Kau Layak Menderita

Kau Layak Menderita

Tri Wahyuni

5.0
Komentar
491
Penayangan
30
Bab

Selina tak pernah membayangkan hidupnya akan hancur oleh pria yang kini menjadi suaminya-Rafael Donovan. Lelaki itu, dengan segala tipu muslihatnya, menjebaknya ke dalam pernikahan yang tak pernah ia inginkan. Namun, ketika Rafael mengalami kecelakaan yang membuatnya lumpuh, Selina menganggap itu sebagai karma yang pantas. Ia tak punya niat untuk merawat pria yang telah menghancurkan hidupnya. Justru, ia memilih untuk tinggal hanya demi satu alasan-membalas dendam. Keluarga Rafael yang dulu begitu membanggakan putra mereka kini lepas tangan, dan Selina melihat itu sebagai kesempatan. Harta lelaki itu tak seharusnya dibiarkan sia-sia. Namun semakin lama ia berada di sisinya, semakin ia melihat sisi lain Rafael-kesepian, penyesalan, dan luka yang tersembunyi di balik arogansinya. Semakin ia berusaha menyakitinya, semakin hatinya sendiri tersiksa. Apakah ini benar-benar kebencian, atau ada sesuatu yang jauh lebih dalam yang tak bisa ia kendalikan?

Kau Layak Menderita Bab 1 PENJEBLOSAN

Selina Donovan tidak pernah membayangkan bahwa hidupnya akan hancur dalam satu malam. Semua terjadi begitu cepat-terlalu cepat. Satu detik ia masih menjalani hidupnya dengan tenang, dan detik berikutnya, ia terjebak dalam perangkap yang telah disusun dengan rapi.

Suara desiran gaun mahal yang membalut tubuhnya membuat perutnya mual. Tangannya yang terbungkus sarung satin putih mencengkeram buket bunga dengan erat, seolah itu satu-satunya yang bisa ia hancurkan dalam situasi yang tak memberinya celah untuk lari.

Di depannya, Rafael Donovan berdiri tegak dengan jas hitam elegan, tampak seperti penguasa dunia yang baru saja memenangkan pertarungan besar. Wajahnya yang tampan dan tajam mengukir senyum penuh kemenangan. Senyum yang membuat darah Selina mendidih.

Lelaki itu menjebaknya.

"Ucapkan, Selina," suara Rafael dalam, tegas, dan menuntut.

Selina menggigit bibirnya hingga nyaris berdarah. Di hadapannya, pendeta menatap penuh harap, menunggu sumpah sakral yang akan mengikatnya dalam neraka pernikahan ini.

Semua mata tertuju padanya. Termasuk keluarganya sendiri, yang duduk tanpa ekspresi di deretan kursi tamu. Mereka tahu betul ini bukan keinginannya. Mereka tahu ia dipaksa. Tapi tak seorang pun peduli.

Ayahnya, Thomas Whitmore, menatapnya dengan mata tajam penuh peringatan. Ibu tirinya, Helena, tersenyum puas. Dan kakak tirinya, Cassandra, hanya duduk dengan sikap dingin seolah ini bukan masalahnya.

Demi mereka semua, ia dikorbankan.

Demi mereka semua, ia dijebak.

Selina menahan napas, dadanya terasa sesak.

"Selina," Rafael memanggil namanya lagi, kali ini lebih pelan. Suaranya tidak lagi menekan, melainkan memancing. Seolah ia menikmati setiap detik penderitaan yang dirasakannya.

Ia bisa saja menolak. Bisa saja berlari, berteriak, atau memohon kepada siapa pun untuk menyelamatkannya. Tapi sudah terlambat.

Jika ia menolak Rafael, keluarganya akan menghancurkannya. Mereka akan membuat hidupnya lebih buruk dari neraka ini.

Dengan rahang mengeras, Selina menarik napas panjang, lalu mengucapkan sumpah yang membelenggu hidupnya.

"Aku bersedia."

Selina menatap pantulan dirinya di cermin rias dengan kebencian yang membakar.

Gaun pengantin yang indah ini terasa seperti rantai yang mengikatnya ke dalam perbudakan. Mahkota berlian yang menghiasi rambutnya terasa seperti belenggu.

Pintu kamar terbuka, dan langkah kaki Rafael menggema di lantai marmer. Selina tak perlu menoleh untuk tahu bahwa lelaki itu sedang mengamatinya dengan tatapan penuh kepuasan.

"Tak kusangka kau akan menyerah secepat itu," ucap Rafael dengan nada mencemooh.

Selina memejamkan mata, berusaha menahan amarah yang membuncah. "Aku tidak punya pilihan."

Rafael terkekeh. "Tentu saja tidak."

Selina berbalik, menatapnya dengan mata penuh kebencian. "Apa maumu dariku, Rafael?"

Lelaki itu mendekat, mengangkat dagunya dengan jari-jarinya yang dingin. "Aku ingin kau tetap di sisiku."

Ia tersenyum tipis, senyum yang membuat Selina ingin menampar wajah tampannya.

"Tapi ingat satu hal, Selina," lanjut Rafael dengan nada pelan namun menusuk. "Aku tidak akan membiarkanmu pergi. Kau milikku sekarang."

Mata Selina membelalak, rasa takut dan marah bercampur jadi satu.

Ia bersumpah, suatu hari ia akan membalaskan dendamnya.

Tapi ia tak tahu, bahwa pada saat ia siap untuk menghancurkan Rafael... kehidupannya sendiri akan berubah selamanya.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Tri Wahyuni

Selebihnya

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Kau Layak Menderita Kau Layak Menderita Tri Wahyuni Miliarder
“Selina tak pernah membayangkan hidupnya akan hancur oleh pria yang kini menjadi suaminya-Rafael Donovan. Lelaki itu, dengan segala tipu muslihatnya, menjebaknya ke dalam pernikahan yang tak pernah ia inginkan. Namun, ketika Rafael mengalami kecelakaan yang membuatnya lumpuh, Selina menganggap itu sebagai karma yang pantas. Ia tak punya niat untuk merawat pria yang telah menghancurkan hidupnya. Justru, ia memilih untuk tinggal hanya demi satu alasan-membalas dendam. Keluarga Rafael yang dulu begitu membanggakan putra mereka kini lepas tangan, dan Selina melihat itu sebagai kesempatan. Harta lelaki itu tak seharusnya dibiarkan sia-sia. Namun semakin lama ia berada di sisinya, semakin ia melihat sisi lain Rafael-kesepian, penyesalan, dan luka yang tersembunyi di balik arogansinya. Semakin ia berusaha menyakitinya, semakin hatinya sendiri tersiksa. Apakah ini benar-benar kebencian, atau ada sesuatu yang jauh lebih dalam yang tak bisa ia kendalikan?”
1

Bab 1 PENJEBLOSAN

18/03/2025

2

Bab 2 KEBENCIAN YANG MEMBARA

18/03/2025

3

Bab 3 API DALAM DINGINNYA RUMAH TANGGA

18/03/2025

4

Bab 4 Selina mengulang pertanyaan Rafael

18/03/2025

5

Bab 5 Ia tidak bisa membiarkan itu terjadi

18/03/2025

6

Bab 6 WANITA DARI MASA LALU

18/03/2025

7

Bab 7 tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya

18/03/2025

8

Bab 8 Selina merasa seperti ada yang pecah di dalam dirinya

18/03/2025

9

Bab 9 Selina tidak tahu apa yang ia harapkan

18/03/2025

10

Bab 10 Selina bisa merasakan perasaan yang terus berubah

18/03/2025

11

Bab 11 Setiap detik yang berlalu

18/03/2025

12

Bab 12 setiap detik bersamanya

18/03/2025

13

Bab 13 Aku ingin kau berhenti melawan perasaanmu

18/03/2025

14

Bab 14 Apa yang sebenarnya mereka inginkan

18/03/2025

15

Bab 15 Rafael tidak langsung menjawab

18/03/2025

16

Bab 16 Salah satu penasihat keuangannya

18/03/2025

17

Bab 17 Aruni mengamati dari ambang pintu

18/03/2025

18

Bab 18 Hening

18/03/2025

19

Bab 19 memperhatikannya dari dalam ruangan

18/03/2025

20

Bab 20 Rumah tua tadi meninggalkan kesan mendalam

18/03/2025

21

Bab 21 Sesuatu dalam dirinya terasa berbeda

18/03/2025

22

Bab 22 RUNTUHNYA DINDING

18/03/2025

23

Bab 23 MENYATU DENGAN KEBENARAN

18/03/2025

24

Bab 24 mereka bertemu lagi

18/03/2025

25

Bab 25 Aruni berusaha fokus

18/03/2025

26

Bab 26 PERTEMBUNGAN PERASAAN

18/03/2025

27

Bab 27 Aruni terdiam di hadapan Rafael

18/03/2025

28

Bab 28 Sesuatu yang mungkin akan mengubah segalanya

18/03/2025

29

Bab 29 perasaan kosong

18/03/2025

30

Bab 30 pandangannya kosong menatap dunia

18/03/2025