Julian Frost
1 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Julian Frost
Balas Dendam Sang Komposer Hebat
Romantis Selama lima tahun, aku percaya pernikahanku dengan Sagara sempurna. Namun, aku menemukan semua itu bohong. Aku hanyalah pion untuk melindungi adik tirinya, Fiona.
Di pesta perayaannya, Fiona memainkan lagu ciptaanku-lagu yang hanya pernah kudengar oleh Sagara.
Saat aku marah, dia pura-pura terjatuh, menuduhku mendorongnya saat dia sedang "hamil".
Seketika, Sagara berlari memeluk Fiona, lalu berbalik dan memakiku dengan tatapan benci yang belum pernah kulihat sebelumnya.
Bukan hanya lagu dan mimpiku yang dicuri. Di belakang jam tangan Sagara, terukir inisial 'F & S' di dalam sebuah hati. Saat itu, duniaku runtuh.
Malam itu, dia meninggalkanku sendirian di puncak bukit demi Fiona.
Aku pun menjadwalkan sebuah video untuk mengungkap semua kebohongan mereka, lalu membuang ponselku. Aku akan memalsukan kematianku, dan kali ini, aku akan menghancurkan mereka sepenuhnya. Anda mungkin suka
Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian.....