icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!

Bab 6 6. Arsa Marah

Jumlah Kata:1085    |    Dirilis Pada: 13/05/2023

at ini. Permintaan sang suami telah menyakiti hatinya. Bagaimana bisa seorang suami mem

omongin barusan." Sashi kini merajuk kare

amu bicara apa?" tanya Amelia sambil mengu

mpat aja. Papa pasti sibuk kerja. Sayang kalo ga mengerjakan tugas. Taku

?" tanya Amelia dengan lembut a

an bisa bawa makanan dari rumah. Nanti bawa bekal dan tikar kecil aja, M

a catat apa saya yang harus dibawa." Amelia tersenyum pe

ahkan ke luar negeri, tidak sama sekali. Mereka hanya memerlukan kebersamaan ke

aat anak perempuannya seolah tidak membutuhkan kehadirannya. Hanya perasaannya

bisa langsung masuk," kata Arusha yang h

, ya? Sini biar Papa bantu," kata Arsa sen

iar besok lancar saat mengerjakan ulangannya," jawab Arus

gung antara suami dan istri itu. Dulu, mereka akan bercanda tawa, te

pak cantik. Hanya saja, Amelia memang jarang punya waktu untuk merias wajahnya.

ata Aron yang sudah mul

n. Kamu duduklah," Arsa berus

ama," Aron menepis k

ngan tatapan bertanya. Dari dekat, tampak jelas terlihat bekas lima jari pa

hi," kata Amelia sambil beranjak ber

k Sashi. Arsa menunggu Aron hingga selesai buang air kecil. Suara kucuran air dalam w

menampal Mama?" Pertanyaan

yung. Mungkin karena Mama sangat lelah," jawab

uga Kakak. Aku pelnah lihat kalo nenek talik lambut Kak

u sengaja menyibukkan dirinya saat ini dengan mencoba menggendong Aron. Amelia memang sengaja

ya Arsa sambil menatap ke arah pipi Amel

olek Aron agar tidak bicara apapun sa

ma menamparmu?" tanya Arsa yang memang sering men

ada sosok laki-laki yang sangat dicintainya itu? Jika pun bercerita, ia tidak akan m

bentak sang istri karena w

ia dengan gagap karena mendengar bentaka

beliau! Mama orang yang paling sabar. Mustahil beliau ringan tangan kalo kamu ga caro

tidak ada kesempatan untuk menjelaskan permasalahan mereka. Hanya salah paham bia

reka takut jika sang mama akan disakiti oleh papa mereka. Arusha mendekat

engantar kami berempat. Sopir taksi itu membawakan tas milikku dan Sashi. Nenek juga selalu kasar pada Mama

eberhasilan Amelia mendidik ketiga anaknya adalah sebuag kejujuran. Amelia men

mpa keluarganya. Mustahil jika Arusha berdusta. Astaga! Siapa ya

gsunya ketakutan saat melihat sang papa marah tadi. Arsa benar-benar tidak bisa

sanmu. Aku ...." Dering ponsel milil Arsa membuat ucapan ayah

masih terdengar dengan jelas oleh Amelia. Ibu tiga anak itu tahu siapa yang menghubungi sang suami. Jika

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
“"Mas Arsa ... bukan aku tidak mencintaimu lagi. Hanya saja ...." Amelia Putri tidak bisa melanjutkan ucapannya karena tidak sanggup. "Hanya saja apa? Karena Prita?" Arsa kini berani menyebutkan nama wanita simpanannya saat mereka sedang sidang mediasi perceraian. Rumah tangga mereka sudah diujung tanduk dan karir Arsa pun akan hancur sebagai polisi. Video hubungan intim Arsa dan Prita Yuliana tersebar. Bukan Arsa jika tak pandai mengelak. Ia menggunakan uang keluarga besarnya untuk memusnahkan video itu. Bukan menutup mata dari apa yang dilakukan sang suami, tetapi Amelia memilih diam saat ini. Diam, agar rumah tangganya baik-baik saja. Ia tidak ingin bercerai demi anak-anaknya. Sayang apa yang dilakukannya ternyata tidak dihargai oleh Arsa dan keluarganya. Fakta sulit dan menyakitkan terpampang di depan mata Amelia. Ibu mertuanya yang selama ini dianggap menyayangi dengan tulus ternyata hanya berpura-pura. Sakit dan sesak dada Amelia ketika harus mengetahui kenyataan jika Ratna--sang ibu mertua lebih merestui hubungan Arsa dengan pelakor itu. Kini Amelia dihadapkan dengan dilema; menuntut cerai sang suami harus siap keluar dari rumah mereka berdua. "Ada calon anak kamu yang membutuhkan ayahnya kelak. Aku akan ikhlas dengan semua ini. Mari kita berpisah dan jalani hidup masing-masing." Amelia mengambil sikap tegas kali ini. "Apa?!' Arsa tidak bisa menerima kenyataan itu karena sudah jelas karirnya akan hancur. Akankah Arsa bisa meluluhkan hati Amelia setelah penghianatannya selama empat tahun? Lalu bagaimana dengan Amelia yang harus berusaha menghidupi ketiga anaknya? Akankah sosok cantik itu mampu bertahan dengan kerasnya hidup? Atau Amelia harus menyerah dan memilih hidup bertiga dengan madu-nya?”