icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Rapat Penting Itu Hanya Dusta

Rapat Penting Itu Hanya Dusta

Mobilku hancur menabrak pembatas jalan, kakiku terjepit, dan darah mengucur deras di tengah hujan lebat. Dalam kepanikan antara hidup dan mati, aku menelepon suamiku, Roni, memohon pertolongan. Tapi dia malah mematikan teleponku dengan kasar. "Aku sedang rapat penting! Jangan ganggu aku!" bentaknya sebelum sambungan terputus. Aku pingsan menahan sakit, mengira dia benar-benar sibuk menyelamatkan perusahaan. Namun, kebenaran yang kutemukan kemudian jauh lebih menyakitkan daripada luka fisikku. Di fitur 'Close Friend' Instagram sekretarisnya, Chika, terpampang foto tangan Roni sedang memegang obat kucing. Caption-nya menusuk hati: "Makasih Pak Bos selalu ada di saat genting." Ternyata, 'rapat penting' itu hanyalah menemani selingkuhannya ke dokter hewan. Nyawaku ternyata lebih murah daripada seekor kucing peliharaan pelakor. Saat aku menuntut penjelasan, Roni malah menuduhku egois dan drama. "Kamu selamat kan? Bersyukurlah, jangan lebay," katanya tanpa rasa bersalah sedikitpun. Hingga akhirnya, di hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-10, dia malah memberikan proyek impianku pada Chika di depan umum. Cukup sudah. Aku meletakkan surat cerai dan pengunduran diri di atas meja. "Tanda tangani ini, Roni. Aku pergi." Dia tertawa meremehkan, yakin aku tak bisa hidup tanpanya dan akan kembali mengemis. Dia tidak tahu, kali ini aku tidak akan pernah menoleh ke belakang lagi.
THE ISLAND : I'M IN LOVE

THE ISLAND : I'M IN LOVE

Mira, Sera, dan Lia, ketiga gadis cantik yang baru saja lulus dari bangku kuliah dan telah diwisuda di sebuah universitas ternama di Jakarta. Ingin merayakan kelulusan mereka dengan bertualang di laut. Ketiganya telah menyewa sebuah kapal kecil untuk membawa mereka berkeliling perairan laut mengarungi samudera biru. Namun disaat ketiganya sedang asyik berlayar dan menikmati keindahan lautan di perairan Indonesia. Tiba-tiba saja cuaca yang tadinya cerah seketika menjadi gelap. Angin kencang mulai memainkan perannya. Gelombang laut pun mulai pasang. Sekoci kapal yang mereka sewa juga rusak. Yang membuat kapal mereka terombang-ambing di lautan luas. Setelah beberapa hari melayang-layang di atas lautan biru, ternyata ada kapal lain yang juga mengalami nasib yang sama dengan mereka. Di dalam kapal itu ada tiga orang pria bernama Edu, Hezki, dan Ronald. Kondisi kapal Lia, Mira, dan Sera telah bocor karena terkena batu karang yang keras. Membuat mereka harus pindah ke atas kapal yang ada tiga orang pria tadi. Beruntungnya, kehadiran ketiga gadis itu disambut baik oleh para pria tersebut. Akankah keenam orang itu dapat selamat dari amukan lautan bebas itu? Dapatkah mereka bertahan hidup selama berada di atas samudera yang luas? Mungkinkah mereka akan menemukan daratan? Ataukah kapal mereka akan tenggelam? Plagiarisme melanggar undang-undang hak cipta nomor 28 tahun 2014.