JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)

JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)

Rusmiko157

5.0
Komentar
3.5K
Penayangan
147
Bab

Tepat pada saat malam pertamanya, Joseph Hunter harus menyaksikan sang istri--Camila Reyes--terjatuh ke laut, dalam upaya pelarian mereka dari ayah Camila yang tidak merestui pernikahan mereka. Dengan kondisi nyaris tewas, Joseph diselamatkan oleh pria misterius yang membuatnya terikat dalam kontrak hitam. Joseph harus mengejar pemimpin kartel The Demon, mafia senjata ilegal dan obat-obatan terlarang paling dicari di Amerika. Hingga suatu ketika, Joseph bertemu dengan seorang wanita bernama Vanessa, yang memiliki wajah sangat mirip dengan Camila. Sialnya, Vanessa adalah kekasih dari musuh bebuyutannya dari masa lalu. Sebuah fakta yang terungkap, membuat Joseph terperosok semakin jauh ke dalam dendam dan kebencian. Hingga dia harus berjuang untuk sebuah kepercayaan.

JOSEPH HUNTER (Fight for Trust) Bab 1 I Do

"I do," jawab wanita cantik dengan gaun sederhana berwarna putih sambil menatap lekat pada pria yang sangat dicintainya.

Janji suci telah terucap. Sepasang mempelai telah selesai melangsungkan ritual sakral mereka. Gurat kebahagiaan tak mampu lagi mereka tutupi. Hingga pendeta mempersilakan kedua mempelai untuk menutup ritual itu dengan ciuman penuh cinta mereka.

"You may kiss the bride," ucap si Pendeta sambil tersenyum bahagia menyaksikan betapa dua insan itu dimabuk cinta.

"I love you with all my heart and soul, Baby," ucap si pria sebelum menyatukan bibirnya dengan bibir si wanita yang sangat dicintainya itu.

"And I love you like you are my life, Baby," balas si wanita setelah mereka melepaskan ciumannya.

Tidak ada tepuk tangan riuh tamu undangan. Tidak ada ritual melempar bunga. Keduanya resmi menjadi pasangan suami istri di hadapan Tuhan, dengan disaksikan oleh sepasang suami istri penjaga rumah yang mereka sewa.

"Kami akan pergi ke kota untuk beberapa hari, Sir. Silakan menikmati bulan madu kalian," ucap pria penjaga rumah itu.

Tinggal satu atap dengan sepasang pengantin baru, bukanlah ide yang bagus. Sepasang suami istri penjaga rumah itu sengaja meninggalkan pasangan pengantin baru tersebut. Mereka ingin memberikan privasi bagi pasangan itu untuk menghabiskan waktu berdua.

"Hanya ada kita berdua sekarang," bisik manja si wanita.

Wanita itu berdiri nyaris tanpa jarak dengan si pria sambil menggigit bibir. Tangan lembutnya menari-nari di atas permukaan kulit suaminya, membentuk pola acak dengan gerakan menggoda, mulai dari rahang, leher hingga dadanya. Perlahan jari-jari lentik itu mengurai kancing kemeja yang masih melekat di tubuh suaminya.

Tak butuh waktu lama, tubuh bagian depan pria itu telah terbuka, menampilkan bulu-bulu halus di sekitar dadanya yang memanggil-manggil untuk disentuh.

Sebenarnya, pria itu telah mati-matian menahan diri. Sesuatu di bawah sana sudah menggeliat ingin dibebaskan. Hanya saja, dia ingin memberi kesempatan pada istrinya untuk memulai.

Pria itu menggeram sambil memejamkan mata saat tangan istrinya mulai bergerak nakal di bawah sana.

"I'm all yours, Baby," bisik wanita itu parau sebelum akhirnya berjinjit dan mencium bibir suaminya.

Seperti tidak mau membuang waktu lagi. Wanita itu mulai memimpin permainan. Dalam waktu singkat, tubuh mereka telah terbakar gairah. Si pria segera mengambil alih dengan mengangkat tubuh istrinya dan membawa wanita yang sangat dia cintai itu ke ranjang, tanpa melepaskan pagutan mereka.

Pria itu menjatuhkan istrinya di atas ranjang seraya menjauhkan wajah. Dia menatap lekat wajah cantik sang istri sambil membelai pipinya. Begitu pula wanita itu. Untuk sesaat, mereka menikmati momen dengan menyelami tatapan memuja satu sama lain, sebelum akhirnya mereka menyerahkan diri pada hasrat manusiawi yang sudah menggelora.

"I love you, Camila," bisik pria itu di sela luapan gairah yang semakin membakar jiwa dan raganya.

"Please... Joseph ...," mohon Camila dengan mata sayu yang berkabut, menahan sesuatu di dalam dirinya yang sangat mengharapkan sentuhan lebih dalam dari sang suami.

Pria itu mengakhiri pergulatan panas mereka dengan mendekap erat sambil menciumi kening Camila. Dia membiarkan wanita yang sangat dicintainya itu meringkuk, mencari kehangatan dan kenyamanan dalam dekapannya.

Tubuh yang lelah, membuat Camila begitu cepat terhanyut dalam alam bawah sadar. Dengan lembut Joseph menyibak rambut yang menutupi wajah wanita itu. Joseph tersenyum, melihat wajah damai Camila. Jemarinya bergerak perlahan, menelusuri wajah cantik Camila, seolah sedang menghafal setiap lekuk wajah istrinya.

"Aku akan melakukan apapun untukmu, Camila," bisiknya lembut di atas kepala wanita itu sebelum dia menyerahkan kesadaran pada alam mimpi.

Ucapan itu bukan semata ungkapan perasaan, namun itu adalah janji Joseph untuk Camila. Janji yang akan selalu dia pegang selama dia masih bernapas dan selama jantungnya masih berdetak.

Kedua mata Joseph yang tadinya terkatup rapat, tiba-tiba terbuka. Meski samar, dia bisa mendengar derap langkah seseorang di sekitar rumahnya.

Dengan meminimalisir suara, Joseph memungut celana yang tergeletak di lantai lantas mengenakannya. Dia membuka sedikit tirai kamar untuk melihat situasi di luar. Tidak ada apapun yang mencurigakan, tapi dia tahu ada seseorang yang sedang berusaha untuk masuk ke rumahnya.

Joseph berbalik, meninggalkan jendela kamarnya. Dia menyambar kemeja yang ada di ujung ranjang lalu memakainya. Setelah itu, dia membangunkan Camila.

"Camila, bangun," bisik Joseph sambil menggoyang pelan bahu istrinya.

Wanita itu menggeliat pelan lalu membuka kelopak matanya perlahan. Dia tersenyum melihat wajah Joseph yang begitu dekat dengannya.

"Kau mau sekali lagi?" tanyanya dengan suara serak dan senyum lemah.

Joseph tersenyum lantas berkata, "Aku selalu ingin melakukannya, tapi sekarang kau harus segera memakai pakaianmu."

Camila segera membuka matanya lebar-lebar saat mendengar jawaban Joseph. Dia mengerutkan wajah kebingungan.

"Ada seseorang di sini. Pakailah pakaianmu, Sayang," tutur Joseph.

Raut wajah Camila langsung berubah pias. Dia beringsut duduk sambil menarik selimut hingga batas dadanya.

"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Camila panik. Wanita itu melarikan pandangannya dengan liar karena ketakutan.

"Hei... hei... tenang! Ada aku di sini," bisik Joseph sambil menangkup sisi wajah Camila, menatap lekat kedua matanya untuk memberikan ketenangan.

"Berpakaianlah, kita harus pergi dari sini," ucap Joseph lagi.

Wanita itu mengangguk lantas mulai mengenakan pakaian yang tadi dia kenakan. Begitu selesai, Joseph menggenggam erat tangan Camila dan membimbingnya mengendap-endap untuk keluar dari rumah itu.

Mereka berhasil keluar dari kamar, namun sesaat kemudian tendangan keras mendarat di tubuh Joseph hingga membuat genggaman tangannya pada Camila terlepas.

Camila menjerit histeris, sementara Joseph berusaha bangkit dan melawan orang itu. Adu pukul pun tak bisa dihindari lagi. Joseph berusaha sekuat tenaga melawan pria penyusup tersebut. Begitu lawannya tumbang, Joseph tidak melewatkan kesempatan itu untuk membawa Camila keluar dari rumah.

Mereka berhasil berlari sampai ke halaman. Namun tak berselang lama, langkah kaki mereka dihujani oleh tembakan senjata api. Tidak ada tempat untuk berlindung, tidak ada waktu untuk berhenti berlari. Joseph membawa Camila masuk ke dalam hutan. Di tengah pekatnya malam, Joseph dan Camila terus berlari menerabas semak dan tumbuhan liar yang ada di hadapan mereka.

"Teruslah berlari, aku akan menahan mereka," ucap Joseph saat dia merasa pelariannya akan sia-sia jika tidak ada yang menahan orang-orang itu.

Camila menggeleng. "Tidak, aku tidak akan meninggalkanmu di sini," tukasnya.

Joseph menangkup wajah Camila. "Dengarkan aku, Camila! Aku akan segera menyusulmu. Kau ingat jalan setapak menuju tebing? Tunggu aku di sana, okay?"

Wajah cantik Camila telah basah dengan air mata. Bukan hanya takut dengan kegelapan malam dan hewan buas di dalam hutan, tapi dia juga takut akan terjadi sesuatu pada suaminya.

"Jangan takut, Sayang. Kau lihat bintang itu?" Joseph menunjuk rasi bintang orion di langit barat. "Ikuti arah bintang itu, maka kau tidak akan tersesat. Aku akan segera datang menjemputmu," kata Joseph.

Tangis Camila semakin menjadi. Tapi dia tidak punya waktu lagi untuk sekadar merasa takut. Yang bisa dia lakukan sekarang hanyalah percaya pada Joseph. Dia memeluk erat tubuh pria itu lalu menciumnya sebelum berlari mengikuti arah rasi bintang yang ditunjuk suaminya tadi.

"Run, Baby! Run! Don't look back!" perintah Joseph saat Camila berkali-kali berpaling padanya.

Sementara Joseph, pria itu bersembunyi di balik pohon menunggu orang-orang yang mengejarnya. Salah satu dari mereka datang, dengan cepat Joseph menendang tubuh orang itu lalu menghujaninya dengan pukulan tanpa ampun hingga orang itu tidak berdaya.

Satu orang lagi datang menyerang Joseph dari belakang. Joseph tersungkur, namun dia bisa bangkit dengan cepat dan memberikan serangan balasan hingga orang itu tumbang.

Joseph tetap waspada melihat situasi. Ketika di rasa aman, dia kembali berlari menyusul Camila. Namun ketika sampai di tengah jalan, sebuah timah panas melesat dan menyerempet lengannya. Joseph berbalik dan mendapati beberapa orang mengepung.

Meski dengan tangan kosong, Joseph tidak gentar menghadapi kepungan orang-orang itu. Satu persatu dari mereka berhasil Joseph tumbangkan meski dia harus mendapat luka di beberapa bagian tubuh yang menghambat pergerakannya.

Tertatih-tatih Joseph kembali menyusul Camila. Dia hanya terus berlari tanpa menghiraukan rasa sakit yang mencoba menguasai dirinya. Hingga akhirnya, dia sampai di tempat yang dia janjikan pada Camila. Namun, lagi-lagi hal tidak terduga terjadi. Di depan sana, Camila tampak sedang berjuang untuk melepaskan tangannya dari cekalan dua orang pria yang masing-masing dari mereka menahan satu tangan Camila.

"Camila!" seru Joseph sambil berlari mendekat.

"Joseph, tolong aku!" jerit Camila yang masih meronta mencoba melepaskan diri.

Satu pria itu melepaskan tangan Camila dan berlari menerjang Joseph. Di saat Joseph sedang disibukkan dengan lawannya, di depan sana, Camila berhasil mengehempas cekalan di tangannya hingga terlepas. Namun nahas, saking kerasnya dia menarik tangan dari pria itu, tubuhnya terhuyung ke belakang lalu kakinya tergelincir hingga membuatnya terjatuh dari atas tebing.

Jerit ketakutan Camila berhasil menarik perhatian Joseph yang sedang berduel. Sekuat tenaga Joseph berlari ke tepi tebing, namun sudah terlambat. Dia hanya mampu menyaksikan tubuh Camila yang tertelan besarnya gelombang air laut.

"CAMILA ...!!!" Sekuat apa pun Joseph memanggil, tubuh Camila tidak pernah muncul kembali.

Joseph merasakan tubuhnya ditarik paksa oleh seseorang. Bukan untuk membantunya bangkit, melainkan untuk di hajar habis-habisan. Berapa pun banyaknya pukulan dan tendangan yang mendarat di tubuhnya, semua itu tidak mampu membuat Joseph mengerang kesakitan. Bahkan beberapa timah panas yang menembus kulitnya tak mampu membuat pria itu mengeluh. Raga dan jiwanya telah mati rasa bersama kepergian Camila. Sampai dia merasakan gelap menjemput.

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra
4.8

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
5.0

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust) JOSEPH HUNTER (Fight for Trust) Rusmiko157 Modern
“Tepat pada saat malam pertamanya, Joseph Hunter harus menyaksikan sang istri--Camila Reyes--terjatuh ke laut, dalam upaya pelarian mereka dari ayah Camila yang tidak merestui pernikahan mereka. Dengan kondisi nyaris tewas, Joseph diselamatkan oleh pria misterius yang membuatnya terikat dalam kontrak hitam. Joseph harus mengejar pemimpin kartel The Demon, mafia senjata ilegal dan obat-obatan terlarang paling dicari di Amerika. Hingga suatu ketika, Joseph bertemu dengan seorang wanita bernama Vanessa, yang memiliki wajah sangat mirip dengan Camila. Sialnya, Vanessa adalah kekasih dari musuh bebuyutannya dari masa lalu. Sebuah fakta yang terungkap, membuat Joseph terperosok semakin jauh ke dalam dendam dan kebencian. Hingga dia harus berjuang untuk sebuah kepercayaan.”
1

Bab 1 I Do

07/12/2022

2

Bab 2 Awake

07/12/2022

3

Bab 3 The Gladiators

07/12/2022

4

Bab 4 The Four Horsemen

07/12/2022

5

Bab 5 The Demon

07/12/2022

6

Bab 6 Hypnotic

07/12/2022

7

Bab 7 Pretty Predator

07/12/2022

8

Bab 8 We are Family

07/12/2022

9

Bab 9 Worth It

07/12/2022

10

Bab 10 Longing

07/12/2022

11

Bab 11 Succeed or Die

15/12/2022

12

Bab 12 Beat You Down

15/12/2022

13

Bab 13 Pine Trees

16/12/2022

14

Bab 14 Deep Grudge

16/12/2022

15

Bab 15 Burning Desire

16/12/2022

16

Bab 16 Finish It!

16/12/2022

17

Bab 17 Hangover

16/12/2022

18

Bab 18 Lunch

17/12/2022

19

Bab 19 Classified

17/12/2022

20

Bab 20 Watch and Learn

17/12/2022

21

Bab 21 Mingle

17/12/2022

22

Bab 22 Memories

17/12/2022

23

Bab 23 Personal Ambition

17/12/2022

24

Bab 24 Failure

19/12/2022

25

Bab 25 Grounded

19/12/2022

26

Bab 26 One Condition

19/12/2022

27

Bab 27 Las Vegas

19/12/2022

28

Bab 28 Bed Mate

19/12/2022

29

Bab 29 TV Show

19/12/2022

30

Bab 30 The Story of Blight

19/12/2022

31

Bab 31 Feeling Worried

20/12/2022

32

Bab 32 Get Caught

20/12/2022

33

Bab 33 You are Safe Now

20/12/2022

34

Bab 34 Feel Guilty

20/12/2022

35

Bab 35 New Plan

20/12/2022

36

Bab 36 Keep Moving

21/12/2022

37

Bab 37 Quick Strategy

21/12/2022

38

Bab 38 Micro Tracking Device

22/12/2022

39

Bab 39 A Little Trick

22/12/2022

40

Bab 40 The Second Lead

23/12/2022