icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)

Bab 2 Awake

Jumlah Kata:1280    |    Dirilis Pada: 07/12/2022

Run! Don't

nita itu terpelanting dan terjatuh ke dalam lubang hitam. Kedua tangannya terulur,

sekuat tenaga, namun tidak ada

aya. Dalam sekejap, hanya gelap dan dingin yang dia rasaka

as, namun kelopak matanya terasa sangat berat untuk dibuka. Pria itu berusaha menggerakkan apapun di bagian tubu

ntuk mengumpulkan tenaga hingga d

asing itu terdengar begi

lihat seorang pria dengan setelan jas mahal dan rambut yang tersisi

risi air putih yang telah diberi sedotan lalu me

rasa tidak asing dengan tempat seperti ini. Beberapa peralatan medis yang lazim berada di rumah sakit tampak mengelilinginya. Apa dia sedang berada di rumah sakit? Kedua mata Joseph terus menelusuri setiap sudut ruangan yang

h memanggil nama sang istri saat me

rasa sakit hampir di semua bagian. Detak jantungnya langsung mening

ekeh melihat Joseph

un, Nak. Nikmati saja waktumu

irip dokter datang mendekat. Pria asing itu membiarkan Jos

n juga menempel kain kasa yang dia yakini untuk menutup bekas luka tembak

a asing itu tersenyum sambil menarik kursi

oseph, menatap tajam

erkata, "Kau bisa memanggilku Dreyf

ia tidak akan percaya begitu saja dengan pria itu. Bisa saja pria yang menga

mbil sebuah tablet lalu membu

fus menunjukkan beberapa foto ketika Joseph terkapa

uh ke laut dan dia dihajar habis-habisan oleh anak buah Andrew. Lantas, bagaiman

an." Dreyfus menyimpan tabletnya kembali. "Kau punya ba

reka menemukan Joseph di pantai, apa

lagi selain diriku d

l mengangkat alis. Lantas, pria itu meliha

kutemukan di sana?" tanya Dreyfus

aat itu. Joseph mulai ditelan rasa kehilangan. Apa Camila bisa selamat dari kematian seper

Begitu pula dengan wanita itu, meski hubungan mereka tidak mendapat restu dari ayah Camila yang berakhir dengan pelarian berujung petaka bagi

berbicara seolah dia membutuhkan izin untuk mengajukan pertanyaan. Pa

oseph. Pria itu masih kalut memikirkan kem

mu, Nak?" t

sa berbohong jika dia sedang merasakan kekalutan yang besar. Apalagi dia juga tidak tahu sia

seharian untuk menunggu jawabanmu, Anak Muda." Drey

h dia bisa memercayai pria tersebut, akhirn

us terangkat. "H

litas yang mengelilinginya saat ini, dia bisa menebak kalau Dreyfus bisa s

seph Hunter

jas mahal itu menyun

lebih senang memanggilmu Hunter. Pem

n dengan tubuh babak belur dan tiga peluru yang bersarang di dalam

itakan masalah yang dia hadapi meski dia tidak tahu apak

Hal biasa,"

dak percaya dengan jawaban Joseph. "B

mukannya di pantai, bagaimana dia tahu kalau sebelumnya Joseph bertarung di hutan? Bukankah itu berarti Dreyfus telah

udah lebih dulu menjawab pertan

tau tidak, bukan perkara sulit bagi pria berjamba

u semakin menyukai

ik. Jelas sekali bahwa pria itu bukanlah orang sembarangan. Dia merasa memercayai Dreyfus bukanlah keputusan yang tepat. Dia yakin jika akan

simu prima. Dua hari lagi aku akan mengunjungimu." Dreyfus men

i rumah sendiri," ujar Dreyfus sebe

luhan itu bisa melihat potensi dalam diri Joseph yang akan memberikan keuntungan padanya. Dia hanya perlu memulih

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
“Tepat pada saat malam pertamanya, Joseph Hunter harus menyaksikan sang istri--Camila Reyes--terjatuh ke laut, dalam upaya pelarian mereka dari ayah Camila yang tidak merestui pernikahan mereka. Dengan kondisi nyaris tewas, Joseph diselamatkan oleh pria misterius yang membuatnya terikat dalam kontrak hitam. Joseph harus mengejar pemimpin kartel The Demon, mafia senjata ilegal dan obat-obatan terlarang paling dicari di Amerika. Hingga suatu ketika, Joseph bertemu dengan seorang wanita bernama Vanessa, yang memiliki wajah sangat mirip dengan Camila. Sialnya, Vanessa adalah kekasih dari musuh bebuyutannya dari masa lalu. Sebuah fakta yang terungkap, membuat Joseph terperosok semakin jauh ke dalam dendam dan kebencian. Hingga dia harus berjuang untuk sebuah kepercayaan.”