Bukan Istri pilihan

Bukan Istri pilihan

Ana j99

5.0
Komentar
2.1K
Penayangan
34
Bab

Leana tahu, ia tak secantik Sasmita. Leana juga tahu, ia tak sepintar Sasmita. Andai Leana bisa memilih, ia tak akan menerima Elvano sebagai suaminya. Dan andai kakanya yang cantik serta cerdas itu tak pergi begitu saja meninggalkan Elvano di hari pernikahan mereka, Leana tidak akan terjebak dengan lelaki dingin seperti Elvano. Elvano terlihat jelas menolak kehadirannya. Semua yang dilakukan Leana selalu salah dimatanya. Leana paham jika ia bukanlah sosok istri pilihan seorang Elvano Mahendra, tetapi bisakan pria itu menghargainya sedikit saja? Puncak dari kesabaran Leana ketika Sasmita kembali. Leana yang sudah tak kuasa menanggung kepedihannya menggugat cerai Elvano. Tetapi Elvano dengan tegas menolak perceraian yang Leana layangkan. "Tidak ada yang namanya perceraian, Leana. Kamu tetap menjadi istri saya, dan selamanya akan begitu" Lantas, mengapa Elvano tetap mempertahankannya ketika perempuan yang pria itu cintai sudah kembali ke sisinya?

Bukan Istri pilihan Bab 1 Awal pernikahan

"Mas Elvano, tolong pelan-pelan jalannya, saya kesusahan membawa koper ini" Pria itu bungkam, membuat Leana mengatupkan bibirnya.

Setelah pulang dari kantor urusan agama, Elvano memang langsung menuju ke kediaman utamanya, Leana yang tak tahu apa-apa hanya pasrah mengikuti sang suami.

Tidak ada yang namanya resepsi pernikahan atau pesta besar-besaran, karena mereka menikah di KUA. Dan itupun hanya keluarga inti serta teman terdekat saja yang mengetahuinya.

"Kamar kamu ada di ujung, sedangkan kamar utama saya yang tempati. Jika butuh apa-apa bisa langsung hubungi mbok Sumi"

Leana mengangguk paham, sedangkan Elvano dengan cepat membuka pintu kamarnya. Dan meninggalkan Leana yang masih mematung di tempatnya.

"Oke Lea, ini baru awal. Semangat! Demi adik dan kedua orang tua kamu, okay!" setelahnya Leana berjalan dengan santai ke arah kamarnya. Perempuan itu menyeret kopernya dengan sedikit kesusahan, apalagi roda kopernya yang hanya tinggal sebelah. Membuat Leana mengeluarkan tenaga ekstra.

Setelah sampai di kamar yang akan ia tempati, Leana berdecak kagum melihatnya. Ini terlalu mewah, apalagi ditambah dengan interior yang memanjakan mata. Leana akui dirnya bukanlah berasal dari keluarga yang status sosialnya tinggi, dan melihat secara langsung gaya hidup orang kaya membuat Leana takjub akan kemewahan yang disuguhkan.

Perempuan itu bergegas membereskan bajunya dari dalam koper, dan memindahkannya ke dalam lemari. Setelah dirasa cukup, Leana membuka pintu kamarnya menuju ruang makan. Karena ingin mengisi perutnya yang tak menyentuh nasi sedari pagi, hingga larut malam seperti ini.

"Akh!" Leana cukup kaget melihat Elvano yang duduk dengan santai, sembari menyantap hidangannnya dengan cahaya lampu remang-remang.

"Maaf, saya kira bukan mas Elvano" Pria itu bungkam, membuat Leana tersenyum kikuk.

"Kenapa masih berdiri? Duduklah, dan makan dengan tenang"

Leana bergegas mengambil duduk di hadapan pria itu, Leana menyendok nasinya dengan hati-hati. Lalu mengambil sepotong ayam dan sedikit sambal. Ia mulai menyantap hidangannya dengan tenang, sesekali atensinya mengarah kepada sang suami.

Sangat tenang dan tak tersentuh. Membuat Leana begitu segan mengajak Dokter tampan itu untuk sekedar berbasa-basi.

"Saya akan ke rumah sakit setelah ini."

Leana langsung mengangkat wajahnya, perempuan itu mengangguk kaku sambil berdehem singkat "Apa ada yang perlu saya siapkan untuk kebutuhan mas Elvano?"

Elvano mengambil serbet yang ada di pangkuannya, lalu mengelap bibirnya dengan gaya elgan. Leana sampai mematung melihatnya.

"Tidak perlu, saya sudah menyiapkan semua kebutuhan saya sendiri." Elvano berdiri dari duduknya, lalu menatap Leana dalam, membuat perempuan itu menahan nafas." Kita jalani pernikahan ini seperti pernikahan pada umumnya, tetapi jangan mengusik privasi satu sama lain.

Leana terdiam, namun tak urung menganggukkan kepalanya. "Baik, dan soal-"

"Tetap berlaku" potong Elvano cepat "Kita memang menjadi pasangan normal pada umumnya, tetapi ingat. Tidak boleh ada cinta, jika saya tau kamu menyimpan rasa. Kita selsai "

Leana tergugu, ia memang tak mengharapkan cinta dari pria dingin itu. Leana cukup sadar diri di mana posisinya sekarang ini, ia hanyalah pengganti sementara, sebelum sang pemeran utama datang.

"Baik mas, tetapi bagaimana jika mas Elvano sendiri yang jatuh cinta kepada saya?"

Elvano tertawa remeh, pria itu melangkah ke arah Leana, dan membungkukkan badannya seraya berbisik lirih di telinga perempuan itu.

"Bukankah mimpi kamu terlalu tinggi Leana Pramita?"

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Membalas Penkhianatan Istriku

Membalas Penkhianatan Istriku

Juliana
5.0

"Ada apa?" tanya Thalib. "Sepertinya suamiku tahu kita selingkuh," jawab Jannah yang saat itu sudah berada di guyuran shower. "Ya bagus dong." "Bagus bagaimana? Dia tahu kita selingkuh!" "Artinya dia sudah tidak mempedulikanmu. Kalau dia tahu kita selingkuh, kenapa dia tidak memperjuangkanmu? Kenapa dia diam saja seolah-olah membiarkan istri yang dicintainya ini dimiliki oleh orang lain?" Jannah memijat kepalanya. Thalib pun mendekati perempuan itu, lalu menaikkan dagunya. Mereka berciuman di bawah guyuran shower. "Mas, kita harus mikirin masalah ini," ucap Jannah. "Tak usah khawatir. Apa yang kau inginkan selama ini akan aku beri. Apapun. Kau tak perlu memikirkan suamimu yang tidak berguna itu," kata Thalib sambil kembali memagut Jannah. Tangan kasarnya kembali meremas payudara Jannah dengan lembut. Jannah pun akhirnya terbuai birahi saat bibir Thalib mulai mengecupi leher. "Ohhh... jangan Mas ustadz...ahh...!" desah Jannah lirih. Terlambat, kaki Jannah telah dinaikkan, lalu batang besar berurat mulai menyeruak masuk lagi ke dalam liang surgawinya. Jannah tersentak lalu memeluk leher ustadz tersebut. Mereka pun berciuman sambil bergoyang di bawah guyuran shower. Sekali lagi desirah nafsu terlarang pun direngkuh dua insan ini lagi. Jannah sudah hilang pikiran, dia tak tahu lagi harus bagaimana dengan keadaan ini. Memang ada benarnya apa yang dikatakan ustadz Thalib. Kalau memang Arief mencintainya setidaknya akan memperjuangkan dirinya, bukan malah membiarkan. Arief sudah tidak mencintainya lagi. Kedua insan lain jenis ini kembali merengkuh letupan-letupan birahi, berpacu untuk bisa merengkuh tetesan-tetesan kenikmatan. Thalib memeluk erat istri orang ini dengan pinggulnya yang terus menusuk dengan kecepatan tinggi. Sungguh tidak ada yang bisa lebih memabukkan selain tubuh Jannah. Tubuh perempuan yang sudah dia idam-idamkan semenjak kuliah dulu.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Bukan Istri pilihan Bukan Istri pilihan Ana j99 Romantis
“Leana tahu, ia tak secantik Sasmita. Leana juga tahu, ia tak sepintar Sasmita. Andai Leana bisa memilih, ia tak akan menerima Elvano sebagai suaminya. Dan andai kakanya yang cantik serta cerdas itu tak pergi begitu saja meninggalkan Elvano di hari pernikahan mereka, Leana tidak akan terjebak dengan lelaki dingin seperti Elvano. Elvano terlihat jelas menolak kehadirannya. Semua yang dilakukan Leana selalu salah dimatanya. Leana paham jika ia bukanlah sosok istri pilihan seorang Elvano Mahendra, tetapi bisakan pria itu menghargainya sedikit saja? Puncak dari kesabaran Leana ketika Sasmita kembali. Leana yang sudah tak kuasa menanggung kepedihannya menggugat cerai Elvano. Tetapi Elvano dengan tegas menolak perceraian yang Leana layangkan. "Tidak ada yang namanya perceraian, Leana. Kamu tetap menjadi istri saya, dan selamanya akan begitu" Lantas, mengapa Elvano tetap mempertahankannya ketika perempuan yang pria itu cintai sudah kembali ke sisinya?”
1

Bab 1 Awal pernikahan

07/06/2023

2

Bab 2 Mencari tahu tentang Elvano

07/06/2023

3

Bab 3 Melihatnya dengan perempuan lain

07/06/2023

4

Bab 4 Perasaan menyesakkan

07/06/2023

5

Bab 5 Kesedihan Leana

07/06/2023

6

Bab 6 Surat peringatan

07/06/2023

7

Bab 7 Kedatangan Mama mertua

07/06/2023

8

Bab 8 Saya menginginkan kamu sekarang

07/06/2023

9

Bab 9 Menyatu

07/06/2023

10

Bab 10 Khawatirnya Elvano

07/06/2023

11

Bab 11 Cepat tumbuh dedek bayi

07/06/2023

12

Bab 12 Acuh tak acuh

07/06/2023

13

Bab 13 Ada apa dengan Elvano

07/06/2023

14

Bab 14 Istri tidak becus

07/06/2023

15

Bab 15 Pasal 1, mertua tidak pernah salah

07/06/2023

16

Bab 16 Hamil

07/06/2023

17

Bab 17 Suasana haru dan kesedihan

07/06/2023

18

Bab 18 Sania vs Rosita

07/06/2023

19

Bab 19 Kehamilan Simpatik

07/06/2023

20

Bab 20 Ngidam

07/06/2023

21

Bab 21 Dia mengetahuinya

08/06/2023

22

Bab 22 Teman yang julid

09/06/2023

23

Bab 23 Sasmita Kembali

10/06/2023

24

Bab 24 Ketakutan Leana yang tak berujung

11/06/2023

25

Bab 25 Kemarahan Leana

12/06/2023

26

Bab 26 Perempuan serakah

13/06/2023

27

Bab 27 Aku mencintaimu

15/06/2023

28

Bab 28 Pertemuan Elvano dan Sasmita

16/06/2023

29

Bab 29 Kebohongan pertama

17/06/2023

30

Bab 30 Mengapa harus dia

18/06/2023

31

Bab 31 Makan malam bersama Sasmita

20/06/2023

32

Bab 32 Perkelahian Elvano dan Zion

24/06/2023

33

Bab 33 Kecewanya Leana

26/06/2023

34

Bab 34 Menjadi perempuan egois

29/06/2023