icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kau Layak Menderita

Bab 5 Ia tidak bisa membiarkan itu terjadi

Jumlah Kata:350    |    Dirilis Pada: 18/03/2025

asanya. Tubuhnya terasa tegang, pikirannya ma

erjalan lagi, kead

lanya, mengusik ketenangan

ruang latihan tempat Rafael menjalani fisioterapi setia

dengan bantuan alat penyangg

gaun tidurnya erat,

takan bebera

dak mau menung

ahnya dan tersenyum. "

hanya menatapnya dengan ek

lu, dan Rafael

asih dengan bantuan tongkat. Setiap langkah yang Rafael ambil terasa seperti

seperti dulu, maka s

ya akan

a membiarkan

m kamar pria itu. Ia berdiri di samping ranjangnya, men

tidak hanya mer

erasakan

uatan Rafael yang

dendam yang mungkin

tu-ia takut pada

ulai menyadari sesuatu yang l

ak hanya mem

tidak ingin k

ati sesuatu yang membua

melihat seorang tamu yang tidak

ng wa

jelas memiliki hub

ita itu tersenyum manis, duduk de

n jantungnya be

ini, tapi satu hal yang p

arahnya dengan tatapan penu

n telah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kau Layak Menderita
Kau Layak Menderita
“Selina tak pernah membayangkan hidupnya akan hancur oleh pria yang kini menjadi suaminya-Rafael Donovan. Lelaki itu, dengan segala tipu muslihatnya, menjebaknya ke dalam pernikahan yang tak pernah ia inginkan. Namun, ketika Rafael mengalami kecelakaan yang membuatnya lumpuh, Selina menganggap itu sebagai karma yang pantas. Ia tak punya niat untuk merawat pria yang telah menghancurkan hidupnya. Justru, ia memilih untuk tinggal hanya demi satu alasan-membalas dendam. Keluarga Rafael yang dulu begitu membanggakan putra mereka kini lepas tangan, dan Selina melihat itu sebagai kesempatan. Harta lelaki itu tak seharusnya dibiarkan sia-sia. Namun semakin lama ia berada di sisinya, semakin ia melihat sisi lain Rafael-kesepian, penyesalan, dan luka yang tersembunyi di balik arogansinya. Semakin ia berusaha menyakitinya, semakin hatinya sendiri tersiksa. Apakah ini benar-benar kebencian, atau ada sesuatu yang jauh lebih dalam yang tak bisa ia kendalikan?”