icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Terjebak Dalam Ikatan Penuh Kebencian

Terjebak Dalam Ikatan Penuh Kebencian

Alana Evander, seorang pewaris tunggal yang dikenal keras kepala dan pemberani, terjerat dalam takdir yang tak pernah ia inginkan: perjodohan. Ia harus menikah dengan Michael Jackson, seorang CEO sekaligus bos mafia yang terkenal kejam dan tak berperasaan. Bagi Alana, pria itu tak lebih dari monster yang akan merenggut kebebasannya. Ia benci perjodohan ini, membenci keluarganya yang memaksanya, dan terutama membenci Michael Jackson, pria yang bahkan belum pernah ia temui. Alana mencoba segala cara untuk kabur, namun semua usahanya sia-sia. Rumahnya diawasi ketat, ia seperti burung yang sayapnya dipatahkan. Hari pernikahan yang paling ia benci pun tiba. Dengan hati hancur dan air mata tertahan, ia terpaksa mengenakan gaun pengantin bak kain kafan, menyaksikan harapan terakhirnya untuk bebas sirna. Di altar, ia melihat sosok Michael yang dingin, tanpa senyum, seolah-olah ia adalah mangsa yang siap ditaklukkan. Meskipun Alana menolak, Michael tetap mengucapkan janji suci pernikahan dengan mantap. Dunia Alana runtuh saat kata "Sah" menggema. Ia resmi menjadi istri seorang pria yang ia benci. Setelah pesta usai, malam pernikahan yang seharusnya romantis berubah menjadi neraka. Michael mengancam dan memperingatkannya agar tidak macam-macam. Ia menyeret Alana ke kamar mereka, mengunci pintu, dan mengumumkan bahwa Alana kini miliknya. Terjebak dalam ikatan pernikahan yang penuh kebencian, Alana hanya bisa menangis, menyadari bahwa inilah awal dari neraka yang akan ia jalani bersama suaminya, sang monster.
 Sesudah menikah

Sesudah menikah

Nama saya Rebecca, dan saya sangat bahagia dalam pernikahan saya. Saya seorang ibu dari seorang putri kecil yang cantik, dan suami saya mencintai saya. Bisa dibilang inilah kehidupan yang saya inginkan, karena saya memiliki semua yang saya butuhkan, bahkan secara materi. Kami hidup dengan sangat baik; Elvis memiliki pekerjaan tetap dan berpenghasilan cukup, meskipun saya tidak tahu pasti apa pekerjaannya. Saya bukan tipe orang yang suka mengomel, jadi pernikahan kami harmonis, tanpa pertengkaran. Saya punya beberapa kecurigaan, karena penampilan pria-pria yang ia temui. Berpakaian rapi dan berkelas, tetapi berwajah masam dan bahkan dengan bekas luka di tubuh mereka. Dan saya pikir uang yang ia hasilkan adalah hasil dari suatu kegiatan kriminal. Dengan santai, saya mencoba membuatnya terbuka, tetapi nihil. Ia menolak untuk membicarakannya. Ia mengalihkan pembicaraan, ia menghindari saya. Saya mencoba untuk tetap tenang. Seperti kata nenek saya, jangan mencari masalah. Dan saya dengan seorang putri kecil, kurang, tidak mungkin. Jantungku berdebar kencang setiap kali dia bepergian, takut dia tidak akan kembali atau tertangkap, entahlah. Waktu berlalu dalam kecemasan yang tak kunjung reda. Hingga suatu hari dia pulang, wajahnya pegal. Dia baru saja kehilangan pekerjaan dan terlilit utang yang sangat besar. Saat itu, dia mengatakan yang sebenarnya. Uang yang kami andalkan selama bertahun-tahun berasal dari perdagangan narkoba; itulah pekerjaannya. Dia bagian dari mafia, dan kami bertiga dalam bahaya. Kepedihan mencengkeram kami berdua, dan kami memikirkan solusi yang memungkinkan. Tapi tak ada yang bisa kami lakukan. Uang yang dia pinjam adalah untuk barang dagangan yang hilang, dan mereka menyalahkannya atas hal itu. Jumlahnya begitu besar sehingga kami tak akan mampu membayarnya. Mereka mengancam akan membunuhnya. Aku takut akan nyawaku dan nyawa suamiku. Tapi yang paling kukhawatirkan adalah putri kecilku yang tak berdosa. Apa yang akan terjadi padanya jika sesuatu terjadi pada kami?