tegas kali ini. "Apa?!' Arsa tidak bisa menerima kenyataan itu karena sudah jelas karirnya akan hancur. Akankah Arsa bisa meluluhkan hati Amelia setelah penghianatannya selama empat tahun? Lalu bagaimana dengan Amelia yang harus berusaha menghidupi ketiga anaknya? Akankah sosok cantik itu mampu bertahan dengan kerasnya hidup? Atau Amelia harus menyerah dan memilih hidup bertiga dengan madu-nya?”