5.0
Komentar
2.6K
Penayangan
211
Bab

Demi pengobatan sang ibu, Laura rela menyewakan rahimnya untuk seorang CEO yang menginginkan seorang anak. Namun, ada rasa tak rela jika Laura harus memberikan anaknya untuk Mario dan istrinya. Dilema itu yang dirasakan oleh Laura, bahkan debaran di hatinya kian menggila untuk Mario. Tapi dia sadar dia hanyalah istri sementara. Sampailah pada waktu melahirkan, Laura memberikan salah satu putrinya kepada Mario. Dan membawa putri satunya lagi bersama dirinya lalu pergi jauh dari kehidupan Mario lelaki pertama yang menjadi cinta pertama untuk Laura. Setelah kedua putri Mario dan Laura tumbuh dewasa, satu persatu permasalahan muncul untuk kedua gadis kembar yang bernama Yusra dan Yumna.

Twin's Bab 1 Insiden

Langkah kaki Laura tergesa menggema di sepanjang lorong rumah sakit, setelah dia mendapatkan kabar dari tetangganya, bahwa sang ibu dilarikan ke rumah sakit akibat penyakitnya kambuh lagi.

sesampainya di ruang perawatan Laura melihat sang ibu yang terbaring lemah di ranjang pesakitan. "Ibu," lirih Laura, kemudian dia mendekati sang ibu yang sedang terpejam dengan oksigen di hidungnya.

"Aku janji bu, akan buat ibu sembuh, tapi ibu janji sama aku ibu harus kuat yah." Lirihnya di antara isak tangis.

"Aku harus bertemu Dokter." Gumam Laura, setelah mencium sang ibu menuju ruangan Dokter untuk menanyakan kondisi sang ibu.

Dengan langkah gontai Laura menyusuri lorong kembali, untuk menemui dokter yang menangani ibunya tersebut.

"Laura," sapa seorang perawat, yang dia kenal bernama Nandi.

"Kamu dicariin dokter, kalo gitu aku antar." lanjutnya lagi.

Laura dan Nandi, adalah teman baik semasa mereka SMP, mereka melangkah bersama keruangan dokter setelah sampai Laura di perbolehkan masuk.

"Silahkan duduk, nona"

"Terima kasih Dok, Bagaimana kondisi ibu saya?" Tanya Laura to the point.

Dokter pun hanya menghela nafas dengan pelan, sebelum mengatakan hal penting dan menatap lekat Laura.

"Kondisi nyonya Anjani sudah sangat buruk, beliau secepatnya harus ditangani. Jika tidak maka nyawanya akan terancam." Jelas Dokter tersebut.

"Lakukan yang terbaik bagi ibu saya dok. Berapapun biayanya akan saya bayar." Kata Laura.

"Kira-kira butuh berapa jika ibu saya di operasi dok?" tanya Laura kemudian.

"Mungkin sekitar 300 juta, belum biaya perawatan selama disini." Tutur dokter.

Penuturan sang dokter membuat Laura kaget bukan main, bagaimana bisa dia mendapatkan uang sebanyak itu. Jika dia menjual rumah pun tidak akan ada yang membeli rumah gubuk tersebut. Laura menghembuskan nafasnya secara kasar.

"Baik dok, terima kasih saya permisi." Ucap Laura, sudah tidak bisa berkata-kata lagi.

Sepanjang perjalanan menuju ruangan sang ibu, Laura menatap kosong ke depan tak peduli dia menabrak seseorang. Pada saat dia akan berbelok dia tak sengaja bertabrakan dengan seorang pria berwajah tampan dan gagah, tanpa kedip Laura memandang pria tersebut sampai ucapan dingin pria tersebut membuyarkan lamunannya tentang pria di hadapannya ini.

"Apa kamu buta? Tidak bisa melihat jalan dengan baik, hah?" bentak pria itu.

"Maaf tuan, saya tidak sengaja." Jawab Laura menunduk.

Pria tersebut berdecak, dan melenggang pergi meninggalkan Laura.

"Cih, dasar sombong, menyebalkan." Umpat Laura.

Ruang perawatan VIP

"Sudah jangan menangis lagi, kasian anak kita jika ibu nya bersedih." Ucapnya sambil menyeka air mata sang istri.

"Tapi aku gagal menjaga anak kita, Mario." Lirih Dania, istri Mario Wiradinata.

Ya Mario Wiradinata adalah seorang CEO di sebuah perusahaan batu bara, dia dan sang istri baru saja kehilangan buah hati mereka yang telah lama mereka nantikan.

"Maafkan aku, aku tidak bisa menjadi istri dan ibu yang baik untukmu, dan anak kita yang telah pergi." Isak Dania dalam dekapan Mario.

"Kita bisa punya anak lagi, Dania."

Dania yang mendengar ucapan Mario, langsung melepas pelukannya dan menatap tajam Mario. "Apa kamu lupa Mario, akibat insiden tadi rahim ku juga diangkat." Pekik Dania.

"Kamu tau Mario, aku sudah tidak punya rahim lagi semuanya telah hilang. Aku tidak bisa memberikanmu anak lagi Mario," lirih Dania.

Dania merasakan pusing yang teramat, dan tak lama dia jatuh pingsan. "Dania... Dania sayang bangun, ya Tuhan."

Dengan panik Mario, membaringkan Dania dan dia menekan tombol darurat. Tak lama dokter dan perawat pun datang memeriksa kondisi Dania.

"Nyonya Dania, mengalami stres dan tekanan secara berlebih. Rasa kehilangan, dan rasa bersalah yang dihadapi membuat pertahanan tubuhnya menurun tuan Mario. Saya harap anda bisa menjaga perasaan nyonya Dania, dan bersabar menghadapi dirinya." Jelas dokter panjang kali lebar.

Mario bergeming menatap Dania.

"Kalau begitu, saya permisi dulu tuan." pamit Dokter pada Mario, dan Mario hanya bisa mengangguk saja.

Mario mendudukan diri di sofa, dia memijat pelipisnya yang terasa pening. Mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.

****

"Nggak, pokoknya aku mau ikut." Kekeh Dania.

"Sayang kamu harus dengar kata-kata ku, kamu jangan pergi kemana-mana kamu sedang hamil besar dan dua bulan lagi kamu melahirkan."

"Tapi Mario, aku ingin ikut bersama teman-teman ku ke pantai." Lirih Dania mulai terisak, di masa kehamilan nya Dania sangat cengeng dan sensitif, sampai-sampai Mario kewalahan meladeni tingkah bumil tersebut.

"Sebelum anak ini lahir, mungkin aku gak bisa quality time sama teman-temanku." Celetuk Dania, menatap Mario yang juga menatapnya.

Mario menghela nafas kasar, dia tidak bisa jika melihat sang istri tercinta menangis. "Baiklah, tapi kamu janji harus hati-hati. Jika lelah istirahat saja oke." jelas Mario, dan Dania berbinar mendengar nya dia mendapatkan izin dari sang suaminya tersebut.

"Makasih yah sayang," ucap Dania manja, dan mencium pipi Mario. Membuat Mario terkekeh.

"Cepat siap-siap, aku antar kamu ke pantai dan nanti aku yang akan jemput kamu."

"Oke." Jawab Dania antusias, Dania berlalu menuju kamarnya di lantai satu, Mario memindahkan kamar mereka karena tidak ingin Dania naik turun tangga.

Tak butuh waktu lama, Dania sudah siap dengan dres ibu hamil berwarna navy bermotif bunga. "Kamu sangat cantik sayang," ucap Mario, kemudian mencium pipi Dania. Membuatnya tersipu malu.

"Hmm...aku tidak rela melepas istri yang sangat cantik ini, untuk pergi ke pantai." Mario meletakan dagunya di bahu Dania, dan mengusap perutnya yang sudah membuncit dengan lembut.

Dania mengerucutkan bibirnya. "Kamu ihh, gak usah modus, gak usah gombal nanti aku telat lagi ayo." Ajak Dania, melepaskan pelukan Mario dan menarik tangannya untuk keluar.

"Ayo, itu mereka udah nunggu loh sayang." Rajuk Dania.

"Iya-iya ayo." Mario menuntun sang istri, memasuki mobilnya dan akan mengantarkan sang istri berlibur bersama teman-temannya di pantai, yang berada di wilayah Jakarta.

tiga hari sudah Dania berlibur bersama teman-temannya, membuat Mario kesepian setiap malam dia merindukan istri dan calon anak yang ada di perut Dania.

Saat Mario sedang fokus pada berkas di depannya, tiba-tiba ponselnya berdering mengagetkan dirinya.

"Ya halo."

"..."

"Apa? Bagaimana bisa? Baik aku akan segera kesana sekarang."

Setelah menerima telpon, Mario pergi melesat meninggalkan pekerjaannya dan diserahkan kepada sekretarisnya, sekaligus asistennya Jimi.

Beberapa puluh menit kemudian, Mario telah sampai di rumah sakit tempat sang istri dirawat.

"Bagaimana keadaannya?" tanya Mario, pada salah satu teman Dania.

"Dia sedang di operasi." Lirih Ana.

"Duduklah dulu Mario, kita doakan supaya mereka selamat." Ucap suami Ana.

Mario menurut, dan duduk di sebelah suami Mario. "Ceritakan bagaimana, dia bisa terjatuh." Tanya Mario dengan suara yang dingin.

Kemudian Ana menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutupi, beberapa jam kemudian dokter keluar dengan wajah lelahnya, Mario segera bangkit dan bertanya pada dokter.

"Dokter, bagaimana keadaan istri dan anak saya?" tanya Mario tak sabar.

"Maafkan saya, tuan saya harus menyampaikan berita ini. Anak anda tidak selamat karena benturan yang kuat menyebabkan bayinya tidak selamat, dan..." Dokter tampak ragu mengatakannya.

"Dan apa?"

"Dan rahim nyonya Dania, sudah diangkat karena mengalami kerusakan." Jelas Dokter, membuat Mario membulatkan matanya dan begitu sangat terkejut.

"Kalau begitu saya permisi tuan, nyonya akan segera dipindahkan ke ruang perawatan. Dan anak anda sedang diurus di kamar jenazah." Tutur dokter, dan berlalu dari hadapan Mario.

****

Lamunan Mario buyar saat memikirkan kejadian di pantai tersebut, mau bagaimana lagi semua sudah terjadi. Anak yang dia idamkan selama empat tahun pernikahan mereka sudah tidak pergi, Mario tak bisa melakukan apapun lagi. Dia juga tak bisa membuat Dania hamil lagi, karena rahimnya sudah diangkat karena seringnya Dania hamil lalu keguguran.

"Aku harus tegar demi menguatkan Dania, kalau bukan aku, siapa lagi?" gumam Mario, sambil menatap wajah cantik Dania yang terlelap begitu damai.

Bersambung ..

Maaf ty

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh AriNovanie

Selebihnya

Buku serupa

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra
4.8

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Twin's Twin's AriNovanie Romantis
“Demi pengobatan sang ibu, Laura rela menyewakan rahimnya untuk seorang CEO yang menginginkan seorang anak. Namun, ada rasa tak rela jika Laura harus memberikan anaknya untuk Mario dan istrinya. Dilema itu yang dirasakan oleh Laura, bahkan debaran di hatinya kian menggila untuk Mario. Tapi dia sadar dia hanyalah istri sementara. Sampailah pada waktu melahirkan, Laura memberikan salah satu putrinya kepada Mario. Dan membawa putri satunya lagi bersama dirinya lalu pergi jauh dari kehidupan Mario lelaki pertama yang menjadi cinta pertama untuk Laura. Setelah kedua putri Mario dan Laura tumbuh dewasa, satu persatu permasalahan muncul untuk kedua gadis kembar yang bernama Yusra dan Yumna.”
1

Bab 1 Insiden

19/04/2024

2

Bab 2 Ada syaratnya

19/04/2024

3

Bab 3 Istri yang tak dianggap

20/04/2024

4

Bab 4 Belum siap

22/04/2024

5

Bab 5 Hadiah liburan dari Dania

22/04/2024

6

Bab 6 Unboxing

23/04/2024

7

Bab 7 Sebuah pilihan dan Candu

25/04/2024

8

Bab 8 Sadar diri

25/04/2024

9

Bab 9 Hamil

26/04/2024

10

Bab 10 Ingin di peluk

27/04/2024

11

Bab 11 Kebaikan mertua

27/04/2024

12

Bab 12 Ingin memiliki keduanya

28/04/2024

13

Bab 13 Berikan suami mu padaku

28/04/2024

14

Bab 14 Melahirkan

28/04/2024

15

Bab 15 Perjanjian selesai

28/04/2024

16

Bab 16 Semua sudah selesai

29/04/2024

17

Bab 17 Berkumpul kembali

30/04/2024

18

Bab 18 20 tahun kemudian

01/05/2024

19

Bab 19 Tempat bersandar

02/05/2024

20

Bab 20 Long time no see

02/05/2024

21

Bab 21 Menerima cinta Keano

27/05/2024

22

Bab 22 Mario bertemu Yumna

27/05/2024

23

Bab 23 Ikatan batin

28/05/2024

24

Bab 24 Ingin mencari tahu

28/05/2024

25

Bab 25 Yusra ingin tahu

29/05/2024

26

Bab 26 Praduga Mario

29/05/2024

27

Bab 27 Namanya Yumna

30/05/2024

28

Bab 28 Semua sudah terjadi

30/05/2024

29

Bab 29 Tidak peduli

31/05/2024

30

Bab 30 Merasa Sepi

31/05/2024

31

Bab 31 Berkenalan

01/06/2024

32

Bab 32 Yusra Bahagia

01/06/2024

33

Bab 33 Telah Jatuh Cinta

02/06/2024

34

Bab 34 Mirip Papi Mario

02/06/2024

35

Bab 35 Ingin merasakan kasih sayang Mami

03/06/2024

36

Bab 36 Yumna Membantu Yusra

03/06/2024

37

Bab 37 Sekilas tentang Jimi

04/06/2024

38

Bab 38 Sekilas tentang Jimi part.2

04/06/2024

39

Bab 39 Mempertemukan

05/06/2024

40

Bab 40 Pertemuan

05/06/2024