PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

Anar RM

5.0
Komentar
779
Penayangan
34
Bab

Meski punya kekasih, Ellshora dipaksa sang bibi balas budi dengan cara menguras harta para CEO yang terpikat padanya. Namun, sang bibi berjanji Luke Whiston adalah target terakhir Ellshora. Hanya saja, CEO dingin paling diincar saat ini mengetahui rencana Ellshora. Diam-diam, dia bertekad membuat Ellshora jatuh cinta dengannya lebih dulu. Lantas, siapa yang lebih dulu jatuh di perangkap panas ini?

PERANGKAP PANAS CEO DINGIN Bab 1 DIPAKSA BALAS BUDI

Tidak tahu diri!"

Bibi Mia melempar sepatu ke arah Ellshora. Ellshora berhasil menghindar. Tapi teriakan itu masih terdengar jelas. Bagai genderang yang nyaris memecahkan telinganya.

"Bocah tidak tahu balas budi! Jangan berpikir kau bisa kabur sebelum hutangmu lunas!" murka Bibi Mia.

Pintu rumah dibanting dengan keras, dengan segenap tenaga dan emosi yang menggebu dalam diri Ellshora. Untungnya, pintu itu baik-baik saja sekarang. Bibi Mia kesal bukan main. Rencana yang Daniel usulkan menurutnya memang harus dilakukan bagaimanapun juga. Ia mengakui bahwa Ellshora mempunyai daya tarik yang kuat. Ia mempunyai kecantikan dan tubuh yang proporsional.

"Dia hanya perlu mendekati pria kaya itu. Membuatnya jatuh cinta, lalu ambil uangnya sebanyak mungkin," Bibi Mia masih bersungut-sungut.

"Dia punya banyak hutang, tapi masih memirkirkan hati," imbuh Bibi Mia.

"Apa dia masih muda?" tanya Paman Gary, sembari melirik Daniel.

Dengan cepat Paman Gary mendapat balasan anggukan dari anak laki-lakinya itu. "Dia kaya. Dan dia sangat tampan?" dan, sekali lagi, Daniel mengangguk.

"Jelas itu rencana yang menguntungkan juga untuk dia nantinya. Kenapa masih mempertahankan pacarnya yang miskin itu?" kata Paman Gary.

"Kau harus balas budi padaku, Bocah Brengsek!" Bibi Mia berteriak lagi, suaranya sampai ke luar pintu hingga Ellshora bisa mendengarnya.

Hujan turun dengan sangat tiba-tiba. Dan tiba-tiba pula langkah kaki Ellshora yang berencana meninggalkan halaman rumah, terhenti. Ia berdiri di depan pintu, menyesali hujan yang datang tak tepat waktu.

'Sial!' gerutu Ellshora.

Ellshora menutup tudung hoodie-nya, kemudian memasukkan kedua tangannya di saku. Ketika melihat sepatu yang Bibi Mia lemparkan padanya barusan, dengan cepat Ellshora mengambil benda itu. Kemudian melemparnya keras di tengah hujan dengan penuh kekesalan. Emosinya kembali meledak.

'Kalian yang brengsek! Apa mengurus keponakan yang kehilangan orang tuanya, bisa disebut hutang?' monolog Ellshora.

Ellshora menghela napas yang terasa tercekat di tenggorokannya. Dirinya sedang dikuasai oleh emosi.

'Kalian pikir, aku tidak lelah? Sangat lelah!' Ellshora menghela napas. 'Kalian pikir, aku tahan? Oh, jelas hidup bersama makhluk seperti kalian aku tidak tahan!' Ellshora kembali bermonolog. Ia nyaris menangis, tapi masih ia tahan. 'Tapi kenapa aku terlalu lemah untuk meninggalkan rumah ini? Kenapa aku selalu punya alasan untuk bertahan di sini?' Ellshora kini tidak mampu membendung air matanya. 'Betapa piciknya kalian. Merenggut kebebasanku dengan alasan semua hutangku.' Ellshora terisak-isak.

Dalam hujan yang makin deras, Ellshora sibuk menggerutu seorang diri. Suara hujan yang keras, bersamaan dengan tangis Ellshora yang pecah seketika.

'Hutang balas budi?' sudut bibir Ellshora menyungging, 'Hah! Seharusnya sejak awal kalian membuangku di hutan saja. Lebih baik aku hidup sebagai tarzan, daripadi menjadi manusia yang hidup dengan keluarga seperti kalian!'

DAAARRRRRR!!!!

"Arrrgggg!"

Jeritan lantang Ellshora terdengar nyaris bersamaan dengan kerasnya suara petir sore ini. Spontan, ia membuka kembali pintu dan segera masuk ke dalam dengan detakan jantung yang masih tidak terkendali. Jelas, Ellshora terguncang, sebab ia sangat takut petir.

Ketika Ellshora baru saja berhasil mengendalikan detak jantungnya, ia menghembuskan nafas panjang sembari terpejam sesaat. Setelah membuka mata perlahan, ia tahu, di depannya jelas bukan pemandangan bagus.

Wajah ketiga orang itu begitu jelas. Ellshora menyesal kenapa hujan harus datang di saat-saat seperti ini. Ia harusnya meninggalkan rumah, dan pergi ke taman kota menikmati secangkir coklat panas bersama Zane. Faktanya, sekarang hujan justru menjebak Ellshora dalam rumah ini. Ia melihat Bibi Mia, Paman Gary dan Daniel sudah berdiri di hadapannya.

Ekspresi Bibi Mia, begitu puas. "Tak butuh waktu lama, akhirnya kau setuju juga dengan rencana kita."

Aku tidak bilang setuju! Aku menolak!" Ellshora kekeh.

"Kamu pikir aku menerima penolakan?" Bibi Mia menengadah.

Tapi Ellshora tak gentar. Ia maju selangkah dan mendongak. Kini jarak di antara keduanya sangat sempit, menyisakan sedikit ruang untuk bernafas. Daniel dan Paman Gary menyaksikan pemandangan itu. Entah sudah berapa kali pemandangan seperti itu mereka lihat selama ini.

"Untuk terakhir kalinya aku bertanya, jadi beri aku jawaban sejelas mungkin. Berapa total hutang yang harus kubayar?" Ellshora terlihat tegas. "Akan segera kulunasi semuanya. Setelah itu, aku akan pergi dari rumah ini dan tak akan pernah mau melihat wajah kalian lagi."

Suasana hening beberapa saat. Tak ada suara yang keluar dari mulut empat orang di ruangan itu.

"Hahaha ...." seketika Bibi Mia, Paman Gary dan Daniel tertawa lebar tanpa ekpresi secara bersamaan.

Setelahnya, suasana kembali hening. Bibi Mia mundur dari Ellshora. Mengambil posisi di sisi Ellshora, kemudian tangannya tiba-tiba dengan penuh kelembutan merangkul bahu Ellshora. Kontras dengan sikapnya beberapa menit sebelumnya.

"Ellshora," bisik Bibi Mia, suaranya yang lembut justru seperti panas yang tiba-tiba menyengat di telinga Ellsora.

"Apa kita perlu membuat rekapan semua pengeluaranmu selama dua puluh dua tahun ini? Semuanya, Ell?" tanya Bibi Mia.

Ellshora menyunggingkan sudut kiri bibirnya. "Sebutkan saja semuanya. Jangan bertele-tele seperti biasa."

"Saaaangat banyak. Bahkan seumur hidup kau bekerja, tidak akan mampu melunasi hutangmu, Ellshora,"ucap Bibi Mia dengan seringai. "Tapi kalau kau setuju, bagaimana kalau kita bernegoisasi?"

"Tidak!"

Ellshora tak akan pernah lupa. Semua negoisasi yang mereka sepakati, selalu saja hanya memberi keuntungan pada Bibi Mia. Pada akhirnya, Ellshora selalu terjebak sendiri oleh semua rencana bibinya.

"Buat Luke Whiston jatuh cinta padamu. Pacari pria itu satu bulan saja, ambil uangnya sebanyak mungkin. Setelah itu, hutangmu lunas," jelas Bibi Mia.

"Aku akan memberimu bagian dan kau bisa memulai hidup baru bersama Zane. Aku janji, ini untuk terakhir kalinya!" Bibi Mia berusaha meyakinkan Ellshora. Tatapannya tajam, menyiratkan sebuah keyakinan yang langsung ditangkap oleh Ellshora.

Bicara soal Zane, Ellshora selalu merasa terluka. Padahal kenyataannya, justru Ellshora yang berkali-kali melukai pacarnya itu. Ketika melihat sorot mata Bibi Mia, entah kenapa ia selalu terbuai oleh wanita itu. Dan Ellshora benci pada dirinya sendiri, yang selalu memiliki alasan untuk tetap bertahan di rumah ini. Dalam situasi yang selalu menguntungkan keluarga bibinya.

Tetapi memang tak ada yang perlu direnungkan lagi. Ellshora hanya perlu mendekati anak komisaris Sonic Group, Luke Whiston. Membuat pria itu jatuh cinta dengannya. Lalu mereka berpacaran. Entah berapa keuntungan yang bisa ia dapatkan dalam satu bulan masa pacaran mereka nantinya. Yang jelas, ia akan segera bebas dari hutang budi keluarga Bibi Mia. Tak ada lagi sandiwara bersama beberapa laki-laki kaya raya yang terpikat olehnya. Ia hanya perlu menjalani kehidupan cinta yang normal bersama Zane setelah rencana ini selesai.

"Atur saja semau kalian!" Ellshora benar-benar kesal, ia menyeret langkah kakinya cepat-cepat kemudian masuk ke kamar.

Kamar ini cukup luas, tapi malam ini Ellshora merasa ruangan ini membuatnya merasa sempit dan sesak. Ia merobohkan tubuhnya di atas tempat tidur, memandangi langit-langit kamar. Hembusan nafasnya terdengar berat.

Tangan Ellshora mulai sibuk dengan benda di tangannya. Ia menyentuh dan menggeser layar ponsel beberapa kali, saat foto Zane terlihat jelas, tangannya berhenti bergerak. "Bersabarlah, Sayang. Aku akan menyelesaikan semuanya agar kita bisa menjalani kehidupan yang semestinya."

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Cinta yang Tersulut Kembali

Cinta yang Tersulut Kembali

Calli Laplume
4.9

Dua tahun setelah pernikahannya, Selina kehilangan kesadaran dalam genangan darahnya sendiri selama persalinan yang sulit. Dia lupa bahwa mantan suaminya sebenarnya akan menikahi orang lain hari itu. "Ayo kita bercerai, tapi bayinya tetap bersamaku." Kata-katanya sebelum perceraian mereka diselesaikan masih melekat di kepalanya. Pria itu tidak ada untuknya, tetapi menginginkan hak asuh penuh atas anak mereka. Selina lebih baik mati daripada melihat anaknya memanggil orang lain ibu. Akibatnya, dia menyerah di meja operasi dengan dua bayi tersisa di perutnya. Namun, itu bukan akhir baginya .... Bertahun-tahun kemudian, takdir menyebabkan mereka bertemu lagi. Raditia adalah pria yang berubah kali ini. Dia ingin mendapatkannya untuk dirinya sendiri meskipun Selina sudah menjadi ibu dari dua anak. Ketika Raditia tahu tentang pernikahan Selina, dia menyerbu ke tempat tersebut dan membuat keributan. "Raditia, aku sudah mati sekali sebelumnya, jadi aku tidak keberatan mati lagi. Tapi kali ini, aku ingin kita mati bersama," teriaknya, memelototinya dengan tatapan terluka di matanya. Selina mengira pria itu tidak mencintainya dan senang bahwa dia akhirnya keluar dari hidupnya. Akan tetapi, yang tidak dia ketahui adalah bahwa berita kematiannya yang tak terduga telah menghancurkan hati Raditia. Untuk waktu yang lama, pria itu menangis sendirian karena rasa sakit dan penderitaan dan selalu berharap bisa membalikkan waktu atau melihat wajah cantiknya sekali lagi. Drama yang datang kemudian menjadi terlalu berat bagi Selina. Hidupnya dipenuhi dengan liku-liku. Segera, dia terpecah antara kembali dengan mantan suaminya atau melanjutkan hidupnya. Apa yang akan dia pilih?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
PERANGKAP PANAS CEO DINGIN PERANGKAP PANAS CEO DINGIN Anar RM Romantis
“Meski punya kekasih, Ellshora dipaksa sang bibi balas budi dengan cara menguras harta para CEO yang terpikat padanya. Namun, sang bibi berjanji Luke Whiston adalah target terakhir Ellshora. Hanya saja, CEO dingin paling diincar saat ini mengetahui rencana Ellshora. Diam-diam, dia bertekad membuat Ellshora jatuh cinta dengannya lebih dulu. Lantas, siapa yang lebih dulu jatuh di perangkap panas ini?”
1

Bab 1 DIPAKSA BALAS BUDI

11/08/2024

2

Bab 2 CINTA YANG MEMAHAMI

11/08/2024

3

Bab 3 SESUAI RENCANA

11/08/2024

4

Bab 4 MENYUSUN STRATEGI

11/08/2024

5

Bab 5 MENGEJAR TUAN CEO

11/08/2024

6

Bab 6 TANDA TERIMA KASIH

11/08/2024

7

Bab 7 GADIS TRAFFIC LIGHT

11/08/2024

8

Bab 8 ELLSHORA & PRIA KAYA

11/08/2024

9

Bab 9 CIUMAN MANIS DI KETINGGIAN 150 Kaki

11/08/2024

10

Bab 10 GAUN SILKY DARI PACAR

11/08/2024

11

Bab 11 PERTEMUAN TAK TERDUGA

11/08/2024

12

Bab 12 GADIS TRAFFIC LIGHT (2)

11/08/2024

13

Bab 13 BASKET GIRLS BASKET BOYS

11/08/2024

14

Bab 14 LEMPARAN BERBUAH MANIS

11/08/2024

15

Bab 15 LAMARAN PEKERJAAN

11/08/2024

16

Bab 16 CUTI KERJA

11/08/2024

17

Bab 17 TAWARAN DARI LUKE

11/08/2024

18

Bab 18 HUJAN

11/08/2024

19

Bab 19 HARI BARU DIMULAI

11/08/2024

20

Bab 20 JANGAN MENGACAU, ELL

11/08/2024

21

Bab 21 THE OINER

04/11/2024

22

Bab 22 TATAPAN MENYENGAT

05/11/2024

23

Bab 23 LUKA & TANGIS

06/11/2024

24

Bab 24 KERAGUAN

07/11/2024

25

Bab 25 FOTO LAMA DISAKU

08/11/2024

26

Bab 26 LUKE MASUK PERANGKAP

09/11/2024

27

Bab 27 GADIS SIRKUIT

10/11/2024

28

Bab 28 PETIR

11/11/2024

29

Bab 29 RUMAH PRIBADI LUKE

12/11/2024

30

Bab 30 SATU MALAM BERSAMA TUAN CEO

13/11/2024

31

Bab 31 ELLSHORA TENGGELAM

14/11/2024

32

Bab 32 TERPESONA

15/11/2024

33

Bab 33 RENCANA ROMANTIS

16/11/2024

34

Bab 34 RAHASIA YANG TERKUAK

17/11/2024