Istri Cacat CEO

Istri Cacat CEO

Bun Say

5.0
Komentar
44.1K
Penayangan
64
Bab

Christian Oliver adalah seorang CEO yang tampan, mapan, kaya dan juga terkenal karena kepiawaiannya dalam mengelola bisnis. Namun, hidup Christian sungguh menyedihkan. Di usianya yang akan menginjak usia 29 tahun, dirinya tidak diijinkan oleh Sang Ayah untuk berhubungan dengan wanita manapun.Alasannya karena dirinya sudah dinikahkan sejak remaja dengan Olivia, anak dari sahabat Sang Ayah. Masalahnya adalah, Olivia hingga saat ini masih belum ditemukan keberadaannya, walaupun Christian sudah mencarinya selama bertahun-tahun. Padahal tanpa Christ sadari, Olivia selalu berada dekat di sampingnya.

Bab 1 Pertama

James mendengus kesal, setelah mendapat informasi bahwa anaknya tengah berkencan di sebuah hotel bintang lima bersama dengan seorang gadis yang berpenampilan seksi, bajunya bahkan tak bisa menutupi seluruh bagian inti wanita itu.

"Bawa aku ke tempat anak itu."

*****

Pintu diketuk, asisten pribadi lelaki itu masuk.

"Tuan muda, Ayah anda tengah menuju kesini," Bram, menginterupsi. Chris yang hampir mendaratkan ciuman ke arah Chiara, langsung menghentikan aksinya.

"Sayang aku akan menemuimu nanti," ujar Chris lalu mencium lembut pipi sang kekasih, Chiara. Chris beranjak bangun dari duduknya Ialu menyuruh pengawal pribadinya untuk mengantarkan gadis tersebut menuju kendaraannya.

"Silahkan ikut saya, Nona," ujar si pengawal dengan hormat.

Chiara menghentakkan kakinya kesal, kencan bersama sang kekasih lagi-lagi digagalkan oleh calon Ayah mertuanya.

Chiara sangat kesal sekarang dan tak berharap banyak dari hubungannya bersama Chris karena James tak pernah memberikan restunya.

Pintu ruangan itu terbuka, beberapa pengawal pribadi berjajar rapi, setelahnya James masuk.

"Dad?"

"Kuizinkan kamu menjalin cinta dengan wanita manapun, namun tidak sampai membuatnya hamil apalagi menikahinya. Karena sejak kecil hidupmu ditakdirkan untuk melindungi dia!" hardik james.

"Wanita yang bahkan lenyap ditelan bumi?" tanya Chris, kepalanya dipenuhi kekesalan saat ini.

"Dan tugasmu adalah mencarinya sampai ketemu!" tegas James tak kalah kencang.

"Dad, kau bahkan lebih tahu, bagaimana aku mencari Oliv seperti orang gila selama ini hingga membuatku putus asa dan sepertinya aku menyerah." Chris memijat kepalanya pelan. Rencananya malam ini bersama Chiara berantakan dan semua itu karena ayahnya yang terlalu otoriter.

"Apa, menyerah? Semudah itu? Aku tak membesarkanmu untuk jadi pecundang, Chris. Berusahalah lebih keras lagi."

"Sampai kapan, Dad. Katakan?"

James berpikir sejenak, kemudian berkata.

"Dua tahun lagi. Setelah itu kau bebas dalam menentukan hidupmu." Chris mengangguk, merasa mendapat angin segar. Dua tahun tidaklah lama, pikirnya.

James melemah, tidak sekasar tadi. Ia menepuk pundak anaknya.

"Setelah kau bertemu Oliv, terserah dia yang akan memutuskan, apakah kalian akan bersama atau sebaliknya. Namun aku selalu berharap, semoga kalian bersama selamanya."

"I'm not sure, Dad."

🍒🍒🍒🍒🍒

Tampan, mapan dan terkenal, tak membuat hidup Christian Oliver bahagia. Setelah sang ayah menjodohkannya sedari kecil dengan anak sang sahabat, Olivia Wijoyo. Namun sang gadis tak pernah ditemuinya, bahkan setelah Chris mencarinya selama bertahun-tahun. Hingga membuatnya hampir menyerah. Chris tahu, janji ayahnya kepada sahabatnya harus terwujud. Chris sudah mencari Olivia kesana-kemari, namun hanya kegagalan yang dia dapat.

Dimana sebenarnya Olivia berada?

🍒🍒🍒🍒🍒

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, tiba-tiba ponsel Chiara berdering.

"Non Chiara, Ayah anda semakin melemah, beliau terus memanggil nama Olivia dan Julia." Dokter kepercayaan keluarga Suryo Joyo yang berbicara.

Chiara tak bersuara, ia meletakkan asal ponselnya. Sepertinya inilah saatnya membawa kembali Julia dan anaknya.

"Bawa aku ke desa sia*lan itu," perintahnya pada sang supir, yang dibalas anggukan.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Bun Say

Selebihnya

Buku serupa

Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder

Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder

Cris Pollalis
5.0

Raina terlibat dengan seorang tokoh besar ketika dia mabuk suatu malam. Dia membutuhkan bantuan Felix sementara pria itu tertarik pada kecantikan mudanya. Dengan demikian, apa yang seharusnya menjadi hubungan satu malam berkembang menjadi sesuatu yang serius. Semuanya baik-baik saja sampai Raina menemukan bahwa hati Felix adalah milik wanita lain. Ketika cinta pertama Felix kembali, pria itu berhenti pulang, meninggalkan Raina sendirian selama beberapa malam. Dia bertahan dengan itu sampai dia menerima cek dan catatan perpisahan suatu hari. Bertentangan dengan bagaimana Felix mengharapkan dia bereaksi, Raina memiliki senyum di wajahnya saat dia mengucapkan selamat tinggal padanya. "Hubungan kita menyenangkan selama berlangsung, Felix. Semoga kita tidak pernah bertemu lagi. Semoga hidupmu menyenangkan." Namun, seperti sudah ditakdirkan, mereka bertemu lagi. Kali ini, Raina memiliki pria lain di sisinya. Mata Felix terbakar cemburu. Dia berkata, "Bagaimana kamu bisa melanjutkan? Kukira kamu hanya mencintaiku!" "Kata kunci, kukira!" Rena mengibaskan rambut ke belakang dan membalas, "Ada banyak pria di dunia ini, Felix. Selain itu, kamulah yang meminta putus. Sekarang, jika kamu ingin berkencan denganku, kamu harus mengantri." Keesokan harinya, Raina menerima peringatan dana masuk dalam jumlah yang besar dan sebuah cincin berlian. Felix muncul lagi, berlutut dengan satu kaki, dan berkata, "Bolehkah aku memotong antrean, Raina? Aku masih menginginkanmu."

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy
5.0

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku